Indonesia
NovelToon NovelToon
RENTAL ISTRI

RENTAL ISTRI

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Nikah Kontrak / Obsesi / Romansa / Tamat
Popularitas:19.2k
Nilai: 5
Nama Author: Humairah_bidadarisurga

Rangga terpaksa memilih memakai Jasa Rental Istri untuk ia nikahi dalam waktu dekat.

Ia tak punya pilihan lain dari pada harus di jodohkan dengan wanita pilihan kedua orang tuanya.

Hatinya masih beku dan tertutup karena di kecewakan oleh mantan kekasihnya yang tiba -tiba meninggalkannya demi pria kaya.

Tapi, siapa sangka, wanita yang di pesan melalui biro jasa itu adalah mantan kekasihnya sendiri.

Lalu, bagaimana Rangga mengetahui hl ini? Apakah pernikahan kontrak ini akan di lanjutkan? Atau Rangga memilih wanita yang akan di jodohkan oleh kedua orang tuanya.

Follow Ig @bidadarihuma

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Humairah_bidadarisurga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TAK ADA RESPON

Dengan mesra Rangga menuruni anak tangga sambil mennggandeng Dewi yang terlihat sempurna kecantikannya.

Mama Rania tersenyim dati bawah. Senang sekali melihat pasangan baru yang terlihat bahagia di pagi hari. Sudah di pastikan, gencatan senjata tadi malam terbilang sukses dan aman terkendali.

Papa Roki hanya mengukum senyum melihat anak dan menantunyabterkihat ceria di pagi hari.

Begitu juga dengan Atta. Ia melirik sekilas. Ia benci dengan situasi ini. Ia juga menyukai Dewi.

Sampai di ruang makan. Rangga sengaja bersikap manis dan memanjakan Dewi hingga membuat Atta semakin cemburu dan panas.

"Duduk sebelah sini, Sayang," titah Rangga kepada Dewi sambil membukakan satu kursi makan untuk istrinya.

Dewi menurut dan duduk di kursi yang telah di persiapkan oleh Rangga secara khusus.

Rangga sengaja melirik Atta yang mulai tak tenang duduk di dekat sang aduk yang malah terus menggodanya.

"Kok pagi ini kesiangan? Lelah ya?" goda Mama Rania sambil tertawa kecil. Ia melempar senyum ke arah Papa Roki, suaminya.

"Kalian gak mandi basah? Kok rambutnya aman terkendali," ucap Papa Roki dengan suara lantang.

Deg ...

Ucapan itu bukan sekedar godaan atau lelucon konyol kedua mertuanya pada anak dan menantunya. Tapi ada harapan tersembunyi di sana.

"Ekhemmm anu Pah ...." jawab Dewi gugup. Semua malah siena dari oraknya. Rangkaian katan yang tadi sudah mau terucap dari bibirnya hilang begitu saja tanpa ada huruf yang tertinggal dan Dewi mulai bingung jarus menjawab apa.

Satu tangan Dewi langsung di genggam Rangga dan di usap pelan untuk mengurangi rasa bingung dan rasa gugupnya saat ini di depan kedua orang tuanya.

"Istri cantikku itu begitu sempurna. Dia malu kalau rambut panjangnya masih basah betmrtemu Mama dan Papa. Makanya langsung di hair dryer biar tetap berombak ikal sepeeti ini. Hemmm ... rambutnya wangi sekali. Kamu bahagia kan sayang tadi malam? Bukankah kamu berteriak dan mendesah terus bilang puas?" ucap Rangga sambil menekan pelan punggung tangan Dewi untuk memberikan kode.

Dewi melirik ke aeah Rangga yang juga menatap dirinya.

Lalu dengan senyum merekah menjawab, " Kamu memang hebat suamiku."

Ting ... Krek ...

Atta langsung meletakkan sendiok makannya di atas piring dengan keras. Saraoan paginya belum selesai. Nasi goreng buatan Mama Rania selalu ia nikmati dan di habiskan tanpa bersisa.

