Indonesia
NovelToon NovelToon
Wanita Yang Kubuat Cacat

Wanita Yang Kubuat Cacat

Status: tamat
Genre:Orang Disabilitas / Cinta Seiring Waktu / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:526.5k
Nilai: 5
Nama Author: Yutantia 10

"Salah satu kakinya diamputasi setelah ditabrak sebuah mobil 8 tahun silam. Sayangnya, mobil itu kabur, CCTV rusak." Kenan tersenyum getir, seolah hal itu sudah biasa terjadi jika pelakunya orang-orang berduit. "Ada saksi yang mengatakan jika yang menabrak Ilona adalah mobil sport warna merah, tapi..." Ia kembali terkekeh. "Beberapa hari kemudian, kesaksiannya berubah. Entahlah."

Mendengar itu, tubuh Elang seketika mengalami tremor. Jantungnya berdebar kencang, dan keringat dingin mulai membasahi tubuhnya.

Semoga saja ini hanya kebetulan. 8 tahun yang lalu, Elang menabrak seseorang saat dini hari, sepulang dari party kelulusan SMA bersama teman-temannya. Kondisinya setengah mabuk saat itu. Karena takut, di tambah kondisi jalanan yang sepi, ia langsung kabur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutantia 10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 4

Bermula dari akun instagram Kenan, ke akun Eliana, hingga akhirnya Elang menemukan yang ia cari. Akun milik Ilona.

Bio Instagram Ilona cuma satu baris: _"Minggu pagi di Taman Kota. Jam 6.30 WIB. Ketemu aku dan buketku ya."_

Dan Minggu pagi, masih jam 6.10 WIB, Elang sudah sampai duluan di taman. Udara masih dingin, embun masih di rumput. Namun beberapa orang sudah terlihat sibuk berolah raga. Ia yang memakai celana training, kaos plus jaket serta sepatu, segera berlari di trek joging yang ada di taman. Putaran pertama, ia masih belum melihat Ilona. Putaran kedua, akhirnya ia melihat gadis itu. Langkahnya terhenti.

Ilona sudah di sana, tidak di atas kursi roda, tidak juga memakai tongkat. Ia berjalan, membawa sebuah keranjang rotan berisi beberapa buket bunga. Sekilas terlihat normal, seperti orang lainnya. Namun jika diperhatikan baik-baik, langkahnya terlihat kurang natural. Gadis itu memakai kaos oversize dan rok panjang. Dan dibalik rok panjangnya itu, ia yakin ada kaki prostetik yang disembunyikan.

Ilona menjajakan buket bunganya. Ia selalu memakai kaki prostetik saat jualan meski rasanya sedikit kurang nyaman. Ia ingin orang melihat bunganya, menghargai hasil karyanya, bukan membeli karena kasihan padanya. Ia benci pada tatapan kasihan orang-orang.

Elang menarik nafas dalam, lalu membuangnya perlahan. Ia berlari ke arah Ilona dengan jantung berdebar kencang.

Delapan tahun kabur. Hari ini ia yang datang sendiri, menghampiri orang yang dulu ia tinggalkan dalam kondisi tergeletak di aspal jalan.

"Ilona," sapanya pelan, sedikit ragu.

Ilona menoleh. Matanya menyipit, berusaha memastikan laki-laki yang memanggilnya, takut salah orang. Ia lalu tersenyum. "Temannya Kenan ya?"

Elang mengangguk. Berada di dekat Ilona, membuatnya gugup. "Iya. Ternyata kamu masih ingat. Aku Elang." Ia mengulurkan tangan.

"Ilona." Menyebut nama sambil menjabat tangan Elang. "Ah, kamu sudah tahu namaku. Dan sebenarnya aku juga sudah tahu nama kamu."

"Benarkah?"

Ilona mengangguk. "Hari itu aku mencari kamu."

Deg

Elang kaget. Mungkinkah Ilona tahu tentang dia? "Me, mencari?"

Ilona mengangguk. "Aku ingin mengembalikan jas kamu, tapi kata Kenan kamu sudah balik ke Jakarta."

Elang bernafas lega.

"Aku titipin Kenan, tapi dia tidak mau," lanjut Ilona. "Katanya buang aja, kamu gak butuh, duitnya banyak, bisa beli lagi." Ia terkekeh.

"Oh.." Elang tersenyum kaku. di depan Ilona, ia masih belum bisa bersikap seperti tidak pernah terjadi sesuatu. Rasa bersalah itu, terus membuatnya gelisah.

"Tapi tenang aja, masih aku simpan kok jasnya. Kamu kasih alamat, nanti biar aku kirim ke alamat kamu."

Elang menggeleng. "Gak usah."

Ilona tersenyum. "Ternyata benar kata Kenan, kamu gak butuh."

"Bukan, bukan karena itu. Tapi...kalau kamu gak keberatan, biar aku ambil ke rumah kamu aja." Elang penasaran dengan kehidupan yang dijalani Ilona selama ini. Ia memperhatikan keranjang rotan yang dibawa Ilona, lalu turun ke kakinya.

