Indonesia
NovelToon NovelToon
Seikhlas Cinta Afifa 2

Seikhlas Cinta Afifa 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Single Mom / Nikahmuda / Poligami / Spiritual / Ibu Pengganti / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: rahma khusnul

Seorang ibu yang mengandung, melahirkan, menyusui, mendidik dan membesarkan anak-anaknya adalah wanita yang hebat.

tapi tahukah kalian bahwa ada wanita yang jauh lebih hebat, yaitu wanita yang terus berjuang untuk menjadi seorang ibu, dia yng melakukan segala hal demi memperjuangkan garis dua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rahma khusnul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cucu dari Rahimku...

Happy Reading...⚘⚘⚘

Afifa segera menghampiri Ibu Mertuanya, "Tunggu Ma...!", ucapnya, berusaha mencegah ibu mertuanya masuk kamar, tapi sudah terlambat, dia sudah melihat isi dari kamar itu.

Mama menghentikan langkahnya, lalu berbalik ke arah Afifa yang tampak salah tingkah karena tidak berhasil mencegah mertuanya masuk ke dalam kamar. "Kamar siapa ini?" tanyanya selidik.

"Mmmm, itu...kamar Talita Ma", Ucap Afifa ragu, namun dia sudah tidak bisa lagi menutupi semuanya.

"Talita?, Talita yang anak temen kamu itu? memangnya dia tinggal disini? orang tuanya kemana?", pertanyaan bertubi-tubi keluar dari mulut mertuanya, pertanyaan yang memang sudah diduga oleh Afifa saat mertuanya melihat semua ini.

Afifa tertunduk, tak berani menjawab, dan memang dia bingung harus bilang apa saat ini.

Mama menengok ke ruang Televisi, disana nampak Talita sedang fokus belajar sendiri. "Itu Talita?" tanyanya lagi, kembali menatap selidik Afifa.

Afifa mulai mengangkat kepalanya, lalu sekilas menoleh ke arah yang ditunjuk mertuanya. "Iya Ma...", jawabnya singkat.

Mama menarik nafas panjang, melihat sekilas pada sosok suaminya yang sudah duduk di kursi ruang tamu.

"Anti...makanannya aku taro di meja makan ya...", Nadia datang menghampiri mereka. Afifa mengangguk. "Hai Talita...", sapanya saat melewati ruang televisi, dan berlalu menuju dapur dengan jinjingan box makanan yang nampak berat.

"Sekalian bikin minum buat Pak Eyang Nad...!", teriak Mama pada cucunya yang sudah berlalu menuju dapur.

"Oke...!", jawab Nadia dari dapur.

Pandangan Mama kembali ke arah Afifa. "Sini sebentar!", menarik tangan Afifa menuju kamar Talita, lalu menutup kembali pintunya. mereka duduk diatas tempat tempat tidur kecil yang tertutup dengan sprei bergambar karakter progen.

"Jadi Anak itu benar-benar tinggal disini?" tanya Mama, menatap selidik ke arah Afifa.

"Dia hanya akhir pekan saja disini Ma".

"Memangnya orang tuanya tidak apa-apa?" selidik Mama.

"Tidak, dan Talita juga senang disini".

"Apa tidak merepotkanmu?".

Afifa tersenyum sambil mengangkat kepalanya memandang ibu mertuanya. "Tentu saja tidak Ma, aku dan Kak Aji sangat senang dan terhibur dengan kehadiran Talita".

"Mama ngerti, kamu ingin punya anak, tapi kan tidak baik meminta anak orang lain tinggal disini", Afifa masih terdiam. "O ya Fa...gimana kalau kamu berhenti dulu mengajar, biar fokus dulu sama kesehatan dan rumah tanggamu. terus terang..., mama ingin segera punya cucu dari putra Mama satu-satunya".

"Deg...", Jantung Afifa berdegup lebih kencang, dia tertunduk memandang jari-jarinya yang ia remas-remas diatas pangkuannya. Saat ini dia benar-benar tidak tahu harus menjawab apa, bicara soal Cucu dari putranya yang sangat beliau inginkan, tentu saja itu sudah ia dapatkan, meskipun bukan dari rahimnya sendiri. Dan soal anak dari rahimnya, sudah tentu Afifa sangat menginginkannya dan akan melakukan apapun untuk mendapatkannya, namun jika harus meninggalkan pekerjaan mulia yang sangat dia cintai dan cita-citakan sejak kecil serta mengingat pengorbanan orang-orang yang telah mendukungnya hingga dia bisa menjadi seorang guru berprestasi seperti sekarang ini, ah sepertinya itu sangat sulit untuknya. Tapi bagaimana dia menjelaskannya kepada Ibu Mertuanya?

"Afifa...", Mama memegang tangan Afifa yang dingin, "Kok malah ngelamun?".

