Indonesia
NovelToon NovelToon
MAMAKU RATU MAFIA

MAMAKU RATU MAFIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Single Mom / Identitas Tersembunyi
Popularitas:12.2k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Alya adalah Ratu mafia yang memimpin sebuah organisasi Order Tabir Hitam dengan nama First Order.

Tapi sayangnya ia mencintai pria kantor biasa saat ia sering menjelajahi tempat yang akan menjadi misinya.

Dan saat itulah ia memutuskan untuk keluar dari dunia hitam dan membuang mahkotanya ke dalam lumpur demi bisa menjalani hidup bahagia bersama sang suami.

Sayangnya pernikahan itu tidak berlangsung lama, mertua tidak menyukainya, dan suaminya menikah dengan manager di tempat kerjanya.

Pembalasan di mulai, Alya kembali mengambil mahkotanya dan menjadi Ratu Mafia kembali dan membawa putri kecilnya menjadi orang ternama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35

Suara tepuk tangan meriah memenuhi ruang kelas, bergema di setiap sudutnya.

 Beberapa teman sekelas bahkan bersorak pelan, memuji pencapaian yang baru saja diraih oleh Alisya.

Alisya berdiri tegak di samping meja guru, sambil memegang dada kirinya.

"Bagus sekali, Alisya. Hasil kerjamu benar-benar memuaskan. Kali ini Alisya mendapatkan bintang 10. Nilai sempurna, 200 poin sekaligus!" ujar Bu Clara dengan antusias, lalu menempelkan stiker bintang emas yang besar di kertas nilai Alisya.

Alisya sedikit menunduk sopan, lalu menatap Bu Clara dengan tulus.

"Terima kasih, Bu Clara. Terima kasih banyak, Bu," ucap Alisya lembut, senyumnya tak pernah pudar.

"Sama-sama, Nak. Pertahankan ya, Bu Clara sangat bangga padamu," jawab Bu Clara sambil menepuk bahu Alisya pelan.

Alisya berbalik hendak kembali ke tempat duduknya.

Namun, di sudut ruangan, sebuah tatapan tajam tengah mengawasi setiap gerak-geriknya.

Raya duduk di kursinya, kedua tangannya mengepal erat di atas meja.

Kertas nilai yang hanya berisi 4 bintang tergeletak di samping buku catatannya.

"Alisya..." gumamnya pelan, namun penuh ketajaman.

Saat Alisya berjalan melewati meja Raya, Raya mendongak, menatapnya dengan tatapan yang begitu dingin dan penuh kebencian.

"Pasti menyenangkan ya, dapat nilai setinggi itu? Semua orang memujimu, Bu Clara memanjakanmu," ucap Raya dengan nada sarkas, cukup agar hanya Alisya yang mendengarnya.

Alisya berhenti sejenak, menoleh ke arah Raya dengan bingung. "Ada apa, Raya? Ada yang mau kau katakan padaku?" tanyanya pelan, berusaha bersikap ramah.

"Jangan berpura-pura polos!" sahut Raya ketus, matanya menyala menahan amarah. "Karena kau, aku dimarahi Mamaku sampai habis-habisan tadi pagi. Mamaku membandingkanku denganmu, bilang aku tidak pernah sebaik diriku! Semua itu gara-gara kau!"

Alisya tertegun, tak menyangka hal itu akan terjadi. "Aku... aku tidak bermaksud begitu, Raya. Nilai itu hasil usahaku sendiri, dan nilaimu juga tergantung usahamu sendiri..."

"Diam saja kau!" potong Raya dengan nada tinggi, membuat beberapa teman di sekitar mereka menoleh.

"Kau selalu jadi yang paling unggul, selalu dipuji, selalu dijadikan teladan! Aku muak melihatmu!" kata Raya penuh amarah.

Raya meremas kertas nilai yang hanya berisi 4 bintang itu dengan erat.

"Alisya, awas saja kau! Gara-gara kau aku dimarahi Mamaku. Aku pasti akan membalasmu! Tunggu saja, aku akan membuatmu merasakan hal yang sama persis seperti yang kurasakan sekarang!" ucap Raya dengan suara penuh ancaman.

"Raya, aku harap kau tidak berpikir begitu. Kita bisa belajar bersama, kalau kau butuh bantuan aku..."

"Pergilah! Jangan sok baik di depanku!" bentak Raya, memalingkan wajah ke arah jendela, tak ingin menatap Alisya lagi.

Alisya tak memaksakan diri, melangkah pelan menuju kursinya.

Sementara itu, Raya masih duduk diam, meremas kertas itu semakin kuat.

...******...

Siang harinya...

Alya berdiri santai di dekat mobilnya di luar gerbang sekolah, memperhatikan anak-anak yang berlarian keluar menyambut orang tua mereka.

Alisya berlari menghampiri ibunya sambil memamerkan buku tugasnya yang ditempeli stiker bintang emas berukuran besar dari Bu Clara.

"Mama! Lihat! Bu Guru kasih Alisya bintang emas besar karena Alisya bisa jawab soal matematika!" seru Alisya gembira.

Alya berlutut dan merengkuh putrinya ke dalam pelukan hangat. "Wah, hebat banget Bintang Kecil Mama! Nanti malam kita makan es krim buat rayain prestasi Alisya, ya?"