"Kenapa?" Ilona merasa tatapan Elang seperti tak biasa. "Aku pakai kaki prostetik." Mengangkat sedikit roknya ke atas. "Hari itu saat di resepsi El dan Kenan, kaki prostetikku rusak, jadi aku tidak bisa memakainya. Padahal aku sudah bersiap untuk menjadi bridesmaid," ia tersenyum getir.

"Kamu...jualan bunga?" Tatapan Elang kembali ke keranjang rotan di tangan Ilona.

"Oh ini." Ilona menunjukkan keranjangnya. "Jualan kecil-kecilan. Buat nambah-nambah. Kalau cuma ngandelin pesenan orang, rasanya...Intinya aku pengen nambah penghasilan. Gak ada salahnya kan, menjemput rezeki? Salah satu kakiku memang sudah hilang, tapi bukan berarti, semangat hidupku hilang juga."

Elang mengangguk sambil menunduk. Kata-kata Ilona seperti tamparan untuknya. Ia merasa kecil sekali di hadapan Ilona. Gadis itu telah kehilangan kakinya, tapi masih begitu semangat menjalani hidup, bahkan kekurangan tidak membuatnya terpuruk, ia tetap melanjutkannya hidup, mencari rezeki. Sementara dia, bagaimana bisa 8 tahun lalu begitu miskin hati nurani. Alih-alih membawa ke rumah sakit, malah meninggalkannya begitu saja.

Hening. Canggung.

Elang menatap keranjang itu, lalu menatap Ilona.

"Butuh... butuh bantuan nggak? Maksudnya, buat nawarin ke orang."

Ilona kaget. "Hah?"

"Aku nggak bisa diem aja liat kamu keliling sendiri," lanjut Elang cepat. "Anggap aja... olahraga pagi."

"Kamu yakin?" Ilona masih seperti tak percaya. Kata Kenan, Elang itu anak orang kaya. Apa iya, anak orang kaya mau keliling jualan bunga?

Elang mengangguk cepat.

Ilona menimbang. Lalu ia tertawa kecil. "Boleh sih. Tapi kamu nggak malu?"

Elang mengusap tengkuk, tersenyum canggung. Entah dapat ide darimana tadi dia menawarkan diri. Kalau ditanya malu atau tidak, tentu ia malu. Tapi terlambat untuk menarik kata-katanya, Ilona menyerahkan 3 buket padanya.

"Coba 3 dulu. 50 ribu masing-masing. Kalau ada yang nawar, mentok 40. Dibawah itu jangan dikasih."

Elang mengangguk faham, lalu mulai berpencar dengan Ilona.

Jam 06.45, taman mulai ramai. Selain banyak anak muda yang joging, bapak-bapak dan Ibu-ibu tidak mau ketinggalan, mereka jalan kaki sambil menikmati mentari pagi yang bagus untuk kesehatan. Selain dua generasi tadi, banyak juga anak-anak.

Bukannya menawarkan bunga, Elang malah membisu. Ia bingung, berkali-kali menoleh ke arah Ilona, melihat gadis itu bersemangat sekali menawarkan jualannya.

Ayo Lang, lo pasti bisa.

Awalnya Elang kaku saat menawarkan pada sepasang suami istri. Selain suaranya, tangannya yang memegang buket juga gemetar, tapi ia sudah terlanjur menawarkan diri untuk membantu. Ia tak boleh kembali dengan 3 buket yang belum laku sama sekali.

Muka Elang memerah, jangankan menjawab tawarannya, sepasang suami istri itu sama sekali tak menghiraukannya, melihat pun tidak, terus berlari seolah ia tak kasat mata.

"Mbak... mau beli bunga? Buat... buat di rumah." Elang kembali menawarkan pada dua orang gadis muda yang sedang joging.

Kedua gadis itu sama-sama menggeleng. Penolakan kedua membuat ia hampir putus asa. Ia menoleh ke arah Ilona, yang kebetulan menghadap ke arahnya.

Dari kejauhan, Ilona tersenyum sambil melambaikan tangan pada Elang. "Semangat!"

Elang tersenyum kecut. Ia kembali menawarkan bunganya, namun lagi dan lagi ditolak. Ia menatap buket di tangannya, sudah hampir 1 jam, tapi tak satu pun buket terjual.

Jam 08.00, sesuatu berubah.

Ada anak kecil narik tangan ayahnya. "Ayah, beliin bunga untuk Ibu. Besok Ibu ulang tahun."

Seperti mendapatkan angin segar, Elang langsung membungkuk di depan bocah perempuan itu. "Ini ada mawar putih. Wangi. Ibu kamu pasti suka."

Laku.

Elang menatap uang 30 ribu di tangan, karena tadi ia memberikan diskon. Ilona bilang harga mentok 40, biarlah, nanti ia yang nombokin, yang penting laku. Ternyata sesusah ini mencari uang.

