Indonesia
NovelToon NovelToon
Pelabuhan Hati

Pelabuhan Hati

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta setelah menikah / Mantan / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:399.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Anfi

Sequel : Aku memilihmu.

Rega adalah seorang arsitek muda yang tidak hanya berbakat, namun dia juga menjadi CEO muda yang sukses di bidangnya. Dia memiliki tunangan bernama Rhea yang seorang dokter muda, pertunangan mereka sudah berjalan hampir satu tahun.

"Maaf, Rhea. Aku tidak bisa melanjutkan pernikahan kita,"

"Baiklah! Silahkan kak Rega katakan pada kedua orang tua kita," jawaban Rhea membuat Rega terkejut, alih-alih marah padanya. Rhea justru dengan mudah menyetujui untuk membatalkan pernikahan keduanya yang tinggal dua minggu.

Apa yang terjadi dengan keduanya setelah itu? bagaimana kisah mereka dan pada siapakah akhirnya Rega maupun Rhea akan melabuhkan hati ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Anfi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pamit yang tersirat

Rhea menarik napas dan menghembuskannya perlahan, dia melangkah masuk kediaman Setyadarma.

“Sore pak,” sapa Rhea pada keamanan rumah.

“Sore mbak Rhea. Mas Rega tidak ikut masuk toh?” celingak celinguk pak Budi, pasalnya tadi dia mendengar suara deru mobil Rega.

“Dia ada perlu pak, jadi tidak ikut masuk. Kak Rega hanya ngantar saya saja,” jawab Rhea. “Rhea masuk dulu ya pak,” pamitnya pada pak Budi.

“Silahkan mbak,”

Rhea berjalan masuk kedalam rumah, dia melihat mama Indah sedang menyirami tanaman di beranda depan.

“Assalamu’alaikum ma,” sapa Rhea.

“Wa’alaikumussalam,” mama Indah menaruh emrat (alat menyiram tanaman pada lantai), dia mencuci tangan lebih dulu sebelum menghampiri Rhea.

“Kamu sendirian, sayang? Rega tidak ikut?” mama Indah mengedarkan pandangannya mencari putra tunggalnya tersebut.

“Kak rega buru-buru tadi, ma. Jadi hanya nurunin Rhea habis itu langsung mau siap-siap berangkat ke Singapura,” jawab Rhea.

“Ck…dasar anak itu. Masuk, sayang. Mama buat risol mayo kesukaanmu,”

Rhea mengangguk, dia kemudian mengalungkan tangannya memeluk lengan mama Indah. Keduanya masuk kedalam rumah, Rhea tidak melepaskan tangannya dari lengan mama Indah.

Mama Indah sampai menoleh heran dengan tingkah calon menantunya tersebut, mantan calon menantu lebih tepatnya. Entah bagaimana reaksi mama Indah nanti, Rhea harap mama bisa menerimanya dengan hati yang lapang. Lagipula mungkin benar yang mama Nirma katakan, pesta akan tetap berlanjut. Hanya pengantin wanitanya yang berubah, bukan dirinya namun Karin.

Mama Indah menepuk lembut tangan Rhea. “Kenapa, sayang?”

Rhea menggeleng. “Rhea kangen sama mama,” ucapnya pada mama Indah, Rhea kemudian menaruh dua paper bag diatas sofa. Sementara mama Indah pergi ke dapur untuk mengambil risol yang memang sengaja dia buat untuk Rhea.

Rhea menyusul mama Indah kedapur, kedua perempuan beda generasi tersebut selalu terlihat kompak jika bersama.

“Mama buat minuman apa?” Rhea mendekat.

“Es kelapa muda, sayang. Mau pakai gula atau ori?” tanya mama Indah.

“Rhea suka yang ori, ma. Rhea bantu ma,” mama Indah membiarkan Rhea mengambil alih, sementara itu mama Indah bersama bibi menata risol dan beberapa kudapan sore di piring.