"Ah...I...iya Ma...Fifa...akan bicarakan sama Kak Aji nanti", Ucapnya gugup.

"Baguslah", Mama tersenyum sambil mengusap punggung Afifa. "Ya sudah, Mama temenin Papa dulu ya", berdiri lalu berjalan menuju pintu.

Afifa mengangguk, namun dia masih setia mendudukan dirinya diatas tempat tidur Talita. Merenungi setiap kata yang terucap dari Ibu mertuanya, Cucu dari putranya...anak dari rahimnya...dan berhenti dari pekerjaannya. Ah...apa yang harus aku lakukan? gumam Afifa. Apa aku sudah siap mengatakannya kepada Mama? bukankah ini adalah suatu kejujuran? tapi...Kak Aji selalu melarangku untuk mengatakannya, setidaknya sampai Mbak Wulan memberitahukan semuanya kepada Ayahnya. Tapi sampai kapan? bagai mana kalau ternyata Ayahnya Mbak Wulan tak juga sembuh? aku tidak mau menyimpan kebohongan ini lebih lama lagi.

*******************

Bersambung...❤❤❤⚘⚘⚘

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Aku cat dulu sampai sini ya Readers... mohon maaf hanya bisa menulis sedikit saja.

Terimakasih buat kalian yang sudah like dan komentar di setiap partnya yang selalu membangkitkan semangat menulis Author...

Mohon dukungannya untuk Share di medsos kalian masing-masing, agar lebih banyak lagi dukungan untuk Author. Karya kedua saya ini sedang menunggu naik level untuk diterima sebagai karya kontrak, mohon dukungannya dengan cara boomlike dan mengshare sebanyak2nya. terimakasih...🙏😊

I LOVE YOU ALL...❤❤❤😙😙😙⚘⚘⚘

Rahma Husnul#

1
puji hastuti
jadi benci
puji hastuti
Wulan ngga dikasih sangsi apapun ?
Secara dia sudah berbuat salah ...ngasih obat perangsang
Sampai di sini kok dramanya datar2 aja ?
Zulaika Liza
bagus👍👍
Rahma Husnul: terimakasih hadirnya 🙏😊
total 1 replies
Sivia
👍🏻
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
Rini Haryati
keren ceritanya
sukses
semangat
mksh
Maryana Fiqa
🥰🥰🥰🥰🥰
Maryana Fiqa
kok sesak dari tadi 😭😭😭😭😭😭 begitu banyak penderitaan mu Afifa
Budi Yulia
saya dng Afifa, semoga Wulan dng Faqih menikah
Budi Yulia
thor cerita yg 1 Afifah sdh hamil sesudah 2th ko baru hamil lagi tlg dijelaskan ya thor, makasi.
Budi Yulia
maaf thor Thalita itu kan bukan anak Wulan dan Fauzi, Wulankan keguguran yg hamil dari Fauzi krn kecelakaan, Thalita anak dari suami yg sah ya thor episode yg 1 ceritanya begitu ko sekrg Thalita jadi anak Fauzi dng Wulan tlg dijelaskan ya thor jalan cerita yg sebenarnya. makasi.
Rahma Husnul: Sebenarnya sudah d jelaskan mbak, bahwa cerita Wulan d SCA satu itu hanya karangan Wulan saja supaya Fauzi Fauzi menjauh dan terhindar dari dendam Ayahnya yang sakit mental 😊
total 1 replies
☠🦃⃝⃡ℱTyaSetya✏️𝕵𝖕𝖌🌈༂နզ
Semoga Afifa tidak kenapa-napa 🙏🙏
☠🦃⃝⃡ℱTyaSetya✏️𝕵𝖕𝖌🌈༂နզ
Yana... Yana... mau enaknya sendiri
Laki macam apa sich, bejek² aja kak Owner 🤧🤧🤧
☠🦃⃝⃡ℱTyaSetya✏️𝕵𝖕𝖌🌈༂နզ
👍👍👍👍
☠🦃⃝⃡ℱTyaSetya✏️𝕵𝖕𝖌🌈༂နզ
lah apakah Talita memang anak Fauzi ya dan Wulan berbohong dengan Afifa kalau dulu pernah keguguran saat kecelakaan naek bus
🤔🤔🤔
☠🦃⃝⃡ℱTyaSetya✏️𝕵𝖕𝖌🌈༂နզ
wah jangan² Nadia nanti berjodoh dengab Farid nich 🤔🤔🤔
#ngarep
Herlina Nasution
menghibur bangat crtanya lanjut lagi dong
Herlina Nasution
lanjut
startlife
aku udah like nih, ternyata seru ceritanya. jangan lupa mampir yuk ke karya pertama ku "Si Cupu?!"
Ida Lestari
jodoh mna jodoh😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!