Indonesia
NovelToon NovelToon
Sebuah Kisah Tentang Cinta Dan Kebebasan

Sebuah Kisah Tentang Cinta Dan Kebebasan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / CEO / Romansa / Persahabatan / Karir
Popularitas:7.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Hartati Failah

Peristiwa yang terjadi dalam kehidupan anda saat ini merupakan kenangan dimasa depan dan orang- orang yang anda temui dalam kehidupan, merekalah yang akan menjadi kisah dalam hidup anda.


- Alicia Alga Geraldy -

Kesetiaan dan ketulusan adalah hal yang paling sulit ditemukan, tetapi ada satu hal yang saya yakini ketika seseorang itu masuk ke dalam kehidupan saya. Bahwasannya kesetiaan dan ketulusan memang benar adanya. Saya percaya.

- Regan Almero Axton -

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hartati Failah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ma story today

Waktu telah menunjukan pukul setengah tujuh pagi para pelayan sudah mengerjakan tugas mereka masing-masing. Sama halnya dengan Mira yang sudah mengatur janji dengan Chef dari restoran yang dapat menyajikan makanan sesuai dengan keinginan nonanya.

"Akhirnya tugasku yang ini selesai." Dengan mudah Mira menyewa chef itu karena wilayah rumah makan itu terletak di daerah kekuasaan keluarga Geraldi. Hanya satu tugas lagi yaitu menyediakan bahan-bahan sesuai list yang Chef itu kirimkan padanya dan memantau makan siang nanti berjalan dengan baik.

"Sayang. Sayangku Alicia. Aku akan memelukmu." memanggil dengan sedikit mengencangkan suaranya.

Pasti teman nona Alice.

"Maaf nona. Nona Alice masih tertidur." mendengar suara asing Mira menghampiri ruang tamu dan mendapatkan gadis seusia nonanya.

"Sepertinya dia sangat kelelahan ya. Baiklah aku akan menunggunya di sini saja aku tidak tega membangunkannya." kemudian menjatuhkan diri di atas sofa.

"Baiklah nona. Tapi semalam nona Alice berpesan jika teman nona datang nona Alice mempersilahkannya masuk ke dalam kamarnya."

"Benarkah begitu?" tanya Karin memastikan.

"Benar nona." Mendengar itu Karin semangat dan menegakan tubuhnya.

"Baiklah karena aku terlalu cepat kemari aku

tidak sarapan tadi. Aku akan membangunkannya dan sarapan bersama. Buatkan sandwich daging dan keju ya."

"Baik nona. Minumnya ingin apa?"

"Cokelat panas saja dan untuk Alice buatkan dia green tea dia terbiasa meminumnya di pagi hari. Ya sudah itu saja aku akan pergi ke Kamarnya." Ucap Karin memberitau karena dia sangat tau jika Alice tidak pernah tinggal di rumah sejak memasuki usia remajanya. sudah pasti para pelayan tidak mengetahui apa yang Alice sukai dan tidak.

"Baik nona." Kemudian menundukan kepala hingga Karin pergi menaiki tangga.

Sepertinya aku harus menanyakan hal yang disukai dan tidak disukai nona serta hal yang biasa nona lakukan. Mira

Di depan pintu kamar Alicia.

"Aku pernah kemari beberapa kali pasti yang ini kamarnya." Kemudian membuka perlahan pintu itu.

Ceklek! terbuka!.

Kemudian memasukan kepalanya ke dalam dan terlihat Alicia masih tertidur nyaman di bawah selimutnya.

"Anak ini terlihat kelelahan." Ucap Karin setelah melangkah masuk ke dalam kamar.

"Alicia bangunlah" Berbisik di telinga Alicia tapi tidak membuatnya terusik sama sekali.

"Aku tidak tega membangunkannya."

"Tunggu!. Ruangan ini terlihat sangat nyaman pantas tidak terusik dan penerangan di sini sangat pas mendukung sekali untuk terus tertidur." Ucap Karin setelah memperhatikan sekitarnya dan pandangannya terhenti setelah melihat gorden yamg tertutup rapat.

"Aha aku akan membuka tirai gordennya agar cahaya menerpanya. Mungkin ini akan berhasil membuatnya bangun." Ucap Karin kemudian mengikat tirai gorden menjadi dua sisi.

Setelah itu cahaya masuk dan menyinari tempat tidur dengan sempurna walaupun belum terlalu panas.

"Ayolah Alicia." Ucap Karin pelan dan menunggunya di sofa yang letaknya tidak terlalu jauh dari ranjang.

"Ah ya aku belum memberi kabar pada Ara dan Ella." Kemudian mengetikan sesuatu untuk mereka berdua. setelah itu menunggu Alicia dengan menyalakan televisi.

Lima belas menit berlalu.

Alicia mengerutkan keningnya dan meregangkan tubuhnya. Taklama kemudian matanya terbuka namun sedikit menyipit untuk beradaptasi dengan cahaya yang menerpanya.

"Ya tuhan ini jam berapa?" kemudian meraih ponselnya belum sadar dengan keberadan Karin yamg terdiam melihatnya.