Rhea selesai dengan es kelapa mudanya, dia kemudian melihat mama Indah dan bibi yang masih sibuk menatap kudapan di piring.

“Ma,” panggil Rhea. “Iya sayang?” mama Indah dan bibi menoleh kearah Rhea.

Cekrek

Rhea mengambil foto selfie bersama mama Indah dan bibi. “Kita foto yuk, ma! Sama bibi juga,” pinta Rhea.

“Boleh,” mama Indah dan bibi masing-masing memegang satu piring berisi kudapan, sedangkan Rhea menaruh satu tangannya mengangga pipi. Satu tangannya lagi memegang kamera ponsel dan.

Cekrek.

Satu momen selfie kembali berhasil Rhea ambil bersama mama Indah dan bibi yang biasa membantu mama Indah di rumah itu.

“Wah-wah. Ada apa ini? Sepertinya asik sekali sampai papa tidak diajak,” papa Harun baru saja keluar dari ruang kerjanya.

“Papa tidak usah ikutan. Ini urusan para perempuan,” jawab mama Indah.

Mereka semua terkekeh.

“Sudah lama datang, nak?” papa Harun beralih pada Rhea.

“Belum lama, pa.” Rhea mencium punggung tangan papa Harun.

Papa Harun kemudian memilih untuk menunggu mama Indah dan Rhea di gazebo taman belakang, tidak lama kemudian keduanya menyusul dengan membawa kudapan sore bersama dengan es kelapa muda.

Ketiganya duduk di gazebo, bertemankan kudapan dan es kelapa muda. Di tambah semilir angin dan pemandangan menjelang senja membuat suasana menjadi romantis. Momen seperti itu tidak Rhea lewatkan, dia kembali mengambil potret momen papa Harun dan mama Indah yang saling menyuapi kudapan. Bertambahnya usia pernikahan membuat keromantisan mereka tidak berkurang, tetap terasa manis dan hangat.

Rhea memalingkan wajahnya kesamping, dia mengusap sudut matanya yang berair. Momen indah yang mungkin tidak akan dia lihat lagi nanti, hari itu mungkin adalah kali terakhir dimana Rhea akan merasakan hangatnya pelukan dan ketulusan mama Indah. Hari dimana dia tidak lagi bisa meminta saran dari papa Harun saat dia kesusahan mengambil keputusan.

“Duduk sini dekat mama, sayang!” mama Indah menepuk palet kayu gazebo.

Rhea mendekat dan duduk disamping mama Indah, rambut panjangnya dibelai dengan lembut mama Indah. Papa Harun tersenyum melihat pemandangan tersebut. “Huan, Alana. Lihatlah! Putri kecil kalian tumbuh menjadi perempuan yang cantik bukan hanya wajah tapi juga hatinya,” batin papa Harun.

Papa Harun berharap Rega tidak akan menyakiti Rhea, namun sayangnya dia tidak tahu kalau putra tunggalnya tersebut semalam telah membuat calon menantunya patah hati.

“Minggu depan fitting terakhir ya, sayang! Kamu jangan lupa,” mama Indah mengingatkan, Rhea hanya mengangguk.

Minggu depan mungkin bukan dia yang akan datang untuk fitting baju pengantin.

“Rhea sayang mama,” ucapnya memeluk mama Indah dari samping. “Mama sama papa juga sayang kamu, nak. Katakan pada mama atau papa jika Rega menyakitimu, kami sendiri yang akan menghukumnya.” Mama Indah mengusap pipi Rhea.

Rhea mengangguk. “Mama dan papa harus janji sama Rhea! Mama Indah sama papa Harun harus sehat, tidak boleh sedih atau kecewa atas apapun yang terjadi nanti. Mama dan papa harus ingat kalau Rhea selalu menyayangi mama dan papa apapun yang terjadi,”

Mama Indah mengangkup wajah Rhea, ada rasa yang entah kenapa membuatnya merasa sedih. Begitu juga dengan papa Harun, mereka berdua merasa Rhea akan pergi. “Kamu ini seperti mau pamit saja, nak. Mama jadi tidak mau kamu pulang mala mini, mau mama kurung saja.”