1
Ila Lee
alhamdulillah akhirnya selesai juga baca kisah elang dan ilona😍😍😍 akan aku baca karya mu thor/Heart//Heart//Heart//Heart//Heart/
Mamah Dini11
kok udh tamat padahal blm beranak pinak tuh pengantin nya. lggi seru2nya ,ya udh terimakasih thor cerita nya bagus keren ,sehat slalu thor semangat dn terus berkarya🙏🙏💪💪👍👍
Mamah Dini11
mau buka seggel si elang pakai perasaanmu dn hatimu , tpiii lgsung bekerja kalian gk mau mandi dulu gitu seharian kalian di pelaminan lengket tau, 😄😄😄 oooohhh mungkin lgsung mandi keringat aja , lanjuuuuuuttttt 🤭😄😄😄
Mamah Dini11
selamat berbahagia buat kamu illona dn elang srmoga samawa ,🙏 maaf gk bisa datang karna gk di undang 🤭🤭🤭🤭🤭😄😄😄😄😄😄, cepet bikin kecebong2 nya biar rame suasana rumah kalian 👍👍
Mamah Dini11
tenangkan dirimu lang ayo tdk akan terjadi apa2 semangat lang 💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Mamah Dini11
alhmdulilah akhirnya yg di tunggu2 tiba juga , makasih illona sudah menerima niat baik elang dn kluarganya , jgn lama cepetin hari H nya , undangan nya jgn lupa lang kan kita2 udh doain. kmu bareng2😄😄 udh gk sabar nunggu elang meratukan illona,, semoga ke bahagian bersama kalian,👍👍
Mamah Dini11
ayo lang cepet. jgn sampai ke duluan si duda tuh punya anak lgi, nanti ngerepotin illona anaknya , kmu siihh banyak mikir , baru lihat illona sm si damar lgsung ngacir , takut di pelihara , kapan kmu matang nya , mentah terus ,aku dukung ya lang semoga lamaranny di terima tdk ada hambatan apapun di lancarkan semuanya , sampai bersanding di pelaminan ,tpiii. jgn lupa. undang kita2 ya🤭💪💪💪💪💪💪👍👍👍👍
Humaira
terima kasih juga buat kak othor 🩷🩷
Mamah Dini11
yg itu gengsi yg ini gengsi , mau nya apa si kalian , ngalah doong yg. satunya , biar cepet clar cerita kalian, ayo illona temui. elang gk. apa2 kmu duluan , elang kan lgi jadi banci 🤭 dia takut kmu ada kbr lgi. deket sm duda , blm tentu benar kan ill dia udh payah. ah gk seru kalau sm2 berpikirnya kejauhan, pliiisss ill temui elang yah pancing duluan sm kmu 🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Gia Nasgia
Happy forever Elang Ilona 😍🥰🥰 terimakasih kakak Tia untuk semua karya mu🤗🫶👍💪lanjut dgn Aa Budi dan neng Jena 😍
Mamah Dini11
elang kenapa kmu jadi cemen sekarang ,dulu ngejar2 ilona sampai segitunya, kmu udh bebas lang ayo tunjukan dirimu dan mana janji2mu ,gentlmen jgn dulu percaya kbr yg blm nyata , kmu harus dengerin omongan illona baru percaya , kita udh gk sabar lihat kmu membina rumah tangga sm illona dn kmu akan jaga illona seumur hidupmu , ayo lang semangat💪💪💪💪💪💪💪
Ila Lee
mula dari harini Jun ada rasa malu lagi Olona kerana elang akan melihat semua yg ada di diri mu jdi sanrai2 ayer jalani peranan sebagai seorang isteri elang🤭🤭🤣😍😍😍
Cinta Rodriques
kok tamat thour...blm punya anak???
Ila Lee
akhirnya mereka bersatu menjadi suami isteri bait masa lalu terus berlaku masa ini hanya fikirkan masa depan yg mungkin lebih sempurna dalam rumah tangga/Heart//Heart//Heart//Heart/
Diana Fitri.N
terimakasih sudah menemani hari-hari ku dengan karya mu kak, semangat selalu🥰
Hani Ekawati
Iya siap Thor, kisah Jena dan Budi juga tak kalah mendebarkan 🤭 kesel sama si Juwita dan Naura 😂 kalau dulu di kisah Nisa dan Ojan, si Naina sama si Sandi yang nyebelinnya minta ampun 😂 Tapi jujur Thor, aku lebih greget ke kisah Nisa dan Ojan, penasaran anak kembar mereka.☺️
Septi
terimakasih juga untuk cerita nya. semangat terus berkarya 💪🏻
Mamah Dini11
semoga 4 thn itu di percepat sm author nya, dn elang Bener2 membuktikan ke tulusan hatinya , dan illona sabar menantinya 🤭
Ummah Intan
kasih bonchap dong Thor..ga kebayang wanita seperti Ilona hamil dan melahirkan
Akhila Davina
terimakasih untuk ceritnya ❤️❤️❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!