Indonesia
NovelToon NovelToon
Rama Dan Seni Beladiri Yang Hilang

Rama Dan Seni Beladiri Yang Hilang

Status: sedang berlangsung
Genre:Komedi / Fantasi / Petualangan / Dunia Lain / Kelahiran kembali menjadi kuat / Fantasi Isekai / Epik Petualangan / Anime / Reinkarnasi / Barat
Popularitas:34.5k
Nilai: 5
Nama Author: Rzadhitya

Rama, merupakan siswa SMA dan ahli pencak silat, tiba-tiba terlibat dalam pertarungan melawan preman untuk menyelamatkan seseorang. Meski keberanian dan kemampuannya tak diragukan, ia akhirnya kalah dan kehilangan nyawanya. Namun, Rama terbangun dalam tubuh orang lain di dunia yang ajaib, di mana sihir dan makhluk mitologi ada. Petualangan barunya pun dimulai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rzadhitya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Putri Dan Sosok Kuntilanak Merah

Aku berlari kesana kemari demi mencari toilet tempat Putri Isabella mengurung diri. Namun, Karena kerajaan Verdifield yang terlalu luas, diriku sulit untuk mencarinya.

"Siapa sih yang sudah membuat kerajaan ini, sudah terlalu luas, mana gak ada denah sederhana!"

Teriakku dengan rasa kesal.

Tak lama setelah itu, Raja Verdifield sekaligus Ayah Isabella berada di belakangku dan menepuk punggungku.

"Apa yang Kau katakan barusan, Anak muda?" Tanya Raja Verdifield padaku.

Kaget dengan kemunculannya yang tiba-tiba, aku pun beralasan kalau kerajaan ini terlihat megah dan juga keren.

"Ti-tidak … "

"Sa-saya hanya bilang, Kalau kerajaan ini begitu megah … "

"Karena kemegahannya saya, tidak bisa berkata-kata, hehe."

Jawabku dengan suara terbata-bata.

"Tidak bisa berkata-kata, tapi Dirimu tadi berteriak." Lanjut perkataanya.

"Hemm … Anu … Itu … Maksudnya … begini … " ucapku mencari alasan.

"Sudahlah, yang terpenting kita harus pergi ke tempat Isabella berada."

Ucapnya yang seketika mengalihkan pembicaraan.

"Baik!" Jawabku dengan bersemangat.

Saat akan pergi, entah mengapa aku merasakan sebuah energi Mana yang begitu kuat dari luar kerajaan. Energi ini terasa begitu dingin dan juga gelap sampai-sampai aku merinding saat merasakannya.

"Kau juga merasakannya, Wahai Anak Muda?" Tanya Raja Verdifield padaku.

"Ya."

Jawabku sambil menganggukkan kepala.

"Aura Mana sekuat ini … siapa yang memilikinya?"

Tanya kembali Raja padaku sambil berpikir.

Di saat kami sedang memikirkan sumber energi Mana ini milik siapa, Aku merasakan aura Mana Isabella seperti ditarik dan ditelan olehnya.

"Gawat!" Teriakku.

"Ada apa, Anak muda?"

Tanya Raja padaku.

"Raja, isabella dalam bahaya!"

Jawabku dengan suara panik.

"Apa yang barusan Kau katakan, jangan pernah berkata lancang!"

Ucapnya dengan nada tegas sambil memegang kedua pundakku.

"Jika Anda tidak percaya, ubahlah frekuensi energi Mana Anda ke titik negatif." Ucapku

Seketika itu raja menurunkan tangannya, dan berkonsentrasi untuk merubah energi emosi miliknya dari positif ke negatif.

"Kau benar, Anak muda!"

Ucapnya setelah menyadari hal tersebut.

Raja kemudian memegangi kepalaku, saat itu juga, seperti ada lubang hitam yang mengelilingi kami. Tak lama kemudian, posisi kami berpindah tempat dari yang tadinya berada di dalam istana, sekarang berada tepat diluar istana.

