Indonesia
NovelToon NovelToon
Cinta & Penyesalan Azalea

Cinta & Penyesalan Azalea

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: Triyani

Azalea yang tidak mau dijodohkan dengan pria bernama Agam, anak dari teman ayahnya mencoba berbagai cara agar perjodohan itu tidak jadi dilaksanakan.

Segala macam cara pun dilakukan oleh Alea agar membuat Agam membenci dirinya dan mundur dari perjodohan itu.

Agam yang tidak ingin membuat Alea semakin terjerumus ke hal hal yang negatif hanya karena tidak ingin dijodohkan dengan dirinya pun akhirnya memutuskan untuk pergi menjauh dan menghilang dari kehidupan Alea.

Namun, disaat Agam sudah pergi, Alea baru menyadari jika di hatinya sudah terpaut kepada pemuda baik itu dan Alea pun merasa sangat kehilangan.

Lalu, bagaimana jadinya, jika sepuluh tahun kemudian keduanya pun kembali dipertemukan dengan Agam yang akan dijodohkan dengan wanita.

Akankah Alea merelakan Agam untuk bersama dengan wanita lain di saat dia sendiri sudah jatuh cinta kepada pria itu? Atau, Alea akan berusaha untuk mendapatkannya kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.26

Alea terdiam. Satu tangannya masih berada di dalam genggaman Agam. Sementara yang satunya lagi masih menggenggam botol air mineral.

Entah mengapa, kalimat sederhana itu membuatnya merasa sangat terharu. Mungkin karena selama ini, setelah apa yang ia lakukan.

Alea selalu meyakini kalau Agam akan sangat membencinya dan tidak akan pernah mau lagi bertemu dengannya.

Namun nyatanya, semua pemikiran itu terpatahkan oleh ungkapan Agam. Ternyata, pria itu sama sekali tidak membencinya.

Justru sebaliknya, ia ingin terus bersama dengannya. Membuat sebuah senyuman muncul di wajah cantik Alea.

“Kak Agam…”

“Hhmm. Kenapa?”

“Kakak, tidak membenciku? Setelah apa yang aku lakukan. Kakak, sama sekali tidak membenciku?”

Pertanyaan itu membuat Agam menatap Alea dengan tatapan yang serius.

Alea menelan ludah, saat melihat respon Agam yang tiba-tiba menatap dengan tatapan yang serius ke arahnya.

“Aku tidak sanggup melakukan itu,”

“Kenapa?”

“Karena aku terlalu mencintaimu, Azalea.”

Alea kembali dibuat terdiam. Rasa bersalah dan penyesalan itu kembali hadir di dalam hatinya. Ia benar-benar menyesali kenapa dulu ia begitu buta.

Hingga tidak menyadari betapa tulusnya perasaan Agam kepada dirinya.

Alea menundukkan kepalanya. Menatap tangannya yang masih berada di dalam genggaman Agam.

Jari-jarinya ia gerakan pelan, seolah ingin memastikan jika apa yang terjadi saat ini bukanlah mimpi.

Kepergian Agam dari hidupnya menyadarkan Alea akan banyak hal. Dan dari sekian banyaknya hal itu, hanya satu yang paling membekas.

‘Jangan pernah sia-siakan orang yang disampingmu’

Hal itulah yang tidak akan pernah Alea lakukan sekarang. Ia tidak akan pernah melakukan hal bodoh itu lagi.

“Aku… benar-benar minta maaf untuk apa yang sudah aku lakukan, dulu,” bisik Alea.

Agam tersenyum tipis. Lalu menarik Alea masuk kedalam pelukannya.

“Sudah aku bilang, jangan membahas masalah itu lagi. Aku sudah memaafkanmu. Bahkan, jauh sebelum kita bertemu lagi.”

Alea membalas pelukan itu, ia semakin merapatkan tubuhnya di tubuh kekar Agam. Menelusupkan wajahnya di dada bidang pria itu.

“Aku pikir, aku tidak akan pernah bertemu lagi denganmu. Bahkan, saat ini pun, rasanya, masih seperti mimpi.” ucap Alea membuat Agam tersenyum tipis.

Pria itu menaikkan tangannya, membelai lembut pucuk kepala wanita itu.

“Tapi ini bukan mimpi. Aku disini, bersamamu.” bisik Agam semakin mengeratkan pelukannya.

Keduanya pun menghabiskan beberapa waktu hanya dengan saling memeluk satu sama lain.

Meluapkan rasa rindu yang selama ini mereka pendam. Hingga akhirnya, Alea tiba-tiba melepaskan pelukan itu setelah mendengar ucapan Agam.

“Kita nikah, yuk.”

Deg.

Refleks, Alea langsung melepaskan pelukannya di tubuh Agam. Alea menatap tak percaya pada pria itu.

“Apa? Nikah?”

“Iya. Nikah.”

“Apa tidak kecepatan? Kita… baru saja mengetahui perasaan kita masing-masing. Kita… masih butuh waktu untuk saling mengenal lebih dalam lagi, sebelum memutuskan untuk menikah.”

“Kita bisa melakukannya setelah menikah. Toh kita bukan baru saling mengenal.”

“Tapi…”

“Aku serius.” potong Agam dengan nada suara yang cukup serius.

