Indonesia
NovelToon NovelToon
Satu Imam Dua Makmum

Satu Imam Dua Makmum

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Mengubah Takdir
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: Adiba Aza hra

Bagi Azam, satu-satunya wanita yang berhak bersandar di bahunya hanyalah Aira Humaira, istri sekaligus sahabat sejatinya.Namun, sebuah kesalahan yang tak di sengaja.kini berubah menjadi hantu yang menuntut penebusan. Safira kini hidup sebatang kara dan hidup menderita akibat kelalaian Azam. Ketika uang tak lagi mampu membasuh rasa bersalah, Aira justru menyodorkan madu pernikahan sebagai jalan keluar."Aku ikhlas, Mas..." kata-kata Aira terdengar tegas, meski hatinya sendiri hancur.Terjebak di antara tuntutan istri yang dicintainya dan penolakan hatinya untuk mendua, keputusan apa yang akan diambil Azam? Siapkah Aira menyaksikan suaminya bersanding dengan wanita lain, ketika ego dan rasa bersalah bertabrakan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adiba Aza hra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 Ketika Rahasia Menjadi Kebencian

Setelah beberapa menit Andika menangani Aira, akhirnya dokter muda itu keluar.

"Gimana keadaan Aira, Dik?" tanya Azam tak sabar.

Andika menghela napas lega, lalu menepuk pundak Azam.

"Alhamdulillah, Aira sudah melewati masa kritisnya. Untuk sekarang lo belum boleh masuk," kata Andika santai.

Tak lama kemudian, Dokter Risma keluar.

"Terima kasih kerja samanya, Dokter Andika. Anda begitu luar biasa," puji Dokter Risma.

Andika mengangguk, lalu tersenyum ramah kepada Dokter Risma. Azam memeluk Andika sekilas, pertanda laki-laki itu mengucapkan beribu-ribu kata terima kasih.

"Ini kunci kamar hotel buat elo, Dik. Gue juga udah beliin tiket buat elo, terserah lo mau berangkat kapan. Dan tentunya udah gue transfer, ya. Thanks udah nyelamatin Aira," kata Azam lalu menjabat tangan Andika.

Setelah kepergian Andika, Hanum dan Bu Nilta datang.

"Gimana, Nak, keadaan Aira? Tadi Ibu ketemu sama Andika," kata Bu Nilta khawatir.

Azam tersenyum melihat kepedulian dan ketulusan sang ibu terhadap menantunya.

"Alhamdulillah, Bu, Aira sudah melewati masa kritisnya. Hanya saja belum boleh ditemui," kata Azam lega.

"Alhamdulillah," kata Bu Nilta dan Hanum kompak.

Tanpa mereka sadari, Kinan melihat mereka yang terlihat begitu sayang dan peduli dengan Aira, sampai-sampai melupakan keberadaannya yang juga terluka.

"Benar kata Ayah, gak seharusnya aku tahu siapa ayahku sebenarnya," kata Kinan penuh kebencian, lalu bergegas kembali ke dalam kamarnya.

"Kamu dari mana, Nak?" tanya Ayah Fikri saat melihat Kinan berjalan perlahan menuju tempat tidur.

Kinan tersenyum lalu menggeleng pelan.

Di sisi lain, Safira sedang dicaci maki oleh calon ibu mertuanya.

"Kasihan sekali Adam punya calon istri yang gak enak dilihat, memuakkan saja!" kata Bu Riya judes.

"Kok bisa gitu loh anak saya suka sama cewek kampung kayak kamu?!" kata Bu Riya yang selalu saja menyalahkan Safira.

"Bu, Ibu kenapa sih sama Safira? Safira salah apa sama Ibu? Safira gak ada pelet Bang Adam, Bu! Bang Adam sendiri yang melamar Safira," kata Safira bergetar.

PLAK!

Bu Riya melotot. "Kamu ini gak tahu diri! Cewek kampungan! Gak modis, gak gaul, malu saya, malu!" kata Bu Riya penuh emosi.

Adam yang baru datang langsung membantu Safira untuk berdiri.

"Ibu ini apa-apaan, Bu? Safira itu pilihan Adam, dan Adam gak akan pernah ninggalin Safira," kata Adam lalu mengajak Safira keluar rumah.