Tapi pagi ini kisah cinta sok romantis antara Dewi dan Rangga membuat Atta muak melihatnya. Terlalu lebay. Atta bangkit berdiri dari duduknya dan berpamitan.

"Atta berangkat!!" ucapnya dengan suara agak keras dan lantang.

Atta langsung berjalan menuju keluar rumah sambil mengambil.tas kerjanya tang tadi ia letakkan di atas meja dekat ruang tengah.

Cemburu. Satu kata yang terus ada di kepalanya saat ini. Sesak melihat kemesraan Rangga dan Dewi tepat di depan kedua matanya sendiri. Gadis yang selama ini ia puja, ia prioritaskan malah menjadu milik Rangga.

"Kak Atta?" teriak Dewi keras. Mama Rania menyuruh Dewi menganrarkan korak bekal yang tertinggal.

Atta menghentukan langkahnya dan menatao ke arah Dewi yang berlaru cepat mengejar langkah kaki lebarnya.

"Kenapa?" jawab Atta bingung.

"Ini kotak bekal kamu. Tertinggal kata Mama," ucap Dewi pelan sambil memberikan tas bekal untuk Atta.

Atta hanya tersenyum kecut dan menerima tas bekal itu dengan wajah datar.

"Terima kasih." jawab Atta pelan.

Tanpa respon lainnya. Atta langsung membalikan tubuhnya setelah menerima tas bekal dari Dewi.

Dewi hanya mengangguk kecil. Dalam hatinya merasa tak enak. Selama ini, Atta yang menolong Dewi dari awal Bening masuk rumah sakit hingga saat ini mendapatkan perawatan intensif dan secara khusus mendapatkan perhatian dari Atta sebagai dokter yang menangani Bening.

"Selamat ya. Kalian pasangan serasi, cocok banget," ucap Atta terdengar ketus.

"Terima kasih. Doakan saja kita tetap langgeng dan bersama," jawab Dewi pelan.

"Bersama dalam kurun waktu setahun ini?" ucap Atta tertawa sinis tanpa menatap Dewi.

Deg ...

Ucapan Atta sungguh membuat Dewi kaget dan sesak.

Atta melirik ke arah Dewi dan melihat perubahan wajah gadis itu yang terlihat memerah dan menunduk menatap lantai teras rumah.

"Kenapa? Kaget? Untuk ke sekian kalinya? Mencari tahu soal kamu itu gak sulit," ucap Atta ketus. Ia langsung berjalan menuju mobilnya dan menaiki mobilnya. Tatapannya terpaku pada Dewi yang masih berdiri termenung memikirkan kata kata Atta baru saja.

Dewi kembali ke dalam rumah dan duduk kembali di kursinya tadi. Rangga hanya menatap Dewi dengan tatapan aneh. Kebetulan Papa Roki sudah selesai sarapan dan kini sedang bersantai di teras samping di temani Mama Rania.

"Lama aja. Ngapain aja? Cipika cipiki?" tanya Rangga dengan nada suara cemburu hingga membuat Dewi tak nafsu melanjutkan sarapan paginya lagi.

"Kamu ngomong apa sih? Gak jelas banget!!" cicit Dewi ketus dengan bola matanya memutar malas mendengar celotehan Rangga barusan. Ia memilih minum air teh manis untuk membuat otaknya tetap encer dan waras.

"Gak usah banyak main drama di sini. Kamu suka kan sama Mas Atta?" tuduh Rangga denagn ketus. Denagn santainya Rangga menyuapkan sisa sarapan paginya ke dalam mulutnya. Dan ini adalah suapan terakhir.

Dewi menatap Rangga tajam.

"Jaga ucapan kamu!! Gak usah memulai pertengkaran. Kalau kamu tidak pernah tahu apa apa tentang aku!!" ucap Dewi kesal.

Dewi langsung bangkit berdiri dan menumpuk semua piring kotor untuk di bawa ke dapur. Ia malas bicara dengan Rangga. Semenjak menikah dan setelah tinggal di rumah ini. Rangga menjadi lelaki cemburuan dan posesif. Padahal mereka hanya melakukan pernikahn kontrak selama satu tahun saja.

