Di Novel kali ini Aku membuat 3cerita sekaligus, Namun jangan sawah dulu ya, walaupun ada tiga Cerita di satu Novel namun cerita mereka pendek-pendek ko..
S1. Menceritakan tentang Rumah tangga yang hancur karena suaminya Ternyata selingkuh dengan adik tirinya.
S2. Menceritakan tentang Anak pertama dari Ayu dan juga Bima yang bernama Bayu harus di asingkan kesebuah Desa karena kesalahannya sendiri, namun siapa sangka Di desa itulah Bayu mendapatkan Jodohnya...
S3. Menceritakan tentang Adik Bayu yang bernama Yuma. Cerita Yuma juga tidak akan kalah seru dari cerita Ibu dan juga Kakak nya.
.
.
.
.
Yuk simak cerita mereka..... 🥰♥️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cumi kecil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
JANJI YANG MENYIKSA
Karena Malam semakin Larut Bima membawa Ayu kedalam Kamar " Apa kita Akan tidur terpisah? " Tanya Ayu
" Tentu. Karena Aku tidak Ingin Memakan mu sebelum Kita menikah Nanti " Jawab Bima mengelus wajah Ayu yang sudah terbaring di atas Tempat Tidur
Ayu Tersenyum " Terimakasih Bim " Ucap Ayu tulus
" Sama-sama Sayang. kalo begitu tidur lah Aku ada di kamar sebelah " Kata Bima
Ayu mencekal Tangan Bima ketika Bima hendak berdiri " Yakin mau tidur di kamar sebelah? Apa Kamu akan bisa Tidur? " Goda Ayu " Ah.. tapi Baiklah Mungkin ini Akan menjadi Ujian untukmu sayang " Kata Ayu yang langsung Memberikan kemabli tubuhnya Dan Menarik selimut tebal.
Bima yang Merasa Di Goda ia harus Bisa Menahan Godaan Yang di berikan Oleh Ayu " Sabar Bima Ini Hanya Ujian kecil Untukmu " Batin Bima Yang langsung Meninggalkan kamar Milik Ayu
Di Balik selimut Ayu Tersenyum dengan Ke teguhan Bima Yang Memilih Untuk Tidur sendiri Dari Pada dengan Dirinya.
Jam Sudah Menunjukan Jam Tiga Pagi, Namun Bima Tidak Kunjung Tidur juga Mungkin Karena Bima sudah Terbiasa Tidur sambil Memeluk Ayu Makanya ia Tidak Bisa Memejamkan Mata nya
" Ini Tidak Bisa Di Biarkan, Tapi Kalo Aku ke kamar Ayu sekarang Berarti Aku telah melanggar Janjiku Sendiri Kepada Ayu " Gumam Bima yang langsung menjambak rambutnya " Kenapa Tadi Aku Bicara Seperti Itu sih.. Menyulitkan diriku Sendiri " Keluh Bima Yang Meras Frustasi
jam Terus Berputar Bima benar-benar Tidak Bisa Tidur
" Astaga! Kamu sedang Apa di situ? " Tanya Ayu yang melihat Bima sedang duduk lesehan di depan Kamar Ayu
Tadi Ayu berencana ingin Membuatkan Sarapan Untuk Dirinya dan Juga Bima namun Ayu Malah Terkejut dengan keberadaan Bima Yang Duduk Lesehan Di Depan Kamar nya
Bima yang sudah Frustasi dengan keadaan Semalam Ia langsung menoleh Kearah Ayu " Ya ampun ada Apa dengan Mata mu Bim? " Tanya Ayu berjongkok dan Melhat Lingkaran Hitam di area Mata Bima
" Aku Tidak Bisa Tidur semaleman " Keluh Bima Dengan Wajah yang Frustasi
Ayu Mengulum senyumannya " Makanya Kalo Tidak Bisa jangan Buat Janji seperti Itu " Keluh Ayu " Sudah Ayo, Aku buatkan Sarapan Untuk mu setelah itu Aku temani kamu Untuk beristirahat di Kamar " Kata Ayu
Bima mengikuti Ayu ke dapur " Duduk lah, Biar Aku buatkan sarapan untukmu " kata Ayu
" Iya Ay.. " jawab Bima yang sudah duduk di kursi meja makan
Ayu berkutat Di dapur Membuatkan Sarpan untuk Bima. Satu Piring Nasi Goreng Khusu Ayu Buatkan Untuk Bima dengan di atas nya Telor ceplok Setengah Matang kesukaan Bima
Ayu membawa satu Piring ke Meja makan Lalu ia Melihat Bima yang sudah terlelap Tidur dengan kepala yang ia Simpan di Atas meja makan dengan bantalan Kedua tangannya.
