Indonesia
NovelToon NovelToon
PAMAN! JANGAN GODA AKU

PAMAN! JANGAN GODA AKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Nita

Aku menikahi dia, tapi justru pamannya yang membuatku kehilangan akal. Setiap kali pria itu menatapku, ada bara yang tak bisa kupadamkan. Di mata keluarga, pria itu hanyalah paman dari suamiku. Di hatiku, dia adalah pria yang tak pernah boleh kusentuh. Namun, semakin aku menghindar, semakin dekat dia datang, membawa bisikan-bisikan yang memecah pertahananku. Bagaimana jika cinta ini terbongkar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RAFAEL

Xander hanya tersenyum simpul. Bangunan klasik yang terlihat seperti restoran ini sebenarnya, ruang makan pribadi yang Xander buat. Terdorong oleh kenangan ibunya, sebuah kenangan yang tidak benar-benar dirajut dalam kebersamaan.

Xander membawa mereka duduk di sisi yang paling memiliki pemandangan yang sangat bagus. Dari balik jendela-jendela tinggi, pemandangan di luar restoran terlihat begitu indah. Kaca-kaca besar itu membiarkan cahaya Matahari masuk dengan lembut, menerangi ruangan sekaligus membingkai panorama kota seperti sebuah lukisan hidup.

Pepohonan hijau bergerak perlahan tertiup angin. Jendela tinggi dengan bingkai kayu berukir semakin memperkuat kesan klasik restoran Xander.

Di dalam restoran, aroma kopi dan sereh tercium sebagai kombinasi yang sangat dominan sempurna. keduanya punya karakter yang berbeda tetapi dapat saling melengkapi.

kopi hangat, pekat, sedikit pahit, memberi kesan elegan dan menenangkan.. sereh segar, citrusy, bersih, sedikit manis, memberi kesan alami dan ringan.

Kalau dipadukan dengan takaran yang tepat, hasilnya bisa menjadi aroma hangat, segar, bersih, dan elegan. cocok sekali untuk restoran bergaya klasik seperti ini.

Tiba-tiba terderngar suara riuh ramai. Seline menoleh, dia baru saja melihat anak-anak kecil berserahan sekolah TK. Mereka masuk dengan suara riang renyah nyaring terdengar.

Kening Seline mengkerut, memikirkan sekolah TK mana yang mau makan siang di restoran semewah ini. Lebih herannya lagi, dia tidak melihat pelanggan lain selain dirinya dan juga para anak TK itu.

"Sebenarnya ini Resto Apa?" tanya Seline kepada Xander karena tidak bisa menahan rasa penasarannya.

Xander tersenyum kecil lalu berkata, "Resto malaikat kecil"

"Resto Malaikat Kecil!" baru aku dengar sepertinya, gumam pelan Seline.

Pada saat ini seorang pelayan berjalan elegan sambil membaawa hidangan paling yang tersaji di atas piring porselen putih berlapis emas.

Di tengah piring, terdapat steak Wagyu A5 paling premium, dipanggang perlahan hingga permukaannya kecokelatan sempurna, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan penuh marbling. Setiap potongannya begitu halus yang akan membawa sensasi meleleh di lidah. Di atasnya ditaburkan serpihan emas 24 karat, berkilauan ketika terkena cahaya.

Di samping steak tersaji kaviar Beluga langka, mutiara-mutiara hitam mengilap yang disusun dengan sangat hati-hati, ditemani irisan truffle putih Alba yang aromanya langsung tercium hidung. Beberapa lembar daun edible gold menghiasi hidangan, bukan sekadar sebagai dekorasi, tetapi menegaskan kemewahan yang luar biasa.

Restoran itu sendiri terasa seperti ruang makan bangsawan dari masa lalu. Dindingnya dihiasi panel kayu mahoni tua, lukisan klasik dalam bingkai emas, tirai beludru tebal, dan lampu chandelier kristal yang memancarkan cahaya keemasan lembut.

