Indonesia
NovelToon NovelToon
Cahaya Sang ANAS

Cahaya Sang ANAS

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:759.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rani Nu Yayan

Tidak mudah bagi setiap orang untuk menerima kenyataan pahit akan nasibnya. Walaupun pada kenyataannya nasib bisa diubah dengan doa, usaha dan tekad yang kuat. Lain halnya dengan takdir yang merupakan ketetapan Tuhan yang tidak dapat diubah dengan usaha apapun. Entah ini disebut nasib ataukah takdir yang mempertemukan dua orang insan yang tidak saling mengenal, tetapi sama- sama memendam luka dalam hatinya.

Ada pepatah yang mengatakan "Jangan melihat sesuatu hanya dari sampulnya saja" . Periang bukan berarti bahagia, pemurung bukan berarti menderita. Hanya sebagian orang yang mampu menyembunyikan kesedihan dalam keceriaannya.

Luka dalam apakah yang terpendam itu?

Mampukah mereka saling terbuka untuk bertukar penawar luka hatinya?

Akankah mencapai kebahagiaan?

Temukan jawabannya dalam kisah Cahaya Sang ANAS.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani Nu Yayan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

I Love You Much More

Siang ini kantin tidak seperti hari biasanya yang selalu ramai, dikarenakan para murid tengah menonton acara pensi yang merupakan acara hiburan lanjutan setelah pelaksanaan acara formal selesai. Dari tiap kelas memberikan penampilan yang berbeda- beda jenisnya, ada yang menampilkan grup band, menyanyi solo, dance, memainkan alat musik dan banyak lagi. Berbeda dengan empat sekawan ini yang tidak terlalu suka menonton hiburan lebih memilih berkumpul di kantin dan jajan makanan di sana.

Naz yang memperlihatkan raut wajah kesalnya membuat ketiga sahabatnya terus menggodanya, apalagi setelah sebelumnya Naz mengatakan kalau dia selalu berkomunikasi dengan Arfin ditambah adanya kehadiran Arfin yang menjadi perwakilan orang tua Naz untuk pengambilan raport, membuat mereka semakin penasaran dan terus mencerca Naz dengan berbagai pertanyaan supaya Naz mau mengakui hal yang ia sembunyikan dari ketiga sahabatnya, walaupun Naz masih terus menyangkalnya.

“Ya kan, ngaku aja deh Naz, kalo lo udah jatuh cinta” Ruby terus menggoda Naz yang terlihat seperti sedang bengong.

“Jatuh cinta sama siapa Naz?”, Tiba- tiba terdengar suara seorang pria yang mengejutkan empat sekawan itu dan pria itu menghampiri mereka.

“Bang Evan….” Ruby mengenali pria yang kini sudah ada di hadapan mereka. Dialah Evan salah satu sahabat Dandy yang beberapa kali pernah bertemu dengannya di rumah Naz.

“Kenapa,,, ko kaya yang lihat hantu gitu? Boleh gabung duduk di sini kah?”, Evan izin bergabung.

“Ya duduk- duduk aja Kak, nih masih ada kursi kosong” Jawab Naz menunjukan kursi di sebelahnya.

“Kok kalian malah di kantin, gak nonton hiburan di sana?” Evan yang kini tengah duduk di kursi sebelah Naz.

“Kita gak terlalu suka nonton kaya begituan” Kiara ikut menjawab.

“Ko Bang Evan bisa ada di sini, lagi ngapain?” Ruby kembali bertanya.

“Gak tau tuh di undang sama Pak Kepsek, aku juga alumni sini juga sih”, Jawabnya sambil nyengir.”Wah si cantik jadi juara umum nih yee, selamat ya” Evan mengucapkan selamat kepada Naz dan Naz hanya membalas dengan senyum simpul saja.

“Naz, traktir kita- kita dong sebagai acara syukuran gitu” Andes akhirnya buka suara.