Dewi sedang mencuci piring di dapur. Rangga hanya menatap Dewi dari arah belakang. Dari kejauhan ia menatap Mama Rania akan masuk ke ruang makan dan menuju dapur.

Dengan cepat Rangga berjalan menghampiri Dewi dan memeluk Dewi dari belakang sambil berbisik.

"Ada Mama. Aku mau terlihat mesra dan selalu romantis," cicit Rangga sambil mencium pipi Dewi lembut.

Sontak ciuman di pipinya itu membuat tubuh Dewi bergetar hebat seperti tersengat listrik.

Mama Rania yang baru saja masuk ke dalam dapur pun berjingkatbkeluar lagi melihat kemesraan kedua anaknya itu. Ia malah malu sendiri melihatnya.

Dewi masih tetap melanjutkan mencuci piringnya hingga selesai. Rangga sendiri masih bergelayut manja memeluk Dewi dari belakang sambil.menciumi leher jenjang Dewi yang membuatnya bergairah.

Kalau ini tidak ada dalam naskah di otaknya. Semua berjalan begitu saja mengikuti alur naluri Rangga dan Dewi. Sampai akhirnya Dewi selesai mencuci piring dan Rangga membalikkan tubuh Dewi dan memeluk punggang Dewi. Kedua mata mereka saling bertemu dan bertatap lekat. Ada secercah kerinduan terbaca dari sorot kedua mata mereka.

Rangga mulai merapatkan tubuhnya dan mendekatkan wajahnya lalu mencium bibi Dewi pelan. Kedua bibir iti hanya saling menempel. Dewi tisak mau membuka mulutnya. Ia tak mau terbawa oleh suasana hati yang begitu menggelora.

Merasa Dewi hanya diam dan tak bergerak, Rangga melepas ciuman itu dan melepaskan pelykan di pinggang Dewi.

Jantung Dewi berdegup dengan keras dan terus berdetak cepat.

1
Wiwid Wijaya
kog lama gk up² sih thor,kn q nunggu dr tgl 23nich🥱🥱
Wiwid Wijaya: kak katanya janji mau up,tp di tunggu² kog gk up² sich😭😭 udah gak sabar bgt q nunggunya🥱😪🥺
total 2 replies
Agus Manurung
mulai menarik
Agus Manurung
sepi x ahhh
Wiwid Wijaya
thor yookk ngopi bareng biar bisa fokus 😁😁
mau tanya nich😅clara itu siapa za🤔🤔 bukannya yg malam pertama itu dewi ama Reyhan dech,kog ganti Clara 🤔🤔🤔🤔🤔
Wiwid Wijaya
aduuuuhhh bikin penasaran aja 🤭🤭tp aku setuju sama ide gilanya bunda,kasih aja obat perangsang biar cepet jd Rangga junior dn dewi junior😂😂❤️❤️❤️❤️❤️💪💪💪💪kakak upnya
evita vita
lanjut
evita vita
spkah pemeran utama laki2 dsini
Wiwid Wijaya
bikin baper ajah, dibalik mati lampu dn suasana dingin krn hujan Rangga ama Dewi kira² mau ngapain za🤔jadi traveling nie pikiranku🤭🤭 moga aja pulang dari honeymoon dpt kbr gembira kalo Dewi hamil😁😁😁😁❤️❤️❤️❤️💪💪💪💪💪
Huma
salah up kak.. maaf
.sedang di up ulang
Wiwid Wijaya
rama dn bunda yufi ini siapa sich🤔,, q kog bingung ama alurnya 🥱.. judulnya part villa honeymoon tp kog critanya gak nyambung bgt,harusnya yg di ceritain tentang rangga ama dewi krn itu honeymoonnya mereka🤔🤔
Wiwid Wijaya
crazy up donk thor,ceritanya makin seru nich.. semangat semangat semangat 💪💪💪💪❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Huma: siap di tunggu crazy upnyaa
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!