Masih dalam masa berkabung karena ayah dan semua saudara laki-lakinya gugur di medan perang. Bai Ningyuan, putri sulung jenderal Bai harus menerima kenyataan pahit yang sangat menyakitkan.
Putra mahkota, suaminya telah diangkat menjadi kaisar. Tapi titah pertama yang kaisar itu tulis adalah menurunkan pangkat Bai Ningyuan menjadi selir.
Tangan Bai Ningyuan gemetar, suaminya telah menjadikannya selir. Karena harus mengangkat putri perdana menteri Su menjadi permaisuri.
"Nyonya, silahkan berkemas. Dan pindah dari istana timur ini menuju istana Hanzi!" seru Kasim Wang.
"Nyonya..." pelayan di sisi Bai Ningyuan tampak sedih, matanya sudah berkaca-kaca.
"Lin'er, bereskan barang. Yang mulia ingin aku menjadi selir... " Bai Ningyuan terkekeh lirih, "maka aku akan menjadi selirnya!"
'Xuan Pingyan! jangan menyesali keputusanmu ini!' geram Bai Ningyuan dalam hatinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 29
"Nyonya, kondisi nyonya pertama sangat mengkhawatirkan, nyonya jenderal memintaku datang mencari Nyonya. Nyonya, bisakah nyonya membawa satu tabib dari istana? di luar benar-benar tidak ada yang bisa membantu kediaman jenderal!"
Pengawal itu bahkan bicara dengan suara setengah lirih. Mungkin jika dia bukan pengawal yang berasal dari kediaman jenderal, yang harus memang tegar dan tidak boleh putus asa dan menyerah dengan mudah. Pengawal itu pasti akan menangis.
Bai Ningyuan bisa melihatnya, tangannya gemetaran. Dan wajahnya sangat pucat. Mungkin pengawal itu bahkan berlari dari gerbang istana sampai di istana Harem ini tanpa berhenti. Sebab kuda dari luar istana memang tidak diijinkan masuk.
"Kamu, duduk di sini sebentar! aku akan pergi ke rumah sakit istana. Lin'er ambilkan dia minum dan kain untuk menyeka keringat!"
"Baik nyonya"
"Terima kasih nyonya"
Bai Ningyuan bergegas menuju ke rumah sakit istana. Letaknya tak jauh kalau dari istana Guihua. Wajahnya juga tampak panik, Bagaimana pun nyonya pertama keluarga Bai adalah kakak iparnya yang sedang mengandung satu-satunya keturunan keluarga Bai. Satu-satunya penerus keluarga Bai. Sebab putranya telah diakui oleh keluarga Xuan.
Bai Ningyuan melangkah dengan langkah cepat, dia adalah seorang prajurit. Bahkan saya langkah cepatnya setara dengan kecepatan tiga kali langkah cepat Lin'er.
Rumah sakit istana sudah ada di depan Bai Ningyuan. Hanya tinggal berjalan beberapa meter lagi dan dia akan sampai di sana. Sayangnya sebelum dia bisa masuk ke gerbang rumah sakit istana, rombongan perdana menteri Su lewat di depan rumah sakit istana itu.
"Berhenti!"
Suara perdana menteri Su membuat Bai Ningyuan berhenti. Bai Ningyuan segera menoleh, dari wajah tengil pria tua itu. Sepertinya bukan hal baik yang akan Bai Ningyuan dengar selanjutnya.
"Mau kemana selir mulia Zhao?" Tanya perdana menteri Su.
Bai Ningyuan sebenarnya sangat enggan. Pria di depannya itulah yang telah mencuri semua gelar kehormatan dan segala macam penghargaan untuk ayahnya dan untuk keluarganya. Si licik yang memang sangat serakah. Dan rasanya, Bai Ningyuan ingin mencabut pedangg yang ada di tangan salah satu pengawalnya dan menusukkan tepat di jantung Perdana menteri Su.
"Sombong juga harus tahu status selir mulia. Aku adalah perdana menteri kerajaan Huaming ini. Setahuku meski kamu adalah selir mulia, kamu juga masih tetap harus memberi salam hormat padaku!"
Tangan Bai Ningyuan terkepal. Tapi, dia tidak bisa membuat masalah saat ini.
"Salam pertama menteri! aku ada urusan lain. Permisi!"
Bai Ningyuan segera pergi setelah setengah mati menahan emosi karena harus memberi salam pada orang yang paling dia benci setelah Xuan Pingyan.
Setelah Bai Ningyuan masuk ke dalam rumah sakit kerajaan. Pengawal perdana menteri Su segera mendekat, karena tangan perdana menteri Su mengisyaratkan agar pengawal pribadinya itu mendekat.
"Ada urusan apa dia di ruang sakit istana, selidiki!"
"Lapor tuan perdana menteri, tadi ada laporan dari pengawal tuan menteri utama Li. Kabarnya kakak ipar selir mulia akan melahirkan. Tapi dia sudah bekerja sama dengan penasehat kanan dan penasehat kiri, supaya tidak ada tabib yang bisa di panggil ke kediaman jenderal. Mereka sudah mengancam semua rumah sakit, kalau masih ada yang datang ke rumah jenderal. Maka rumah sakit mereka akan ditutup!" jelas pengawal itu.
Perdana menteri Su yang mendengar itu tertawa senang.
"Ha ha ha, ternyata mereka memang sudah tahu apa yang harus mereka lakukan! tidak perlu lagi aku komando! bagus! jangan biarkan keturunan terakhir keluarga Bai itu lahir dengan selamat. Begitu selir mulia menemukan tabib, persulit jalannya keluar gerbang istana!" kata Perdana menteri Su yang memang ingin menyusahkan Bai Ningyuan.