Papa harun tergelak mendengar ucapan sang istri. “Pasien-pasien Rhea bisa demo kerumah kita kalau mama kurung Rhea,”

Mereka bertiga kemudian terkekeh, sungguh Rhea merasakan hangatnya pelukan mama dan papa bersama keluarga Setyadarma.

Rhea kembali memeluk mama Indah. “Mama dan papa adalah orang tua kedua Rhea setelah mama Alana dan papa Huan,” ucapnya dengan sadar, dia menatap bergantian kearah papa Harun dan mama Indah dengan tersenyum.

Papa Harun dan mama Indah saling tatap, kemudian mereka beralih menatap Rhea. “Kamu sudang ingat, nak?” tanya papa Harun.

“Iya, pa. Orang tua kandung Rhea bukan mama Nirma dan papa Andi, tapi mama Alana dan papa Huan. Maaf tidak memberitahu mama dan papa,” ucapnya.

Papa Harun menggeleng. “Papa dan mama yang harusnya minta maaf, nak. Kami tidak bisa mempertahankan aset atas nama A&A untukmu dan Axel, papa juga belum bisa menemukan dimana Axel.”

“Kami menyesal karena saat itu datang terlambat,” mama Indah mengusap surai Rhea dengan lembut. “Kami datang saat kamu sudah ada dalam adopsi Andi dan Nirma, sedangkan Axel sudah diadopsi orang lain. Mereka membawa Axel keluar negeri,” sesal mama Indah.

Rhea mengambil kedua tangan mama Indah dan menggenggam tangan wanita paruh baya tersebut. “Terimakasih karena mama dan papa perduli pada Rhea dan kak Axel. Terimakasih juga karena dari mama dan papa, Rhea mendapatkan kasih sayang tulus. Apapun yang terjadi nanti, kalian tetap jadi mama dan papa Rhea setelah mama Alana dan papa Huan. Maafkan Rhea ma, jika nanti membuat kalian kecewa. Tentang kak Axel, Rhea yakin kak Axel sekarang sudah menjadi orang hebat. Suatu saat dia akan muncul ditengah-tengah kita,” Rhea memeluk mama Indah, papa Harun mendekat dan menepuk puncak kepala Rhea.

“Rasa sayang kami padamu mungkin melebihi rasa sayang kami pada Rega, nak. Katakan pada papa apapun yang kamu inginkan,” ucap papa Harun.

Mama indah mengurai pelukan mereka. “Ini kenapa jadi sedih-sedih begini,”

Rhea tersenyum. “Bukan sedih, ma. Tapi haru,” Rhea kemudian turun dari gazebo. “Rhea punya sesuatu untuk mama dan papa,” dia kemudian berlari kedalam rumah untuk mengambil dua paper bag yang dia taruh di sofa.

Beberapa saat kemudian Rhea sudah kembali ke gazebo taman belakang dengan menenteng dua paper bag, dia kembali duduk di gazebo bersama kedua orang tua Rega.

“Happy anniversary ma, pa. Masih minggu depan sih, tapi Rhea kasih sekarang. Takut minggu depan tidak sempat ngasih ke mama sama papa,”

“Terimakasih sayang,” ucap mama Indah.

“Sama-sama ma,”

“Boleh papa buka?”

“Tentu,”

Papa harun dan mama Indah membuka paper bag masing-masing. “Rhea!” mama Indah menatap Rhea dengan berkaca-kaca.

“Mama suka?” tanya Rhea diangguki mama Indah.

Rhea memberikan mereka berdua tas dan jam couple, Rhea juga memberikan tiket liburan dan menginap tiga hari dua malam di Bali.

“Terimakasih, nak. Semoga hari-harimu bahagia,” doa dari papa harun tersemat untuk Rhea.

Mereka bertiga kemudian berpelukan.