"Hampir jam tujuh rupanya." Kemudian melihat televisi menyala merasa heran dan terkejut melihat sosok wanita duduk di atas sofanya.

"Ya tuhan pergilah kau. Jangan ganggu aku!" Ucap Alicia menutup matanya tidak menyadari itu adalah Karin.

Rupanya anak ini belum sadar sepenuhnya. Karin

Dengan menahan tawanya Karin menuju Alicia dan memeluknya. Sontak Alicia berteriak kencang.

"AAAAAAA HELP ME GOD!" berteriak sangat keras dan meronta-ronta masih menutup kedua matanya.

"HAHAHAHA Help me god. " Tawa Karin pecah meledek Alicia kemudian melepas pelukannya

Dengan membuka mata sepenuhnya Alicia mengenal suara itu. Itu suara Arin.

"Kau ingin aku mati ya!" Ucap Alicia kesal

"Hei putri tidur sadarlah aku Karina yang menunggumu lima belas menit lamanya."

"Oh ayolah Arin kau menyebalkan."

"Hei apa kedatanganku tidak diinginkan sekarang?" Dengan sabar Alice menghilangkan kekesalannya.

"Ayolah dimana pelukan sambutan untukku." Ucap Alicia kemudian merentangkan tangannya.

"Oh maafkan aku yaa membuatmu terkejut."

"Tidak apa kawan." Tak lama kemudian Mira datang terlihat panik dan terengah-engah.

"Nona ada apa? nona mengapa nona berteriak apa ada sesuatu yang menyakitimu?" Panik Mira setelah menghampiri Alice dan mengecek seksama keadaan nonanya.

"Hahahahahahahaha." Tawa mereka pecah melihat reaksi Mira seperti itu.

"Maaf nona." Ucap mira menundukan kepala dan menyadari bahwa tidak ada yang terjadi seperti yang ia bayangkan.

"Hahahahaha. Aku yang minta maaf membuatmu cemas." Ucap Alicia dengan sisa tawanya.

"Maafkan aku juga ya karena aku yang membuatnya teriak sepanik tadi. Oh ya apa sarapannya sudah siap?"

"Tentu nona sarapannya sudah siap."

"Baguslah. Ayo kita makan Al aku tidak sarapan tadi." Ajak Karin pada Alicia.

"Baiklah kau boleh memulainya duluan. Aku akan menyusul setelah membersihkan diri."

"Baiklah Aku akan duluan. Oh iya Ara dan Ella akan segera tiba kau harus cepat ya. "

"Baiklah. Nikmati sarapanmu."

"Laksanakan." Kemudian meninggalkan Alicia dan diikuti Mira dibelakangnya.

***

Di meja makan

Sedang menikmati potongan sandwhich milik nya tiba-tiba ponselnya berdering.

"Hallo. Sudah sampai?" Tanya Karin pada si penelpon setelah menjawab panggilan itu marena yang Karin tau jarak rumah Alicia dekat tidak seperti posisi apatermennya dulu.

"Sebentar lagi. Apa tidak terlalu pagi? kami meninggalkan sarapan kami tau."

"Hahaha baguslah mari sarapan bersama."

"Aku berfikir kau juga seperti kami belum sarapan apapun."

"Tentu saja kita sehati kawan. Cepatlah. Well aku mulai duluan ya."

"Apa Al sedang bersamamu ?"

"Belum dia sedang membersihkan diri."

"Baik lima menit lagi kami tiba."

"Oke." Kemudian sambungan telfonnya tertutup.

"Pelayan." Panggil Karin kepada pelayan yang berdiri tidak jauh dari meja makan.

"Panggil saja Linda nona."

" Baik Linda. Dua teman kami akan segera tiba siapkan juga untuk mereka ya."

"Apa minumannya sama nona?"

"Ah ya minumannya satu sepertiku Coklat panas dan satu nya Hot Cappucino." Mengingat Ara yang menyukai coklat panas dan Ella yang menyukai cappucino.

"Baik nona."

"Dan buatkan sandwich lagi ya sepertinya satu tidak cukup untuk kami berempat buatkan masing-masing dua. Buatkan lagi untukku juga oke."

"Baik nona saya pamit. Silahlan nikmati sarapan anda." Kemudian Karin menganggukan kepala mengiakan.

Lima menit kemudian

"Haloooo aku datang." Ucap Bella semangat setelah melihat Karin sedang sibuk dengan potongan dagingnya.

"Ya tuhan aku senang kalian cepat sampai." Ucap Karin senang kemudian memberikan salam selamat datang dengan memeluk mereka bergantian dengan kerimduan karena jarang bertemu.

"Akupun merasa senang dapat berkumpul bersama seperti ini sangat jarang bahkan sudah lama sekali walaupun selama ini kita saling terhubung di video call." Ucap Maura kemudian.

"Benar sekali." Ucap Bella menanggapi.

Linda yang melihat kedua teman nonanya tiba segera memberi kode untuk menyajikan sarapan untuk mereka yang baru tiba.