Membuat Alea terdiam, tidak bisa berkata-kata lagi. Agam menatapnya lekat.

“Aku tidak ingin membuang waktu lagi. Aku… tidak ingin kehilangan kamu untuk yang kedua kalinya.”

“Tapi kita baru saja…”

“Aku tahu.”

Agam tersenyum kecil. Ia mengusap punggung tangan Alea dengan ibu jarinya.

“Aku tidak ingin berpisah lagi denganmu. Aku ingin selalu bersamamu. Daripada kebersamaan kita itu menimbulkan dosa, kan lebih baik kita meresmikan hubungannya.”

Alea terdiam. Apa yang dikatakan oleh Agam memang ada benarnya. Namun, bagi Alea, ini tercepat. Bahkan, hubungan itu terjalin pun masih dalam hitungan jam.

Agam masih menatap Alea, tatapan itu semakin dalam. Membuat jantung Alea berdebar semakin cepat.

“Bagaimana, bersediakah kamu, menikah denganku?”

Alea tidak langsung menjawab. Ia kembali menundukkan kepalanya. Kembali menatap tangannya yang masih digenggam oleh tangan Agam.

“Aku takut.” bisik Alea lirih.

“Takut? Apa yang kamu takutkan?”

“Takut kalau keputusan ini terlalu terburu-buru. Apalagi, kita baru bertemu lagi setelah sepuluh tahun berpisah.”

“Aku mengerti. Bagi kamu, mungkin masih butuh waktu dan pertimbangan. Namun, tidak untukku. Meski kita terpisah selama sepuluh tahun, tapi, pilihanku tetap jatuh padamu.”

Agam melepaskan genggaman tangannya, lalu mengangkatnya, mengusap lembut pipi Alea yang lembut.

Sentuhan lembut ibu jari Agam di pipinya berhasil meredakan gemuruh di dada Alea. Wanita itu mendongak, membalas tatapan pria yang ada di hadapannya.

Tidak ada sedikitpun keraguan disorot mata hitam itu. Yang Alea lihat, hanya ada ketulusan dan ketegasan akan keputusan yang ia ambil.

​Sepuluh tahun adalah waktu yang cukup panjang untuk bisa melupakan seseorang dan memulai dengan orang baru. Namun tampaknya, hal itu tidak berlaku untuk Agam.

Nyatanya, pria itu masih menunggunya dan langsung memilihnya saat ada kesempatan untuk mendekatinya.

Alea cukup merasa lega. Karena rasa sakit dan kecewa yang ia torehkan, tidak serta merta membuat Agam membenci dirinya.

“Bagaimana, kamu, mau kan menerima lamaran ini?”

Alea terdiam sejenak, sampai detik kemudian, dengan gerakan cepat, ia tiba-tiba menerjang tubuh Agam, memeluk erat leher pria itu sambil membenamkan wajahnya di ceruk lehernya.

Seketika, Agam dibuat membeku karena kaget dengan apa yang dilakukan oleh Alea. Namun, detik kemudian, ia pun menyambut pelukan itu.

Agam mendekap erat pinggang Alea, menarik lembut tubuh wanita itu agar lebih mendekat. Hingga tidak ada jarak sedikitpun di antara mereka.

1
dika edsel
awas..awas...nanti khilaf,pihak ketiga diruangan itu yg lagi memantau kalian..!! nanti seperti lagu ike Nurjanah..."kuterlena dalam buai asmaraaaaaaa"...💃💃💃💃
Enisensi klara
Ayo Alea Terima lamaran Agam biar cepat nikah ☺️☺️☺️
Enisensi klara
Cepat aja nikah lebih baik
Enisensi klara
Makasih up nya kk 😍😍
Enisensi klara
Jangan lama2 Agam bawa alea di apartemen mu, nanti ada setan
Enisensi klara
makasi up nya kk 😍😍
Enisensi klara
So sweet banget deh kalian ☺️☺️😍
Enisensi klara
udah sania lupakan Agam., kalian gak. jodoh
Enisensi klara
Nah bagus Agam tegas akui kalo alea wanita yg buat Agam menolak sania biar ga berharap lagi 🫣
Enisensi klara
Cieeee... yg salting saat dibilang kata sayang 💕💕💕💕😅😅😅😅
Enisensi klara
🤣🤣🤣🤣🤣bodoh tapi kamu cinta 🤣
Enisensi klara
Akhirnya mereka mengungkapkan isi hatinya ☺️☺️☺️☺️
Enisensi klara
Eh... Agam knapa main nyosor aja 🫣🫣🫣🫣
Uba Muhammad Al-varo
Sania udahlah jangan kau paksa cintanya Agam dan carilah cinta yang lain karena lebih baik dicintai kau akan hidup bahagia
Enisensi klara
makasi up nya kk 😍
Enisensi klara
Makanya satu sama kan kamu aja sama cewek lain 😓
Enisensi klara
Lah ..si agam yg plin plan
Uba Muhammad Al-varo
ternyata Sania cinta ke Agam tetapi ditolak oleh Agam 🤔🤔
Enisensi klara
Makasi up nya kk ☺️☺️
Enisensi klara
makasih up nya kk ☺️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!