" Heh,, lo juga dapet peringkat satu di kelas lo,,, harus nraktir juga dong" Kiara menimpal.

“Iya nih, makan – makan dimana gitu”, Ruby setuju dengan usulan Andes.

“Ini juga kan lagi makan oneng”, Naz menjawab dengan santainya.

“Ya gak disini juga kali, ke restoran kek atau ke kafe gitu makan mewah, ini mah apaan jajan siomay sama jus doank gak asik”,Jurus valak Ruby dikeluarkan.

“Yudah yuk mau makan dimana terserah kalian deh”, Naz pasrah.

“Yippi,,,,gimana kalo kita berdua patungan Naz,, kan kita sama-sama ranking satu, gak kaya mereka dapet telinga monyet,, wlee " Andes malah meledek Ruby dan Kiara.

“Abang gak diajak nih, masa orang ganteng dianggurin gitu aja”, Evan ternyata pengen ikutan.

“Dih siapa elo?” Naz mengejek Evan lalu menertawakannya melihat ekspresi wajahnya yang jadi manyun, “Ayo, Bang Evan boleh ikut deh, Abang bawa mobil kan?”

“Hmm,, pantesan diajak, gak ada transportasi toh”, Evan berasa jadi calon sopir.

“Iyalah, memanfaatkan yang ada hhahaha”, Naz kalo ngomong suka bener, azas manfaat.

Mereka pun bangkit dari tempat duduk nya dan berjalan menuju parkiran, Evan, Naz, Andes, dan Ruby menuju parkiran khusus kendaraan guru untuk naik mobil Evan, sedangkan Kiara menuju parkiran murid seperti biasa menunggangi motor kesayangannya. Sepanjang jalan Naz terus melihat- lihat ke sembarang arah seperti mencari seseorang, namun yang dicari nampak tidak ditemukannya hingga sampai di tempat parkir, lalu semuanya masuk ke dalam mobil. Evan duduk di depan bersama Andes, sedangkan Ruby dan Naz duduk jok penumpang. Evan pun melajukan mobilnya menuju tempat yang ditujukan oleh Andes.

Naz mengeluarkan ponsel dari dalam tas nya lalu membuka aplikasi whatsapp dan mengirim pesan pada seseorang.

Naz

“Kak masih di sekolah kah?”

Kak Arfin

“Di kantor, nanti abis dzuhur ada meeting, ada apa Naz?”

Naz

“Oh iya, gak apa- apa kok,,,

makasih banyak ya udah mau ngambilin raport aku,

kok bisa tahu Ayah atau Bunda gak bisa hadir?”.

Kak Arfin

“Tadi bunda update status fotomu saat sedang di atas panggung dengan caption ucapan selamat dan meminta maaf Ayah dan Bunda gak bisa hadir, terus aku tanyain ternyata Bunda lagi di Bandung karena ibunya sakit dan Bunda juga bilang Ayah kamu mendadak ada panggilan untuk tindakan operasi tadi pagi".

Naz

“Makasih banyak Kak 😉 “

Ting ting

Bunyi menandakan ada pesan lain masuk dan ternyata dari Bunda.

Bunda

“Selamat sayangku sudah menjadi juara umum🥰😘😘, semoga ilmu nya berkah dan bermanfaat dunia akhirat ya 🤲. Maaf sayang,,Ayah sama Bunda gak bisa menyaksikan,,salam sayang untuk mu, we love you so much😘😘😘".

Saat Naz hendak membalas pesan, Ruby yang duduk di sebelah Naz sedari tadi memperhatikan ,“Naz, kenapa senyam- senyum sendiri?,, lagi chating sama siapa hayoo?”

“Ini dari Bunda, beliau ngucapin selamat sama minta maaf juga, bentar ya aku balas dulu”, Naz kembali mengetik pesan dan mengirimnya.

Naz

" i love you much more 😘😘".