"Doain Mas ya, Dek. Insyaallah minggu depan kita akan menikah dan Mas gak akan menunda lagi pernikahan kita," kata Adam tulus, yang langsung diiyakan oleh Safira.

Lima jam sudah sejak Andika menangani Aira, akhirnya Aira sadarkan diri. Perempuan itu menatap dengan tatapan kosong, terlihat sekali dia sedang ketakutan.

"Ayah... Mas Azam..." lirih Aira yang meringkuk ketakutan.

Dokter Risma yang melihat hal itu langsung memeriksa kondisi Aira yang mengalami trauma berat.

"Syukurlah kamu sudah sadar, Aira," kata Dokter Risma lembut.

Aira mencengkeram kuat tangan Dokter Risma. "Mas Azam mana, Dok? Mas Azam mana? Hiks..."

Dokter Risma menyuruh asistennya untuk memanggil Azam dan Ayah Fikri.

Azam yang masih setia menunggu di ruang tunggu langsung bergegas masuk saat asisten Dokter Risma memperbolehkannya untuk masuk ke dalam. Azam memeluk erat namun lembut tubuh rapuh Aira. Perempuan itu menangis tersedu-sedu di dalam pelukan suaminya.

"Aku gak mau Kinan, Mas... Hiks... Aku gak mau ketemu sama Kinan," isak Aira. Tubuh mungilnya gemetaran.

Azam menatap Dokter Risma, meminta penjelasan.

1
Adiba Azahra
waaaah makasih kakak semoga makin suka nih yha sama cerita nya 🌸
Adiba Azahra
Halooo 😍
Saddam Husein
👍
Mimin Ridwan
Kaakkkkkk aku mampir lagi nih 😍👍
mey
Meoowww🐱
Adiba Azahra: 😂 😂 😂 🌸🌸🌸😁😁😁😍😍😍😊😊😊🙏🙏🙏
total 1 replies
Mimin Ridwan
Ceritanya Bagus dan penuh kejutan 😁😘🥰 terus lanjut kak 👍🌸❤️
Adiba Azahra: Siap kaka 🙏😊😍🌸👍😁 😍😍😍
total 1 replies
Mimin Ridwan
Maaf kak jadi jarang baca sampe sampe udah bab 74 aja 🙏😍👍 terus semangat kak setiap ada waktu pasti aku sempatkan buah simak bagus banget soalnya 😍👍
Adiba Azahra: Makasih banyak kaka udah suka sama cerita aku gak papa yaa kak kalau baca pas ada waktu luang aja 😊 makasih banget karena kaka suka itu aja udah bikin aku makin semangat loh 😊🙏😍🌸
total 1 replies
Nadia Hendriana
Vito kampret
Adiba Azahra: 👍😁😍🌸😊 halo kaka
total 1 replies
Nadia Hendriana
Wowwww lanjutkan thor
Nadia Hendriana
🤣🤣🤣🙏
Nadia Hendriana
Nah nah kok udah naruh bawang aja thor
Nadia Hendriana
Plis bikin romantis plus bucin tingkat akut Thor 👍😍🤭
Nadia Hendriana
Pengen dong punya suami kyk azam haha🤣🤣🤣🤣
Nadia Hendriana
Pengantin baru mah bebas 🤣
Nadia Hendriana
👍😍
Redmi
Lanjut kan boskuu👍😎
mey
kak, jangan lupa mampir ya di karya aku, si dingin jatuh cinta
Adiba Azahra: Siap kaka aku makasih ya udah mampir 🙏😍🌸
total 1 replies
mey
uwaaa😍, Azam nya ga mau bilang dia lagi cemburu kah itu? 😍🤭
Adiba Azahra: Makasih yha kaka udah mampir semoga suka sama ceritanya semangat terus juga buat kakaknya 🙏😍🌸
total 1 replies
mey
halo kak aku mampir nih😍
Adiba Azahra: Halo kaka Makasih yaaa 🙏🌸😍
total 1 replies
Redmi
Kalau sampe perempuan kyk Aira dendam berarti emng udh kelewatan jahat bener sh pdhl. dia jg perempuan 😡
Redmi: Lagi seru seru nya nih kak 👍😎 lanjut terus pokoknya kak 👍😎
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!