"Buset, sihir teleportasi!"

Ucapku dengan perasaan kagum.

"Ini bukan saatnya kagum, lihatlah di depan kita!" Ucap Raja padaku.

Saat melihat ke depan, alangkah kagetnya diriku saat melihat Isabella sudah dipenuhi oleh rasa kebencian yang begitu dalam. Aura Mana kegelapan yang entah darimana, kini berada disekelilingnya dan membentuk sesuatu yang menyerupai angin ****** beliung. Benda-benda yang berada disekitarnya, terlihat berputar-putar mengelilinginya.

"Isabella!" Ucapku memanggil namanya.

Aura Mana hitam pekat tersebut kemudian melapisi badan Isabella, Aura yang tadinya terasa bercahaya terpancar darinya, kini ditelan oleh kegelapan.

Alangkah kagetnya diriku saat melihat wujud Isabella yang baru. Karena Dia terlihat memakai pakaian merah dengan sedikit corak hitam, wajahnya tampak putih pucat, pada kedua pipinya terdapat gambar akar pohon bringin terbalik berwarna merah.

Kusadari sekarang, bahwa Dia sudah menjadi sosok kuntilanak merah!

Ditengah rasa bingungku, tiba-tiba Isabella menyerang kami, dengan menggunakan sihir angin miliknya.

Namun, dengan cepat Raja membuat sebuah pelindung untuk melindungi kami berdua.

"Protection!"

Ucap Raja tanda Dia menggunakan sihir pelindung.

Aku melihat ke sekeliling, betapa hebat kekuatan yang dimiliki oleh Isabella sekarang ini.

"Ini jauh lebih kuat dari jurus angin tornadonya pada waktu itu!"

Ucapku dalam hati.

"Jangan melongo terus menerus!"

"Apa Kau bisa membantuku?!"

Ucap Raja Verdifield padaku.

"Bahkan dalam keadaan terdesak sekalipun, Dia masih memikirkan harga dirinya sebagai Raja."

Ucapku dalam hati dengan ekspresi muka kecewa.

"Apa yang bisa kubantu, Raja?"

Ucapku bertanya padanya.

"Saat ini Diriku tidak bisa bertarung secara maksimal!"

"Karena harus juga melindungi kerajaan!"

"Apa Kau bisa bertarung melawannya?!"

"Jika keadaan tidak memungkinkan, Kau boleh melenyapkannya!"

Ucap perkataannya dengan tegas padaku.

"Melenyapkan?" Gumamku.

Mendengar hal tersebut tentu membuatku kesal, mana bisa aku melakukan hal tersebut pada temanku sendiri, mana lagi Dia adalah putrimu sendiri.

"Apa Kau sudah gila!"

"Aku tidak mau melakukan hal itu!"

"Dan terlebih lagi, apa Kau sadar bahwa sosok yang ada di depan kita ini, merupakan darah dagingmu sendiri!"

Ucapku sambil membentaknya.

"Sekarang, bukan saatnya beradu idealisme, bocah!"

"Kau tidak akan pernah tahu, seperti apa rasanya berperang dan menghabisi temanmu sendiri, demi perdamaian yang saat ini Kau nikmati!"

"Sebaiknya buang jauh-jauh idealismemu itu, dan ingatlah satu hal!"

"Kau tidak akan pernah bisa menyelamatkan semua orang dalam satu waktu!"

"Tegarlah dan jangan bersikap naif!"

Ucapnya balik membentakku.

Dengan tiba-tiba, Isabella datang kepada kami berdua. Dia menggunakan sihir petirnya dan menyerang kami di jarak dekat.

Perisai yang melindunginya kami pun retak dan seketika hancur berkeping-keping.

"Mustahil!"

Ucap Raja setelah perisainya hancur.

Isabella dengan cepat menghempaskan tubuh Ayahnya menggunakan sihir angin. Akibatnya, Raja terpental dan menabrak bangunan-bangunan yang ada.