"Horeee! Makasih, Mama!"

Alya mendudukkan Alisya di kursi belakang, memasangkan sabuk pengaman, lalu menutup pintu mobil.

Namun, tepat saat Alya hendak melangkah ke pintu pengemudi, insting tajamnya sebagai penguasa dunia hitam menangkap sesuatu yang tidak beres.

Satu unit mobil van hitam berkaca gelap terparkir tak jauh dari gerbang sekolah.

Dari pantulan kaca spion, Alya melihat dua pria bertubuh kekar dengan tatapan liar sedang mengamati gerak-geriknya melalui teropong kecil.

Alya tidak panik. Ia merogoh ponsel di sakunya dan menekan satu tombol cepat.

"Leon," bisik Alya dingin, matanya menatap tajam ke arah mobil van tersebut tanpa menolehkan kepala.

"(Saya berada dua mobil di belakang Anda, Madam,)" sahut suara Leon sigap dari gagang telepon. "(Mobil van hitam itu milik jaringan gembong senjata liar dari wilayah Selatan. Tampaknya mereka melacak pergerakan Anda setelah kehancuran Black Cobra.)"

Alya menyunggingkan senyum tipis, sebuah senyuman dingin yang memancarkan ancaman mematikan.

"Mereka berani mengawasi sekolah anakku," gumam Alya datar, tapi penuh ancaman. "Giring mereka ke jalur lingkar luar yang sepi. Jangan biarkan mereka menyentuh kawasan kota lagi."

"(Laksanakan, Madam. Pasukan utama sudah mengepung posisi mereka dari empat penjuru,)" jawab Leon patuh.

Alya mematikan ponselnya, masuk ke dalam mobil, dan menyalakan mesin.

Ia menoleh ke belakang, menatap Alisya yang sedang asyik mewarnai buku gambarnya dengan tenang, sama sekali tidak menyadari ada yang mencintainya.

"Alisya, siap untuk jalan-jalan sebentar sebelum beli es krim?" tanya Alya hangat.

"Siap, Ma!" jawab Alisya polos.

Mobil SUV hitam milik Alya pun meluncur mulus di jalanan memancing para pemburu itu.

1
Maria Lina
ko cuman 1 sih thor ud ditunggu bab 2 nya ee gk di up hadeh
Ambu Rinddiany Thea
s raya mulutnya kaya emak2
Ambu Rinddiany Thea
katanya suami tp calon suami katanya tunangannya tapi suami nya . ish ka lesss bingin pusing .. 😮‍💨
Ambu Rinddiany Thea: /NosePick/ ooooooh
total 2 replies
Ria Gazali Dapson
tuman alya , tendang j mulut nya , gpp koq ,
Ria Gazali Dapson
gara² ga suka sama alya, jdi merugikan tempat dia mencari nafkah, jahat banget kamu² , sudh bikin rugi restoran
Ambu Rinddiany Thea
makanya klo jd manusia itu yg punya otak dan beradab jgn biadab 🤣🤣🤣
less22: kwkwkw betul tuh
total 1 replies
Maria Lina
👍👍🙏🙏😘😘
less22: tengkyiuuuuuuuuu🥰🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Titin Maryati
semangat mbak lanjut cerita nya👍🙏👍
Ambu Rinddiany Thea
dikit amat ka less🤭
Ambu Rinddiany Thea
tambaaah kaa lessss
Tosari Agung
Andi pea kak less Andi terinspirasi dari cowok yang gak bersyukur dapat isteri cantik ya kayak pemain esport itu ya
Iffanaya 😽
Andi jgn dikasih ampun Alya makin konslet aja otak nya
Maria Mariati
Andiii andiii kau jemput malaikat maut mu sendiri
Tosari Agung
kak less hilangin keluarga Gunawan bisa gak sih aku curiga keluarga Gunawan isinya sampah semua
Ambu Rinddiany Thea: setujaaaaaa 🤭
total 1 replies
Diana Lely
lanjut thor....
Ambu Rinddiany Thea
nah gt itu hasil didikan anak dajal mah , dari kecil udh d pupukin kejelakan ya hsilnya gt modelan s raya , semoga alisya dpt bintang 🌟 10 ya biar nyaho tuh s anak kalong wewe 🤭😆
Ambu Rinddiany Thea: /Grievance//Smirk/
total 2 replies
Ambu Rinddiany Thea
lanjuuuut
less22: siappp
total 1 replies
Maria Mariati
semoga Alisa ga kenapa2 , kenapa aku ikut deg2 an yakk
less22: kwkwkw iya nih🤧
total 1 replies
Ambu Rinddiany Thea
semoga nanti lagi klo pas s alya lagi war sama preman, para pelayan d resto yg udh ngeremehin s alya liat ya , gimana badas ma garangnya s alya
Ambu Rinddiany Thea: hobaaaaaaj 🤭😆
total 2 replies
Tosari Agung
ka less restoran pak Herman kenapa gak di beli aja sekalian
Ria Gazali Dapson: betul ka , beli restoran nya dan sekolahan nya sekaligus , biar g d hina terus 🤣🤣🤣
total 5 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!