Arya hanyalah pemuda biasa-biasa saja yang jatuh cinta kepada gadis alpha yang sulit di dekati.
Gadis yang terbiasa mandiri karena kisah kelamnya sejak kecil.
Kekurangan kasih sayang dari Papanya yang mempunyai dua istri membuat Tiara tumbuh menjadi gadis yang terlalu mandiri dan tidak memerlukan bantuan orang lain.
Tiara juga takut jatuh cinta karena tidak mau bernasib sama seperti Mamanya.
Mampukah Arya menaklukkan hati Tiara si Gadis Alpha?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon airarahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BERUBAH
Hari demi hari berlalu, tidak terasa 1 tahun sudah Tiara dan Arya menjalani LDR. Seminggu sekali Arya menyempatkan diri untuk pulang ke kampung halamannya. Lelah memang, tapi tidak ada pilihan lain. Kabar baiknya, Pak Bram dan Istrinya minggu depan akan kembali ke kota B. Setelah dinyatakan hamil dan mengalami ngidam yang lumayan parah, Pak Bram meminta istrinya untuk berhenti bekerja. Awalnya ada perdebatan tetapi atas segala bujuk rayu akhirnya Stefani mau menuruti keinginan Pak Bram dan mereka sepakat untuk pindah ke kediaman orang tua Pak Bramasta agar ada yang menjaga istrinya selama Pak Bram bekerja.
Hari ini hari Sabtu. Arya begitu lelah karena di hari libur seperti ini pun dia harus sibuk mencarikan rujak kelengkeng untuk Stefani. Niat ingin pulang pun terpaksa dia urungkan. Pak Bramasta memberinya tugas untuk menemui klien penting esok harinya. Toh minggu depan sudah kembali ke rumah. Tak apa minggu ini tidak pulang. Tapi sayangnya Arya lupa memberi tahu Tiara kalau hari ini tidak pulang dan minggu depan dia sudah kembali bertugas di Kota B.
Arya tertidur ketika baru kembali dari rumah Pak Bramasta. Capek sekali rasanya. Tapi Arya akan sangat menyesali ini ketika tahu dampak dari rasa lelahnya adalah berubahnya hubungannya dengan Tiara.
…
“Halo bu, apa Arya sudah dirumah?” tanya Tiara pada calon mertuanya.
“Halo sayang, Arya belum pulang. Dia juga belum memberi kabar” jawab Ibu Arya.
“Aku juga telpon tidak dijawab bu, tumben dia seperti ini” kata Tiara mulai khawatir. Sekarang sudah jam 5 sore dan Arya belum bisa dihubungi. Setelah berbasa basi sebentar Tiara mengakhiri sambungan teleponnya dengan Ibu Arya. Tiara kemudian kembali mencoba menghubungi Arya tetapi tidak bisa.
“Dia kemana ya?” tanya Tiara pada dirinya sendiri.
Tiara merasa sangat khawatir, takut terjadi sesuatu pada Arya. Daripada terus gelisah Tiara memilih berjalan-jalan keluar rumah. Entah itu ke Mall atau sekedar jalan-jalan saja.
Setelah bersiap-siap, Tiara mengendarai motornya menuju ke toko buku langganannya. Toko buku yang juga menyediakan cafe sebagai tempat membaca. 15 Menit kemudian dia sudah sampai di toko buku. Tiara memilih beberapa buku tentang bisnis dan juga dua novel karya Aira Rahma, penulis favoritnya. Setelah membayar Tiara duduk di cafe sambil membaca novel yang tadi dia beli. Novel yang berjudul My Angel. Bercerita tentang percintaan mahasiswa kuliahan.
Asyik membaca di dikagetkan dengan ponselnya yang berdering. Tiara mengira Arya lah yang menghubunginya tertanya bukan. Dengan malas dia mengangkat panggilan itu.
“Halo” sapa orang diseberang.
“Iya halo, kenapa nu?” tanya Tiara masih sambil membaca novelnya.
“Arya gak pulang ya?” tanya Wisnu pula.
“Belum, tadi aku telfon Ibu katanya belum pulang. Terus aku telfon -telfon Arya tapi gak diangkat” jawab Tiara jujur, “Kenapa?” lanjutnya.
“Nggak jadi deh” kata Wisnu mengurungkan niatnya. Bisa terjadi perang dunia ketiga kalau sampai Tiara tahu darinya.
“Kenapa? Kamu tahu sesuatu?” tuntut Tiara.
“Hem…tadi aku lihat di live nya Eve, dia lagi di kontrakannya Arya sama” belum Wisnu selesai menjelaskan Tiara sudah menutup telfonnya.
“Gawat nih…” batin Wisnu.
Sedangkan Tiara langsung saja membuka medsosnya, mencari akun Eve. Benar saja Eve masih melakukan siaran langsung, disana ceritanya dia sedang room tour di kontrakan Arya. Eve tidak sendiri tetapi ditemani beberapa rekannya juga. Tiara sudah diselimuti rasa cemburu, Bagaimana bisa Arya tidak mengabarinya apapun malah bisa kumpul-kumpul dengan Eve. Kemarahan Tiara sudah di ubun-ubun. Langsung saja jiwa kanak-kanaknya muncul. Dia blokir nomor Arya. Biasanya Tiara tidak pernah seperti ini, efek cemburu ternyata bisa merubah kepribadian seseorang. Tiara yang biasanya tenang dan selalu memikirkan sebab akibat sekarang persis seperti anak SMA yang sedang dibakar cemburu.