" Heum.. Kalo dah Tidur gitu bagai Mana Mau sarapan " Keluh Ayu, Namun walaupun Begitu Ayu membangunkan Bima dengan pelan " Bim " Bisik Ayu
" Eum.. " jawab Bima dengan mata yang terpejam
" Ayo Sarapan dulu, Setelah itu baru Tidur lagi " Kata Ayu
" Iyah " Bima memaksakan Untuk bangun walaupun dirinya sudah ngantuk beret
Ayu menyuapi Bima sedikit Demi sedikit dan Akhirnya Sampai Habis. " Ayo Kita ke kamar, Aku temani Kamu untuk tidur di kamar " Ajak Ayu Yang langsung membawa Bima ke Dalam kamar
" Ay.. "
" Apa? " tanya Ayu
" Sini cepat tidur, Aku sudah tidak tahan lagi " keluh Bima
" Bentar. Ini Aku ngambil Dulu handphone " Kata Ayu. Ayu langsung Duduk di samping Bima
Bima yang sudah Tertidur dengan menggunakan bantalan Pah* Ayu, Ayu hanya Bisa Menggelengkan kepalanya " Untuk sayang, kalo tidak udah ku rendang.. hihihi " Gumam Ayu.
Tidak mungkin Ayu ikut tidur ia hanya menemani Bima saja Dan Sambil membuang kebosanan Ayu memainkan Handphone Miliknya sambil melihat-lihat Soal media.
Sedangkan di kota Kirana sedang kesal kepada Rahman lagi-lagi Rahman tidak pulang entah perginya kemana
" Tante, Sampai kapan aku harus menunggu Mas Rahman " Keluh Kirana yang sudah Tidak sabar lagi
" Tante juga tidak tau, Sudah berapa kali Rahman di Hubungi tapi tidak ada jawaban juga "
" Apa Mas Rahman Menghilang? " tanya Kirana
" Mana mungkin orang sebesar Itu menghilang. kamu itu Ada-ada saja "
" Ya siapa tau saja, Mas Rahman di Culik dan di buang jasad nya di Tengah jalan " Kirana sudah berfikiran yang tidak-tidak Bahkan ia berfikiran Kalo Rahman di Bunuh dan di buang jasad nya di mana saja " Tante tau kan, jika saat ini Sedang Marak pembunuhan " Kata Kirana
Bu Astuti Terdiam ada benarnya juga Dengan Ucapan Kirana " Bagai Mana jika kita Lapor ke Pihak berwajib Lagian ini sudah satu Minggu lebih danz No telponnya juga sudah tidak aktif " Kata Kirana
" Kamu benar. Tante jadi Khawatir dengan keadaan Rahman " Balas Bu Astuti " Kalo begitu Ayo kita pergi ke kantor Polisi " Ajak Bu Astuti
" Boleh Tante " Jawab Kirana
Jam sudah menunjukan jam Dua belas siang, Rahman Bangun Dari tidur nya ia Melihat Ayu yang ikut tertidur dengan memegangi Handphone
" Lagi Tidur aja bawa-bawa Handphone " kata Bima Menggelengkan kepalanya. Bima mengambil Handphone Milik Ayu dan ia tidak sengaja melihat Handphone Ayu yang masih menyala. tergores Senyum di Bibir Bima " Apa kamu ingin Menginginkan ini? " Gumam Bima sambil tersenyum
Dengan perlahan Bima turun dari tempat tidur ia langsung Ke kamar Mandi untuk Membersihkan Diri Setelah itu ia keluar dari kamar mandi Namun sudah tidak melihat keberadaan Ayu di atas tempat Tidur
" Ayu Kemana? " Gumam Bima menari keberadaan Ayu
Ceklek..
" Mau kemana Bim? " tanya Ayu Yang tiba-tiba Masuk kedalam Kamar
" Aku mau mencari mu namun Kamu malah keburu datang " Kata Bima yang langsung Memeluk Ayu
" Hmm.. Kamu ini, Aku tadi ke kamar mandi yang ada di kamar kamu. lagian Aku mau pergi kemana " kata Ayu
" Och.. Aku pikir kamu akan Meninggalkan Aku dan.. "
" Cukup. jangan banyak omong sekarang Siap-siap lah, Kita akan pergi Ke Salah satu tempat Wisata di sini " Ajak Ayu sambil mengembangkan Senyuman nya
" Heum Baiklah, Tunggu. Aku mau ganti Pakaian dulu " kata Bima yang langsung masuk kedalam kamar nya
Sedangkan Ayu sudah menyiapkan apa saja yang akan di Bawanya termasuk Makanan dan Minuman Untuk di sana tidak lupa Ayu juga bawa Makan siang Dan tiker.
" Sudah? " tanya Ayu
" Sudah dong " Jawab Bima sambil Tersenyum
" Kalo begitu Ayo jangan menunggu Lama lagi Nanti keburu siang banget " Keluh Ayu
" Baiklah Nyonya Bima. Mari kita berangkat " ajak Bima yang langsung Menggenggam Tangan Ayu.
Mampir kesini yuk " I love You Mbak "