Seorang pelayan mengenakan jas hitam sempurna meletakkan hidangan tersebut di hadapan seline dengan gerakan perlahan dan penuh kehormatan.

“Selamat menikmati hidangan istimewa kami.”

Seline menganggui dan Ketika pisau menyentuh steak itu, lapisan luarnya terbelah dengan begitu lembut. Aroma mentega, truffle, dan daging panggang langsung memenuhi tercium oleh indera penciuman Seline.

"Harga makanan ini sangat mahal... tunggu dulu!" Kata hati Seline sambil menoleh ke arah anak-anak TK yang terlihat semakin senang ketika piring makanan mereka juga sudah tersaji di meja makan.

"Mereka makan itu juga!" Seline semakin terheran, melihat seragam para anak TK itu, seline mengetahui jika itu adalah hanya sekolah TK biasa saja.

"Bagaimana mereke membayar makanan yang mahal ini!" pikir Seline.

"Apakah mereka tahu harga makanan di sini!" pikirnya lagi.

Matanya melirik ke tiap sudut, terlihat sedang mencari-cari sesuatu. "Mana buku menunya, kenapa tidak ada satu pun!"

"Di sini tidak ada buku menu!" kata Xander.

"Lalu bagaimana cara memesannya?" kta Seline yang semakin bingung, karena mereka belum memesan, tapi malah sudah suguhi makanan.

"Kasih tahu aku, apakah kira-kira ada yang akan menolak makanan seperti yang ada diatas piringmu itu?"

"Eum... sepertinya tidak, apalagi ini lezat sekali!" kata seline sambil memasukan satu suap potongan steak daging ke dalam mulutnya.

"Jadi tidak diperlukan buku menu lagi!" kata Xander.

Seline menarik kursinya sedikit maju, "Apa kau merasa tidak aneh, bagaimana jika ternyata harga yang kita makan ini selangit lebih mahal dari yang lainnya!"

"Lihat mereka!" kata Seline sambil menunjuk ke arah keramaian anak-anak TK yang sedang terlihat menikmati makanannya.

"Bagaimana jika mereka tidak bisa membayar!" kata Seline lagi, yang tiba-tiba langsung berdiri.

Dia segera melangkah mendekati ke meja anak-anak TK itu. "Rafael sayang, ayo kembali ke meja kita!"

Si Bocah Bisu memandangi Seline. Wajahnya langsung tersenyum, memberi tanda jika dia menyukai nama itu. Salah satu guru TK itu pun berkata, "Tidak apa, jika mau bergabung duduk dengan kami!"

"Eum...!" seline sedikit meragu.

Tapi, Rafael malah sudah duduk manja, di satu kursi kosong yang seakaan memang disediakan untuknya. Karena merasa tidak ingin merusak kesenangan Rafael, Seline pun mengusap puncak kepala Rafael. "Ok, jangan nakal ya!"

Seline juga melangkah mendekat ke guru tadi lalu berbisik. "Rafael tidak bisa berbicara!"

Guru itu mengangguk, "Tenamg saja Nyonya, kami akan menjaga putra Nyonya dengan baik!"

"Eh... dia... eum!" kata Seline terbata seraya menatap Rafael.

Pada akhirnya Seline mengangguk dan urung menjelaskan. Dia pun kembali ke mejanya. Duduk, dan memakan perlahan makanannya. Namun, hatinya merasa tidak tenang. Dia pun berdiri, melangkah menyapa pelayan yang tadi membawa makanannya.

"Untuk tagihan yang meja itu, biar aku saja yang membayarnya!"

Pelayan itu tersenyum, "tidak perlu Nyonya!"

"Maksudnya?" tanya Seline semakin bingung.

"Ini semua sudah dianggarkan!" kata si pelayan lagi.

"Hah! Maksudnya?" imbuh Seline semakin penasaran.