Naz kemudian memasukan ponselnya ke dalam tas, karena sudah sampai di tempat tujuan yakni di restoran Korean food Suki dan BBQ pilihannya Andes. Di mejanya di sediakan pan beserta kompor listrik dan memanggang sendiri daging yang sudah diiris tipis- tipis dan juga satu buah panci pan yang berisi dua jenis kuah untuk suki dengan toping memilih sendiri sesuai selera. Mereka berlima pun makan dengan senangnya sambil ngobrol- ngobrol.

Setelah mereka selesai makan, Naz hendak pergi ke kasir untuk membayar, namun dicegah oleh Evan dan ujung- ujungnya ditraktir Evan. mereka memutuskan untung pulang ke rumah masing- masing, seperti biasa Ruby bersama Kiara naik motor sedangkan Andes memesan taksi online, dan Naz tentunya diantar pulang oleh Evan, namun kali ini Naz duduk di jok depan sebelah pengemudi.

“Naz, ternyata kamu selain cantik pinter juga ya” Evan memulai percakapan sambil melajukan mobilnya.

“Baru tahu ya Bang”, Jawabnya sambil melirik ke arah Evan.

“Iya nih, keren ya jadi juara Umum”, Evan semakin memuji.

“Makasih ya Bang, traktirannya,,, jadi gak enak, orang niatnya aku yang mau nraktir, ehhh malah dibayarin sama Bang Evan”, Naz merasa gak enak hati tapi sebenarnya seneng uang jajan aman.

“Ya itung- itung sebagai ucapan selamat “, Jawab Evan dengan santainya.

“Oh iya,,Bang Evan kemana aja, ko jarang kelihatan akhir- akhir ini?”.

“Kenapa, kangen ya sama Abang?”, Yang ditanya malah balik nanya.

“Dih ,,pede banget jadi orang, kan biasanya Bang Evan suka ngumpul sama kak Dandy dan Mas Hardi gitu".

“Sekarang di kantor lagi sibuk- sibuknya Naz, padahal udah dibagi- bagi kerjaannya sama adik Abang, tetep aja makin banyak kerjaan” Evan jadi curhat.

“Palingan sibuk kencan Abang mah, hahaha”. Naz menggoda Evan.

“So tahu kamu, mau kencan gimana, yang dikejarnya aja susah amat dapatnya”, Curhat part II.

“Halahh mana ada playboy macam Bang Evan susah dapetin cewek, pacarnya aja bertebaran dimana- mana”, Naz malah mengejek.

“itu mah dulu Naz, sekarang mah udah insyaf pengen cari yang bener”.Evan menyangkal.

“Emang sebelumnya pada gak bener” Naz kalo nanya suka polos ih.

“Ya kalau yang dulu- dulu mah deket sama Abang karena ada maunya aja, banyakan cewek matre ternyata, awalnya aja so so an cinta, ujung- ujungnya morotin” Curhat part III.

“Hahaha,,, itu mah azab untuk seorang playboy, jadi banyak dimanfaatin”. Naz puas sekali menertawakan Evan.

Mereka terus ngobrol sampai tak terasa sudah sampai di depan pintu gerbang rumah dan Naz pun bergegas turun dari mobil Evan, saat membuka pintu dan hendak berdiri Naz merasa ada sesuatu yang mengganjal di jok mobil yang didudukinya, kemudian Naz meraba dan mendapatkan sesuatu. Saat melihat barang itu Naz langsung terkejut dan melihat ke arah Evan.

“Bang ini apa?” Naz menyodorkan barang itu.

“Hmmm,,, itu sapu tangan, emangnya kenapa?” Evan menjawab dengan santainya.

“Ini punya Abang?” Naz bertanya dengan mimik serius.

“Kamu pikir punya siapa lagi, itu kan ada dalam mobilku, kalo bukan punya kamu ya punya yang punya mobil lah”,Naz langsung menutup mulutnya yang ternganga karena sangat terkejut dengan barang temuannya itu.