"Ya tuhan aromanya enak sekali membuatku lapar." Ucap Maura ketika sudah menjatuhkan dirinya ke tempat duduk samping Karin.

"Silahkan nona. Ini sarapannya." Ucap Pelayan dapur kemudian menatanya di meja.

"Terimakasih." Ucap Maura dan Bella bersamaan.

"Ada lagi nona yang ingin disiapkan?

"Siapkan Air dingin ya untuk kami semua." Ucap Bella.

"Baik Nona." Ucap Pelayan dapur kemudian pergi mengambil air dingin.

Taklama kemudia Alicia turun. Bella yang melihat itu langsung meninggalkan sarapannya dan menghampiri Alice lalu memeluknya.

"Aaaaaa Alicia aku merindukanmu. Lihatkan kau sangat cantik sekarang." Alicia yang terkejut dan mulai sadar membalas pelukan Bella dengan erat.

"Aku juga merindukan teman baiku yang satu ini. Sepertinya kau sudah menjadi seorang gadis dewasa yang menggoda kau terlihat hot." Ucap Alicia ketika melepas pelukan mereka.

"Oh tentu saja aku sangat menggoda." lalu menarik Alicia ke meja makan.

"Hei tunggu aku belum memelukmu." Ucap Maura celat.

"Aaaaa lihatlah si imut ini dia sudah menjadi gadis imut yang menggoda." Ucap Alicia setelah Maura memeluknya.

"Tentu saja aku sangat menggoda." Kemudian mengedipkan matanya.

"Liat aku gadis cantik." Ucap Karin kemudian.

"Sini aku beri kau pelukan lagi." Ucap Alicia dan mereka berpelukan.

"Hahahahaha." Kemudian mereka tertawa bersama.

"Baiklah mari sarapan." Ucap Alicia ketika makanannya sudah di siapkan."

"Lanjutkan." Ucap ketiga teman lainnya.

Dan mereka sarapan dengan suasana hati yang bahagia sejak perpisahan mereka empat tahun lamanya.

Note : Untuk para readersku tersayang mohon dukungannya ya. Like dan vote kalian adalah semangat buatku. Aku tunggu dukungan kalian ya di setiap ceritaku. Terimakasih😗💕

1
kania Azzara Aulia♡
Kania mampir nih, sukses selalu
❁︎⃞⃟ʂ𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺 ᴀᷟmdani🎯™
semangat
🍁ᴼ̨̄ᵘᶟᶟⁿ ᶠᴴʸ 🅻ᵢₛₐᵒʷᵉˡˡʸⁿ​᭄❣️
ku mampir thor
Senja_: wah makasih sudah mampir..
ditunggu bab selanjutnya yaa 😇😇
total 1 replies
Apple
yuhu~
Senja_: terimakasih sudah mampir.. 😇😇
total 1 replies
pat_pat
aku datang
Senja_: yeayy lets goo
total 1 replies
🦋 165
👍🏻
Senja_: makasih sudah mampir...
total 1 replies
༄༅⃟𝐐🦂⃟ᴘᷤɪᷤᴋᷫᴀᴄʜᴜ💙
pikachu mampir nih kak sukses selalu ya
Senja_: makasih ya sudah mampir.. 😇
total 1 replies
@Sakura Haruno🌸
ku mampir nih kk
Senja_: terimakasih ka sudah mampir
total 2 replies
HARHELLOKITTY
udh gua boom like n rate 5
Senja_: wahh.. makasih ka sudah boom like n rate 5nya :*
total 1 replies
istri jin bts anak lee min ho
aku mampir...semangat
Senja_: siappp.. tunggu bab selanjutnya ya :)
total 1 replies
Riski Pratiwi
next kakak 😍 semangat ya 🤗 aku suka karyamu 👍 ditunggu feedback nya 👌
Senja_: makasih sudah suka karyaku ka.. pantengin terus ya untuk bab selanjutnya
total 1 replies
Riski Pratiwi
aku favorit ❤️ ceritamu kak 😊 semangat terus ya nulisnya 🤗 walaupun tangan kebas ngetiknya tetap jaga kesehatan ya kak 😊 ditunggu feedback nya 👌
Nauri_: Hai ka...
Izin promosi ya kakak...
Kalau berkenan mampir ke karyaku 'Diamku Kelemahanku'
Maksih...
total 2 replies
Riski Pratiwi
suka
Riski Pratiwi
lanjut
Riski Pratiwi
aku mampir nih 😁
Riski Pratiwi
semangat kakak 💪
🈳ᶠˡᵃ•ꪶⅈડαꪖ☬
lanjutt
Senja_: Siap kaka. ditunggu ya kelanjutannya
total 1 replies
Mi§ Kim Taehyung 🐾
udh w like mamank
Senja_: iyeee ibuk ty💞
total 1 replies
Dianna bee
aku hadir kak... aku vote deh😉
Senja_: makasihhh
total 1 replies
ig@taurusdi_author
girls timeee sippp...

Mampir juga ya kakak di karyaku.
mohon dukungan kritik dan saran disetiap chapter .

thankyouu
Senja_: terimakasihhhh
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!