"Sudah ada yang membayar!" kata si pelayan itu, agar tidak ada lagi pertanyaan. Dia pun langsung pergi meninggalkan Seline dengan wajah yang nampak masih terlihat bingung.

Seline kembali kursinya. "Sebenarnya ini restoran apa. Dan, apa kau mengetahui siapa pemilikmya?"

Xander meletakan gelas berisi air yang baru saja dia minum. Dengan nada tenang dia menjawab. "Tahu!"

"Siapa?" tanya Seline sambil berpindah posisi duduk di sebelah Xander.

Aroma manis daun mint langsung menyeruak ke penciuman Xander. Dengan suara sedikit gemetar, dia pun mulai bercerita. "Yang aku tahu, dulu sekali, ibu dari pemilik restoran ini, bekerja sebagai pelayan, lalu bertemu dengan pria bangsawan, dan mereka pun saling jatuj cinta. Sebuah cinta terlarang antara si kaya dan si miskin!"

"Ketika wanita itu melahirkan seorang bayi, dengan kejamnya langsung dipisahkan. Dan ibu dari anak itu malah diabaikan dan dibuang sejauh mungkin!"

"Jadi si pemilik membuat restoran ini, karena rindu dengan ibunya?" Kata Seline sambil meletakan satu tangan di meja untuk menyangga wajahnya.

"Apa karena itu? Pelanggan utama di sini adalah kebanyakan anak-anak?"

1
Farid Attalah
selalu di tunggu ka
Siti Solihah
langsung baca terus kok thor,mlh nunggu up trus...
Nova Silvia
aahhh,,kelen greget tau
seline kamu polos bed
thor pengen visuaaaaalllllll
biar halu ny enak🤭
Nova Silvia
riana lu takut ketauan klo itu bkn anak eric kan,,
Rosy
dia itu ceo yg lagi nyamar Selin 😂😂

semoga si pelakor kena jebakan Batman..niat hati menjebak Selin malah dia yg terbukti bersalah
Rosy
kalau memang Selin berniat mau membvnvh,kenapa tidak keduanya saja..sangat merepotkan
ollyooliver
mau itu anak lu apa bukan ..gk ada alasan buat seline mencari pria lain. dia berhak! dan yg namanya lu dah tidur sama riana ..ya itu udah kesalahan menuju perceraian😏
Rosy
jangan mau Selin..itu pasti si pelakor
suka banget dg ketegasan tuan Mo..tapi lebih suka lagi kalau mereka di izinkan berpisah biar Selin jadi adik ipar saja 🤭
Nova Silvia
aku suka semua karya othor
Nova Silvia
c jalang bikin ulah
pph you the best,,,tp maaf bentar lg bkal jd istri paman
Nova Silvia
selueniamu polos bed,,punya lu klo nanti you nikah ma xender,,heee
xender aku mau satuuuu
Nova Silvia
ciye² seline merasa aman dekat xender
Widya Febrina
aku jadi penasaran...apa yang jadi tujuan Seline masih mempertahankan pernikahannya dgn Eric yg jelas2 telah mengkhianati pernikahan mereka
Widya Febrina
Rania...berarti pelakor sah ya...Krn mertua Seline tidak mengabaikan nya ...kasian bgt kami Seline
Widya Febrina
seline....seline...ternyata kamu hanya dijadikan alat utk dimanfaatkan sama keluarga suamimu..🤦🤦🙆🙆
Widya Febrina
pertemuan yang tak diduga🤭🤭😅😅
Rosy
pemiliknya Xander kah ?
Rosy
bagus sekali Xander..bocah itu bisa jadi perantara untuk menemui Selin tanpa ada rasa curiga 😂
Yuli Chen
tiap buka novel toon selalu cari karya kak nita, karena penulisan dan ceritanya bagus moga sampe tamat ya tor
Nova Silvia
ky ny cmn xander yg bisa lepasin kamu dr tuan mo,,,dengean cara elegan(curang)🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!