Mood Tiara hari ini sudah sangat buruk. Segera dia merapikan buku-bukunya dan meninggalkan toko buku. Tiara akan healing sebentar dengan pergi berbelanja di Mall. Seperti wanita pada umumnya dengan berbelanja maka mood nya akan membaik. Tiara memasuki sebuah Mall yang cukup terkenal di kotanya. Apalagi sekarang malam minggu. Mall sangat ramai dikunjungi remaja dan pasangan muda-mudi.
Tiara semakin kesal bercampur sedih ketika melihat banyaknya pasangan yang bermesraan disana. Berulang kali dia menarik dan menghembuskan nafas supaya tidak menangis. Kecewa rasanya menerima kenyataan Arya tidak mengabarinya dan memilih kumpul-kumpul dengan Eve. Apa sebegitu tidak pentingnya dia untuk Arya hingga mengabari saja tidak sempat?. Arya sudah berubah tidak lagi perhatian seperti dulu. Banyak lagi kekesalan di hati Tiara pada Arya.
Apalagi tadi dia melihat Eve terlihat sangat kecentilan disana. Tiara terus mengumpat dalam hati.
“Mbak Eve itu kenapa sih sukanya sama brondong? Apalagi brondongnya sudah punya pasangan” gerutunya kesal. Dari pada semakin kesal Tiara kemudian masuk ke salah satu counter skincare dan makeup ternama. Dia akan memborong perawatan wajah supaya terlihat lebih cantik di depan Arya. Selesai dengan belanjaannya Tiara kemudian menuju ke salah satu outlet baju brand terkenal. Dia memilih beberapa potong baju, sepatu dan topi. Saat membayar Tiara dikagetkan dengan tepukan di pundaknya.
“Sendiri saja?” tanya orang itu.
Tiara hanya mengangguk kecil.
“Lesu amat?” tanya orang itu lagi.
“Lagi gak mood” jawab Tiara cuek. Selesai membayar dia pun berlalu meninggalkan orang itu. Tetapi orang itu yang tidak lain adalah David kemudian mengikuti Tiara.
“Kenapa sih? berantem?” tanya David sambil terus mengikuti Tiara.
Tiara menghentikan langkahnya.
“Jangan ikutin aku, aku lagi malas ketemu orang” katanya galak kemudian meninggalkan David yang mengerutkan keningnya bingung. Daripada penasaran David pun menghubungi Arya. Untung saja pada panggilan pertama langsung diangkat.
“Halo sapa orang diseberang”.
“Halo, kamu berantem?” tanya David to the point.
“Berantem sama siapa?” tanya Arya bingung.
“Sama Tiara lah, siapa lagi”.
“Nggak ada, kami baik-baik saja. Kenapa emangnya?” Arya balik bertanya.
“Kalau bukan sama kamu terus kenapa dia jutek banget ya? Galak banget lagi ditanyain”.
“Apa mungkin dia marah karena aku gak angkat telfon ya? tadi aku tu sibuk banget nyariin rujak buat istri si boss terus sampai rumah ketiduran. Udah gitu tiba-tiba aja Mbak Eve dan rombongan dateng lagi kelar sudah” jelas Arya panjang lebar.
“Ya jelaslah, cewek kan memang sensitif. Seharian gak dikabarin pasti kesal. Sana telfon sekarang” titah David.
“Gak bisa bro, sudah aku coba gak bisa. Pesannya malah centang satu”.
Mendengar itu langsung saja tawa David pecah.
“Di blokir itu namanya, parah parah” kata David masih dengan tawanya.
Arya tercengang. Tidak menyangka Tiara sampai memblokirnya hanya gara-gara hal sepele menurutnya.
“Tiara bukan kekanakan seperti itu Dav, tidak mungkin dia sampai memblokir hanya karena aku tidak mengangkat telfonnya”.
“Kita kan tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, itu hanya asumsi ku saja. Apa perlu aku mengejarnya sekarang? Mumpung masih disini”.
“Memang kamu dimana?”
.
“Di Mall, Tiara belanja banyak banget sendirian, wajahnya jutek banget.” kata David melebih-lebihkan.
“Aku minta tolong ya Dav, kamu bantuin aku jadi perantara” mohon Arya.
“Sip boss, tapi tidak gratis” jawab David penuh maksud.
Arya yang sudah tahu maksud arah pembicaraan David pun mengiyakan.
Bersambung...
sukses ya outhor
Arya ke Tiara
apa Tiara ke Arya 🤭
sukses selalu thor..semangat..
lanjut yg baru thor💪💪
bahagia selalu tiara arya..
lanjut thor
semangat lanjuut thor..
semakin bucin akut..
lanjut up thor💪💪
semangat bahagia tiara arya😙
lancar sampai lahiran😙..
aq dulu menikah juga baru hamil tahun kedua...
semangat lanjut thor..
semoga arumi tulus minta maafx..
semangaat buat kalian berdua..