Melihat kekuatan yang dimiliki oleh Isabella sekarang, membuatku ngeri. Saat menoleh kearahnya, Dia tiba-tiba sudah ada didepanku.

"Isabella?" Ucapku padanya

Namun Dia tidak merespon perkataanku sama sekali. Saat akan menyerangnya menggunakan sihir api, seketika tangan kiriku dipegang olehnya dengan sangat erat.

Tentu saja pegangan tangannya terasa sangat kuat dan seketika itu, Dia mematahkan tangan kiriku.

"Aaa!" Teriakku karena sakit.

Setelahnya, Dia mencekik leherku dan mengangkatku ke atas. Tentu saja, Aku hanya bisa berayun dengan kaki yang tidak bisa diam.

Dengan cepat, Aku menggunakan sihir elemen api dan meledakkan tangan yang mencekikku.

Aku melompat ke belakang guna mengambil jarak diantara kami. Mengatur strategi, dengan pertama-tama menyembuhkan tangan kiriku terlebih dahulu. Kemudian menyembuhkan leherku yang lebam akibat dicekik olehnya.

Kulihat, tangan kanannya yang ku ledakkan tadi dengan sihir elemen apiku, sudah sembuh dengan cepat. Mengalahkan kecepatan penyembuhan sihir healku, pada akhirnya aku terlambat untuk menyembuhkan leherku yang lebam. Karena dengan cepat, Isabella datang dengan kecepatan yang tinggi.

Terlihat, kedua tangannya mengeluarkan kuku yang lumayan panjang. Dan seketika itu, melancarkan serangan padaku. Aku berhasil menghindarinya, walau diserang dari jarak dekat.

Serangan yang meleset terlihat mengenai apa saja, dan meninggalkan bekas goresan yang dalam.

"Jika aku terkena serangan itu, Aku pasti akan tewas!"

"Aku harus waspada!"

Ucapku dalam hati.

_Bersambung.

1
RD1 Audio
Luar biasa
RD1 Audio
Lumayan
Roni Yakub
Luar biasa
Danzel
kalo mau ngejelasin mending di capt awal baru mulai ceritanya
azizan zizan
halahhh...masih tolol aja mcnya..
azizan zizan
bersikap baik itu bagus tp jgn sampai jd terlalu bodoh, kerana kebodohan lh boleh mengakibatkan kemusnahan...
anggita
okey👌 thor. smoga novelnya lancar👏.
anggita
ng👍like aja..
Nov Tomic
gas teros
Rizadhitya: Terimakasih, bang Gojo 😁
total 1 replies
Rizadhitya
Dukungan kalian adalah motivasi terbesar bagi author 🙏
mohon untuk tinggalkan jejak berupa like 🙏
Noona Kim
semangat Thor
Noona Kim: mampir di karyaku juga thorr
total 2 replies
🌼Flower👒
sengat Thor ...jangan lupa mampir juga yah ke novel ku (⁠^⁠^⁠)
Ariel
semnagat thoe
jingga
menjengkelkan terlalu banyak sudut pandang 👎🏿👎👎👎👎👎👎
Rizadhitya: Terimakasih karena sudah memberikan kritik serta menyempatkan waktu untuk membaca karya novel saya.
total 1 replies
jingga
jadi MC kok goblok banget sih
Rizadhitya
Untuk pembaca tercinta, jangan ragu untuk memberikan kritik serta sarannya. Agar karya saya menjadi lebih baik kedepannya 😁

Ditunggu yah!😁
Rizadhitya
Oiya jangan ragu untuk memberikan saran serta kritiknya, agar karya saya ini menjadi lebih baik kedepannya 😁🤗
Rizadhitya
Makasih atas supportnya semua 🤗
Joko Castro
Makin seru aja tiap chapternya, berasa dibawa ke alam cerita! 😍
Maisarah Asril
Setiap kali aku selesai baca, aku sangat berharap ada lebih banyak lagi. Teruskan fighting, author!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!