"Baik tuan" kata pengawal itu patuh.
Rombongan perdana menteri itu pun pergi meninggalkan tempat itu. Tapi anak buahnya segera berpencar ke semua gerbang yang bisa dilewati oleh Bai Ningyuan nanti. Mereka sungguh akan mempersulit Bai Ningyuan dah dokter itu agar tidak bisa keluar dari istana telat waktu.
Di dalam rumah sakit, Bai Ningyuan menggunakan statusnya sebagai selir mulia Zhao untuk membawa Tabib He keluar membantu kakak iparnya.
Tabib He bergegas menyiapkan semua peralatannya dan pergi bersama Bai Ningyuan. Mereka berjalan ke istana Guihua, karena Bai Ningyuan akan naik kereta bersama dengan Tabib He menuju ke luar istana dan ke kediaman jenderal Bai.
Tapi ketika dia hampir sampai ke istana Guihua, Lin'er yamg sudah menunggu Bai Ningyuan segera berlari ke arah majikannya itu.
"Nyonya... mereka membawa kereta kuda istana Guihua! bahkan semua kuda di belakang di bawa!"
Tangan Bai Ningyuan terkepal. Jelas semua ini adalah sebuah konspirasi. Dia baru saja bertemu dengan perdana menteri Su. Dan semuanya jadi kacau seperti ini.
"Tabib He, tunggu di sini. Aku akan menemui yang mulia kaisar!"
Bai Ningyuan tak menunggu siapapun menjawab ucapannya. Dia bahkan segera berbalik dengan cepat dan berlari ke arah istana kekaisaran.
Dengan nafas terengah-engah, Bai Ningyuan menuju ke ruangan pribadi kaisar.
"Nyonya..." Kasim Wang menghadang Bai Ningyuan yang ingin membuka pintu ruangan itu.
"Kasim Wang, aku harus bertemu dengan yang mulai. Kakak iparku akan melahirkan, pinjamkan aku kereta istana..."
"Berani betul kamu mau pinjam kereta istana? kereta itu milik kaisar, dan hanya permaisuri dan ibu suri yang bisa menaikinya!"
Tangan Bai Ningyuan terkepal. Itu suara Su Qingyue.
"Nyonya, di dalam ada ibu suri. Ada pangeran muda juga, ibu suri memanggil yang mulia permaisuri..."
Bai Ningyuan mengangkat tangannya. Sudah pasti yang berada di dalam itu tidak akan bisa di ganggu.
Bai Ningyuan segera berbalik, dia melihat pergi. Pangeran Ziyu mungkin bisa membantunya, dia akan pergi ke tempat pangeran Ziyu saja.
Bai Ningyuan melirik ke arah ruangan yang baru saja dimasuki oleh Su Qingyue itu.
'Xuan Pingyan, jangan biarkan rasa benciku padamu lebih dari ini! aku benar-benar bisa menghabisi mu!' batin Bai Ningyuan yang merasa begitu kecewa pada suaminya.
Kenapa disaat dia membutuhkan pria itu, pria itu bahkan tidak ada untuk sekedar melihatnya.
Bai Ningyuan berlari ke kamarnya, dia menyalakan suar yang diberikan oleh pangeran Ziyu padanya. Kalau dia butuh bantuan, maka pangeran Ziyu akan segera datang.
"Nyonya, bagaimana ini?" tanya pengawal dari kediaman Bai.
Dan tak lama kemudian, dia buah kuda datang dari arah barat.
"Ning'er... Nyonya selir mulia. Aku sudah mendengarnya, aku akan bawa tabib He ke kediaman lebih dulu. Sebentar lagi kereta kuda dari istanaku sampai. Kamu bisa menyusul!"
Bai Ningyuan mengangguk cepat. Pangeran Ziyu membawa tabib itu dan pergi dengan kudanya dengan begitu cepat.
Bai Ningyuan menatap istana di belakangnya. Matanya merah. Kebenciannya semakin bertambah.
***
Bersambung...
Permaisuri udah capek² cari perhatian pun, masih juga di abaikan.. 🤭
Dia tak tahu, bahkan jika dia berhasil tidur dengan kaisar, Permaisuri tak akan punya keturunan..
👧🏻 :"Ape abang.. Ingat ya, dedek selir mulia.. "
🧔🏻 :"Abang mencintaimu Ning'er.. "🤤
👧🏻 :" Dihh.. Lap dulu tuh ilerrr woyy.. "🫢
Agar tak ada yg mempersulit mu untuk datang & pergi..
Kena kan dikit tuh pedang ke lehernya, biar cacat tuh kulit nya Permaisuri Su.. 🤭
kelakuanmu aja macam a Su , Bai terus yang kau salahkan dan jadi pelampiasan 😔
boleh tanya gak sama teman teman disini, aku kan baca neh, tapi aku gak bisa nge like cerita ( dan ada tulisan akun aku di blokir) itu kenapa ya.. padahal aku gak pernah ngelapor atau ngeblok loh tapi ko aku gak bisa koment itu cerita.. padahal bagus loh cerita dia.. selama ini aku baca baik baik aja.. ko di dia aku d blok ya.. sedih..
makasih teman semua udah dengerin curhatku...
semangat kaka othor nulisnya😍😍😍😍
Kenapa hanya Kaisar yg kau buat mandul..?
Andai saja jika kau ingin menaburkan racun di sumur kediaman Perdana Menteri itu, aku bisa membantu mu selir Bai.. 🤧
Termasuk tabib², tujuan nya untuk mempersulit Bai Ningyuan sebagai selir istimewa..
Begitulah intrik yg terjadi di dalam kehidupan dunia kerajaan..