Cekrek

Take a picture 📷

“Woow! Tidak salah datang kemari. Bisa ketemu dokter cantik. Aku siap merebutnya darimu,”

Rega mengepalkan kedua tangannya saat melihat pesan yang dikirim Aiden. “Si alan,” umpatnya melemparkan ponsel kearah tempat tidur.

 

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Eh sudah End saja, sampe ga terasa baca nya.

Suka banget Ceritanya meakipun bener kata Author mesti ada typo yang harus di cek ulang tapi selebihnya TOP.👍👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍: Sama Thor.👍😁
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
/Joyful//Joyful//Joyful/ Arlo sudah tandai Queena kayaknya buat jodoh masa depannya./Facepalm//Facepalm//Facepalm/
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Bakal tetap sama ga ya Gavin sikapnya sama Aretha, dingin tapi tetap perhatian atau malah tambah dingin tapi bertolak belakang jadi menjauh.🤔🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Baby Queena sudah lahir, bakal jadi rebutan baby Boy ini mah.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍: Iya Sudah di tandai rupanya.🤭
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Rethaaa... omongan mu bikin Aku dejavu ke bawa flashback ke diri sendiri kalau soal gituan., jangan di teruskan ya Mochi.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Axel di kerjain ponakannya balasan baby itu mungkin karna Mama - Papa'nya juga pernah di kerjain sama Retha./Joyful/
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Bocil Retha sudah kayak cenayang saja.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Aduh Retha, kayaknya lagi ngambek sama Daddy dan Mommy'nya karna mau punya adek terus sengaja melipir ke rumah Rega - Rhea untuk ngadu tapi malah Onty sama Omnya juga mau punya adek tar gimana tambah ngambeknya tuh bocil pas denger kabar kehamilannya Rhea./Joyful//Joyful//Joyful/
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Bakal rame tar kalau sudah pada lahir, apalagi seumuran.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Sip lah para Oma-Opa harus kasuh efek jera biar Ayuga seenaknya lagi dan ga ada lagi ny3w4 terancam
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Perlu di rujak si Ayu sebagai nenek sampe ngorbanin nyawa cucu sendiri karna ga suka sama Karin... penjarakan saja tuh atas pasal perencanaan pembunuhan dan si Nala juga atas pencemaran nama baik dan fitnah.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Vian kenapa bisa sampe kritis, apa yang terjadi... jangan bilang itu kelakuannya Ayu yang mencelakai cucunya sendiri demi obsesinya dia biar Aiden bercerai dengan Karin dan menikahkannya dengan Nala.🤔
a yulaela_fa(Ayu Anfi): kisah lgkp vian ada di lapak mak bpkny sendiri kak. disini aiden family cameo 🤭
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Sabar ya pakmil, babynya mungkin sedang ngasih tau kalau dia sudah hadir dan orang yang pertama baby kasih isyarat lewat papahnya.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Rhea belum ngeuh kalau lagi hamil... Rega yang ngalamin kehamilan simpatiknya./Joyful/
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Rhea nyusul kedua bumil nih, bakal seumuran tar babynya.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Habis di terpa badai sekarang memetik kebahagiaan kalian.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Berarti Aiden belum bisa ambil tindakan tegas juga pada Ibu dan si Nala makanya ganggu terus RTnya... padahal sudah jelas² Nala orang lain tapi di biarkan numpang dan bekerja di kantornya... emang ga mikir si Aiden ini.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Nenek lampirnya di sembur pake air semprotan cabe Vian.... terus di jebak pake lem tikus setelah itu buang ke tengah laut./Joyful/
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Ngidamnya para bumil bener² bikin rempong kebangetan... 🤭🤭🤭

Oya Thor cerita Aiden - Karin masih nyatu di sini apa beda tempat di bikin judul sendiri.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Nala atau Ayu yang ingin mengadu domba Aiden sama Kari lewat foto itu biar mereka berantem terus bercarai deh kayaknya.. bener² ibu benalu dan ulet bangke ga tau malu.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!