Hidup tidak selalu seperti yang kita harapkan, kadang bahagia, kadang menyedihkan dan kadang juga mengerikan .
itu semua sudah tertulis didalam takdir kita masing-masing dan apapun yang terjadi kita harus tetap menerima nya walaupun hati kita menolaknya, karena memang hanya Takdir lah yang tidak bisa kita hindari dalam hidup kita, baik buruk atau pun indah.
Dan begitu juga dengan Takdir yang dihadapi oleh "Bella". hidup sebagai manusia yang mempunyai kelebihan tidaklah mudah buat nya, bagi dia semua itu adalah penghalang bagi hidupnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon myranda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE ke-32 BERKAS-BERKAS YANG HILANG
Keesokan harinya Bella masih tertidur padahal sudah jam delapan pagi.
" Bel.... "
" Bella.... bangun dong" kata Mega menarik-narik tangan Bella
" mba Mega.... "
" biarin Bella tidur dulu, Bella mengantuk " kata Bella
" apa kamu ngk bekerja?? " kata Mega
" ngk..... "
" aku ingin resign " kata Bella
" apa??? "
" Resign??? "
" jangan dong Bel.... yah" kata Mega
" ngk mba... "
" Bella malu sama semua orang disana mba.."kata Bella
" lalu bagaimana dengan ku Bel.... "
" apa kamu tidak kasihan sama aku" kata Mega berusaha membujuk Bella
" tapi Bella malu banget mba... "
" sumpah Bella tidak punya keberanian lagi balik kesana " kata Bella
" lalu bagaimana dengan Alex?? "
" apa kamu tidak mengejarnya lagi?? "
" apa kamu tidak ingin bersama dengan Alex lagi, kalau Alex tidak pernah mengingat mu lagi dan menikah dengan wanita lain bagaimana? " kata Mega
" Bella ngk perduli mba,,,, "
" jika dia memang tidak akan pernah mengingat Bella lagi dan menikahi wanita yang lain tidak apa-apa mba, Bella udah ngk perduli lagi" kata Bella
" terus aku bagaimana, perjanjian kita bagaimana.... "
" jika kamu tidak bersama Alex lalu bagaimana kita tahu bahwa Rian pergi kemana. " kata Mega
" mba.... "
" apa mba hanya memikirkan diri mba saja?? "
" apa mba ngk kasihan padaku?? "
" emangnya apa yang akan aku dapat jika aku bisa membantu mba.... "
" tidak ada kan untungnya bagiku?? "
" udah deh mba,,,,, "
" masalah ku saja sudah begitu banyak dan memikirkan itu saja kepalaku rasanya ingin pecah. "
" jadi mba tidak usah tambahin lagi, mba urus saja deh masalah mba sendiri. " kata Bella
Sementara di tempat lain Ferdy mencari sosok Bella di kantor namun sejak tadi dia tidak melihat Bella, dia pun berpura-pura memesan kopi akan tetapi yang mengantar kopi tersebut office girl lama.
" apa Bella tidak bekerja hari ini? " kata Ferdy
" tidak pak.... "
" dan dia tidak ada pemberitahuan pak untuk hari ini" kata Office girl tersebut
Namun kini pintu ruangan Ferdy terbuka dan disana Alex langsung masuk keruangan Ferdy.
" ia sudah sekarang kamu pergi lah" kata Ferdy kepada office tersebut.
" permisi pak" kata wanita itu, setelah itu dia pergi meninggalkan ruangan Ferdy dan Alex.
" kenapa muka kamu seperti itu? " kata Alex
" ada apa kamu ke ruangan ku? " kata Ferdy
" owh.... "
" aku mau lihat proposal mengenai proyek kota A yang tertunda tahun lalu" kata Alex
" maksud kamu proyek sebelum kamu kecelakaan? " kata Ferdy
" ia... " kata Alex
" aku tidak tahu, bukan kah proposal itu ada padamu? " kata Ferdy
" berkasnya tidak ada padaku, apa mungkin nenek yah yang menyimpan nya " kata Alex
" nenek juga tidak menyimpan apa-apa " kata Ferdy
" lalu kamu sudah tanya Syntia? " kata Alex
" Sintya?? " kata Ferdy dengan wajah ragu-ragu
" iya... barang kali pas kecelakaan barang-barang ku ada padanya. "
" kalau bukan kau, nenek itu artinya ada pada Syntia". kata Alex
" kayaknya ngk mungkin deh Lex" kata Ferdy
" kamu belum tanya kan? " kata Alex
" belum memang, sudah kamu saja yang tanya" kata Ferdy
" ia udah deh, ntar aku tanya" kata Alex ingin pergi meninggalkan ruangan Ferdy.
" Lex..... " kata Ferdy
" hm.... ada apa? " kata Alex
" kamu yakin menikah dengan Syntia? " kata Ferdy
" kenapa tidak yakin, dan lagi pula kita sudah bersama selama lima tahun terakhir ini" kata Alex
" tapi Lex, Syntia tidak sebaik yang kamu kira" kata Ferdy
" tidak sebaik yang kamu kira maksud kamu apa?" kata Alex
" karena selama ini kamu koma dia tidak pernah ada bersama mu," kata Ferdy
" aku tahu, tapi dia begitu karena dia sibuk dengan pendidikan nya diluar negri" kata Alex
" kata siapa di luar negri, selama kamu koma dia ada di kota ini dan bankan kami lumayan sering bertemu dan sepertinya dia bersama seseorang. " kata Ferdy
" kamu salah lihat kali Fer... " kata Alex
" ia sudah kalau kamu tidak percaya, tapi kalau aku saranin mending kamu pikir-pikir dulu deh sebelum kamu menikah dengan nya. " kata Ferdy
" ia... ia.... "
" kamu tidak usah mengkhawatirkan diriku, sebaiknya kamu khawatirkan saja dirimu karena di usia mu yang sekarang bahkan kamu tidak memiliki pacar. " kata Alex
" terserah kamu deh... " kata Ferdy