“Makasih ya Bang udah nganterin aku, assalamu'alaikum” Naz langsung keluar dari mobil Evan dan menutup pintunya kembali. Naz membuka pintu gerbang laru berlari menuju rumahnya dengan tangan kanan memegang piala sedangkan tangan kiri menutup mulutnya karena masih belum percaya dengan apa yang dilihatnya barusan.

Naz masuk ke dalam rumah dan langsung bergegas ke kamarnya, kemudian membuka lemari pakaiannya mencari sesuatu yang ia simpan di laci lemarinya.

“Gak mungkin,,ini gak mungkin” Naz memegang sapu tangan yang di salah satu ujungnya terdapat bordiran huruf A, yang ternyata persis dengan sapu tangan milik Evan yang ia temukan di jok mobil tadi.”Bagaimana mungkin Bang Evan memiliki sapu tangan yang sama persis dengan ini?” Naz masih tidak percaya.”Apa mungkin dia, ahh tidak mungkin”. Naz terus berdialog sendiri.

Ting ting

Ponsel Naz berbunyi menandakan adanya pesan masuk

Kak Arfin

”Apa?”

“Apa Naz?”

“Maksudnya?”

“Naz?”

“Itu maksudnya apa?”

Naz

“Maksudnya, maksudnya apa Kak? Aku gak ngerti?

Kak Arfin

“Coba kamu lihat ke atas baca chat dari kamu deh”

Naz kemudian membaca ulang percakapannya dengan Arfin di geserkanlah ke atas, betapa terkejutnya Naz membaca pesan terakhir yang ia kirim sebelum makan bersama tadi "Astagfirullah, aku salah kirim”, Naz langsung menutup mulutnya saat membaca pesan terakhir berbunyi ‘ I love you much more’. Yang seharusnya ia kirim ke Bundanya malah nyasar ke Arfin.

“Alamak,,, bagaimana ini..?? Dikira aku menyatakan cinta padanya kali ya,,hadeuh gimana ini Yasalam,,,, Bundaa tolong aku,,, tolong hamba Ya Alloh….”. Naz bergumam sendiri dan tiba- tiba ponselnya berdering menandakan ada panggilan masuk dan saat dilihat di layar ponselnya.

Kak Arfin is calling……..

----------------- TBC ----------------

************************************

Akankah Arfin menyatakan perasaanya pada Naz??

Happy Reading🥰😘

1
💕febhy ajah💕
pasti keikut ama cowok tdi tuh
💕febhy ajah💕
coba ngintip dlu ah dari komen keknya menarik
erna erfiana
seru,lucu
erna erfiana
Bagus,gaya bahasanya mudah difahami tapi berbobot
erna erfiana
seneng kalo udah Nemu novel yg berkualitas
Bzaa
ka arfin nyantai bae atuh ahhh.. tong pundungan ke leungit kasepna
Bzaa
semangat nas😘
Bzaa
karena coganse jdi kekurangan ny tertutupi 😘
Bzaa
benar2 posisi yg menguntungkan 😆
Bzaa
aihhhh bunda memang the best lah😘
Bzaa
semangat arfin💪💪
Bzaa
namanya emak2 pasti suka bener harus bener dan wajib bener..
kl gak bener? ya bener-bener 🤣
otor semangat 💪
Bzaa
aku ngebayangin andhes ama kiara, yg satu cewek maskulin yg satu cowok feminim, matching jdinya.. 😆..
salam kenal otor😘
Bzaa
salut.... anak2 orang kaya tpi masih mao bantuin yg susah..
Bzaa
waduhhhhhh....
kripik merk apa tor...? jdi pen nyobain😆🤣
otor semangat 💪
Bzaa
menarikkkk... 5 star, like, pav milikmu tor
Royanah
dan kau hadir..merubah segalanya..menjadi lebih indah..
mimi
😭😭
Nur Azlina
lucu.... 😀
ke sn gara2 crita nang ning nong...
Vi Phie
wan tu cri proot,,bukan salah magu mengandung salah si ujang gk pake sarung wkwkkwkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!