Indonesia
NovelToon NovelToon
Seorang Pemuda Menggemparkan Negerinya

Seorang Pemuda Menggemparkan Negerinya

Status: sedang berlangsung
Genre:BTS / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:26.4k
Nilai: 5
Nama Author: Tio Bukilsum

Sebuah musibah merenggut keluarganya dan dia ditolong oleh seorang pendekar yang pernah jaya dimasanya. Yuk kita sama sama melihat jalan ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tio Bukilsum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pedang Dewa Ungu.

Kemudian Thio Sam Hong mulai memperagakan ilmu Dewa pedang. Tubuhnya mulai bergerak kesana-kemari bagaikan seorang penari. Tio yang melihat itu tersenyum, karena ilmu itu memang sudah dikuasainya diluar kepala dan dia sangat menyukainya. Karena bisa berjoget dan menari dengan pedang.

Tapi sekarang itu berbeda, karena Thio Sam Hong memakai pedang pusaka Dewa Ungu. Setiap dia bergerak mengeluarkan angin badai, dan ketika dia menebas sebatang pohon, pohon itu langsung terbakar hangus jadi gosong.

Tio Buki yang melihatnya terkagum kagum akan kehebatan pedang itu dan meleletkan lidahnya.

Setelah cukup lama memperlihatkan kehebatan pedang Dewa Ungu, kemudian kakek Thio Sam Hong menghentikan dan kemudian memasukkan kembali pedang kedalam sarungnya.

Setelah itu dia mengajak Tio Buki kembali kedalam gubuk.

Karena rasa penasaran dan ingin bertanya, akhirnya Tio Buki mengeluarkan kata-katanya dan bertanya.

"Kakek guru, aku selama ini tidak pernah melihat kau membawa pedang dan memilikinya. Apakah kau nyolong ditempat orang ya?" Ucapnya.

Hey bocah goblok, gini gini gurumu tidak pernah nyolong punya orang. Apa kamu tidak pernah memakai otak dan mulutmu. Asal lepas aja kalau ngomong.

"Takkk!"

Waduh....

Terdengar suara pukulan kearah kepala Tio Buki, membuat dia meringis kesakitan.

"Kualat nanti kau memfitnah kakek gurumu ini" Ucap Thio Sam Hong marah, tapi tidak lama kemudian dia tertawa terbahak bahak. "Hahaha. Hahaha!"

"Cih. Dasar guru gila! Sebentar marah, sebentar jadi ketawa" Ucap Tio Buki mencibir.

"Hey, apa katamu" Ucap Thio Sam Hong.

"Tidak, tidak, aku hanya bercanda kek. Mulutku ini sulit sekali dikendalikan. Hahaha" Ucap Tio Buki.

"Eeeehhh! Dasar murid Gila. Hahaha. Hahaha" Thio Sam Hong ketawa mengeluarkan tenaga dalamnya hingga telinga Tio Buki hampir meledak jadi pelak, untung dia sudah memiliki tenaga dalam sempurna.

"Kakek, apa kau ingin menghancurkan telingaku dengan Ilmu Dewa Ketawa itu?" Tanya Tio Buki.

Membuat Thio Sam Hong menghentikan ketawanya.

"Tio, coba sekarang kamu ambil dan pegang pedang itu, aku ingin tau apa kau berjodoh dengannya" Ucap Thio Sam Hong.

"Iya kek, tapi gimana nanti kalau aku tidak berjodoh dan pedang itu membakar tubuhku. Matilah aku kek" Ucap Tio Buki.

"Pokoknya, cepat ambil dan pegang. Urusan tidak berjodoh dan mati itu bukan urusanku. Itu urusan belakangan. Hahaha" Ucap Thio Sam Hong tertawa lepas.

"Tapi, kek. Aku takut!" Ucap Tio Buki.

"Kamu tidak usah takut, paling paling kamu mati. Tidak sakit, kok! Hahaha. Hahaha" Ucap Thio Sam Hong tidak bisa menahan tawanya.

"Ya, benar kek. Paling paling aku mati dan tubuhku gosong, ya gali kubur. Habis perkara. Mudahkan kek?" Ucap Tio Buki seraya bertanya.

"Hahaha. Bagus, bagus. Itu baru muridku pemberani dan tidak takut apapun. Sekarang ini ambil pedangnya dan lepaskan sarungnya" Perintah Thio Sam Hong ingin melihat apakah muridnya.

"Ingat, apapun yang terjadi jangan minta tolong sama gurumu. Ngerti kamu" Ucap Thio Sam Hong memperingatkan.

Mendengar itu membuat nyali Tio Buki jadi ciut, dan perlahan lahan matanya memandang kearah pintu keluar gubuk. Entah apa maksudnya.

Hahaha. Thio Sam Hong tau apa yang sedang dipikirkan oleh muridnya itu sekarang "Mau mencoba ingin kabur ya. Jangan harap!" Ucapnya, dia semakin senang mengerjain muridnya.

"Iya, kek! Tapi, ya sudahlah. Memang sudah nasibku kalau mati muda" Ucapnya terlihat raut wajah Tio Buki sedih.

Lalu kemudian dia mengambil pedang itu dan memegang ditangannya. Tiba-tiba dia tersentak kaget, dan tubuhnya menegang.

Degan cepat Tio Buki menutup matanya, dan berteriak kencang..."

Arkkkkkkkkk....!"

"Kenapa kamu kumat? Dasar murid gila. Hahaha"

"Jadi aku tidak mati kek? Tadi aku merasakan tubuhku terbakar dan panas membara. Tapi itu berlangsung tidak begitu lama hanya beberapa detik saja" Tio Buki membuka matanya.

Bersambung ke episode selanjutnya...

1
:P @.Ar.world(づ ̄ ³ ̄)づ
maaf ya kak gak mampir mampir karena lagi di bantai sama ujian sekolah🗿🙏 btw satu bunga buat kakak nya semangat terus ya
Lhok Bugeng.
Hey, jangan lari kau
Lhok Bugeng.
Hey, mau kemana kau
Lhok Bugeng.
Oh, kawan aku rupanya🤭
Lhok Bugeng.
Oh, lelah mereka rupanya
Lhok Bugeng.
Untuk apa mereka istirHat
Lhok Bugeng.
Selamat ya dia
Lhok Bugeng.
Pasti puas kan, sakit kan 🤣🤭
Lhok Bugeng.
Luar biasa luar biasa masuk nya dalam banget, sampai mentok. Terasa panjang 🤣🤭
Lhok Bugeng.
Masuk kemana nih
Lhok Bugeng.
Mau menjahit ya
Lhok Bugeng.
Seriuskah dia 🤭
Lhok Bugeng.
Melompat dia
Lhok Bugeng.
Kenapa itu
Lhok Bugeng.
Bahayakah
Lhok Bugeng.
Siapa yang nyalakan
Lhok Bugeng.
Meledak ya
Lhok Bugeng.
Kok ada lampu ya
Lhok Bugeng.
Apa itu
Lhok Bugeng.
Kalau aku ngak mau
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!