Indonesia
NovelToon NovelToon
KUTINGGALKAN CINTAKU UNTUKMU

KUTINGGALKAN CINTAKU UNTUKMU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:777
Nilai: 5
Nama Author: j. seft

"Aku tidak pernah menyesal memilihmu untuk memiliki cintaku ,walaupun pada akhirnya kamu melupakan cintaku padamu",
Isvara.

Dexano menangis setelah melihat vidio yang ditinggalkan Isvara untuknya di hari pernikahan dexano .
"Maafkan aku Vara ,aku tidak pernah melupakan cintamu untukku ,cintamu selalu ada di dalam hatiku sampai jantungku berhenti berdetak ,aku hanya milikmu Vara,tunggu aku " .

Bagaimana kisah cinta Isvara dan dexano pada akhirnya........

HAPPY READING

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25

Malam harinya ....

Isvara sedang menatap kendaraan yang berlalu lalang di balkon butik miliknya ,Isvara melamun.

"Dexano ada apa denganmu,kenapa kamu sudah tidak menghubungiku lagi ,kapan kamu pulang" ucap lirih Isvara.

Isvara menghembuskan nafasnya kasar lalu berjalan ke kamarnya ,saat Isvara ingin menutup pintu ke arah balkon di kamarnya ,handphone milik Isvara berbunyi ,Isvara tersenyum bahagia ,"Pasti itu dexano" ucap Isvara lalu berlari kecil mengambil handphonenya.

Saat Isvara ingin menjawab panggilan itu ,wajah Isvara langsung sedih ,"Ternyata bukan dexano ,ayah kenapa menelphone ku ,bukankah ayah sudah mengusirku dari rumahnya" ucap Isvara sendiri.

Setelah terdiam sebentar Isvara memutuskan untuk menjawab telepon dari ayahnya ,"Halo" ucap Isvara.

"Aku ingin kamu besok datang ke rumah , kamu harus bertanggung jawab untuk membersihkan nama baik ku , aku tunggu besok pagi" ucap ayah Isvara dingin dan langsung menutup teleponnya sebelum Isvara menjawab .

Isvara menatap handphone nya yang sudah mati . "Ayah tidak akan pernah berubah seperti dulu lagi ,aku selalu salah dimatanya ,besok adalah terakhir kalinya aku membantunya " ucap Isvara ,Isvara pun memutuskan untuk tidur .

Namun Isvara sudah berusaha untuk menutup matanya namun Isvara masih terbayang bayang dexano yang tidak menelpon nya dalam sebulan ini.

Keesokan harinya.....

Isvara datang ke rumah ayahnya , Saat Isvara ingin masuk ke dalam rumah Isvara terdiam sebentar dengan tangannya yang memegang gagang pintu .

Tak lama Isvara mendorong pintu itu dan masuk ke dalam ,Isvara melihat ayahnya yang sedang membaca koran di ruang tamu ,"Kamu sudah datang " ucap ayah Isvara tanpa menatap Isvara.

"hmm ,apa yang ayah ingin Isvara lakukan ?" ucap Isvara pada ayahnya.

Ayah Isvara lalu menatap ke arah Isvara lalu meletakkan korannya di meja . "Aku ingin kamu membersihkan nama keluargaku dengan melakukan klarifikasi di medsos dan jadilah pemimpin pengganti kakakmu untuk sementara di hotel milik keluargaku" ucap ayah Isvara.

Isvara menggeleng ,"Maafkan aku tuan ,kalau untuk melakukan klarifikasi baiklah aku akan melakukannya namun jika untuk mengantikan posisi kakakku di hotel aku tidak bisa karena aku juga sedang sibuk dengan pesanan yang menggunung,lebih baik tuan menunggu kepulangan putri tuan ,Saya akan melakukan klarifikasi di butik milik saya ,urusan kita sudah selesai saya pulang" ucap Isvara sambil berjalan keluar dari rumah ayahnya .

Namun saat Isvara baru berjalan beberapa langkah tiba tiba ayah Isvara berbicara sesuatu hingga Isvara tidak jadi berjalan keluar.

"Jika kamu tidak menuruti perintahku ,maka jangan salahkan aku jika aku menghancurkan butik yang selalu kamu banggakan itu " ucap tegas ayah Isvara .

Isvara mengepalkan tangannya ,"tuan tega melakukannya ,padahal butik itu juga peninggalan ibuku,ibu kandungku ,cinta pertama anda " ucap Isvara marah sambil berjalan mendekat pada ayahnya.

Ayah Isvara menghembuskan nafasnya kasar ,"Jika kamu tidak ingin menurutiku, apapun akan aku hancurkan dalam sekejap ,entah itu kenangan di masa lalu atau apa saja ,tidak ada yang bisa menghentikan keinginanku " jawab ayah Isvara .

"Anda sangat tega tuan Birendra ,aku menyesal di tubuhku ini mengalir darah anda ,jika aku terlahir lagi aku tidak akan memilih lagi menjadi anak anda" ucap Isvara sambil tersenyum sinis dan menitikkan air matanya .

Birendra menutup matanya ,dalam lubuk hatinya Birendra merasakan sakit juga melihat kondisi putrinya karena ulahnya ,namun ego menguasai Birendra hingga membutakan kasih sayang yang seharusnya ia berikan pada Isvara.

"Aku tidak mau tahu ,kamu mau atau tidak itulah pilihannya " ucap Birendra.

Isvara menutup matanya ,"Baiklah aku setuju ,tapi hanya sampai putri tercintamu kembali ,setelah itu aku tidak akan menginjakkan kakiku di sini lagi ,ini adalah terakhir kalinya aku membantu keluargamu " ucap Isvara.

Birendra mengangguk ,"Terserahmu saja ,tapi ada satu syarat lagi ,selama kamu mengantikan Asmita kamu akan tinggal di sini,di rumah ini,tidak ada penolakan ,atau aku akan benar benar menghancurkan butikmu detik ini juga" ucap Birendra.

Isvara tersenyum sinis ,"Anda hanya bisa mengancam saja,tapi baiklah hanya untuk terakhir kalinya" ucap Isvara.

"Bagus ,teruslah menurut padaku seperti ini" ucap Birendra.

Isvara berdecih , "Aku sudah menyuruh bibi menyiapkan kamar untukmu di atas ,pergilah ke kamarmu nanti siang baru bekerja " ucap ayah Isvara langsung meninggalkan Isvara sendiri di ruang tamu.

Isvara melihat kepergian ayahnya dengan pandangan yang sulit diartikan .

1
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
halo saya author baru nara_sena, kita saling dukung yah.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!