Indonesia
NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Sang Gadis Desa

Kisah Cinta Sang Gadis Desa

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:601.4k
Nilai: 5
Nama Author: Triana mutia

Mengisahkan tentang perjuangan seorang gadis kampung yang mencoba mengadu nasib di ibukota, perjalanan hidup membuat dia bertemu dengan seorang pria kaya yang punya sejuta kenangan pahit

Kisah cinta mereka di mulai dengan segudang permasalahan yang hadir, hingga gadis tersebut harus mendapatkan pelecehan di hari pernikahan nya

Apakah gadis tersebut tetap akan menemukan kebahagiaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triana mutia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Alvin

Semoga sedang tertawa bahagia melihat ponsel baru Sekar yang terbilang sangat mahal tersebut, tak lama semua mulai sibuk dengan aktivitas mereka masing-masing. Sekar memutuskan untuk tidak langsung pulang sesuai perintah sang bos besar karena dia merasa tak enak hati dengan pekerja yang lain. Tiba-tiba saja ada seorang karyawan yang datang ke ruang pantry

"Kamu baru ya?"

"Ya pak"

"Yang lain ke mana?"

"Kurang tau pak, ada yang bisa saya bantu pak?"

"Saya tadi belum makan siang karena ada deadline, bisa tolong beliin saya makanan"

"Bisa pak"

"Tolong beliin saya makan siang di cafe xx seberang kantor ya, ga jauh kok kamu tinggal ke seberang jalan sedikit ke arah kanan"

"Baik pak"

"Ini uangnya, kalo udah balik kamu antar aja ruang pemasaran"

"Baik pak" Sekar segera bergegas melaksanakan tugas yang dia terima dengan senang hati, akhirnya ada juga pekerjaan yang dapat dia kerjakan

Sekar segera menuju ke cafe yang di maksud, memesan makanan dan minuman yang di inginkan orang tadi. Sekar memilih duduk di salah satu bangku cafe tersebut menunggu pesanannya siap di bawa

Tiba-tiba mata Sekar menjadi merah dan berkaca-kaca melihat seseorang yang sudah lama dia rindukan berada di tempat yang sama bersama dengan seorang gadis yang sangat cantik dan modis, mereka berdua terlihat sangat mesra bak sepasang kekasih yang sedang kasmaran

Sepasang sejoli tersebut sedang di kasir membayar makanan dan minuman yang telah mereka santap, berbarengan dengan Sekar yang di hampiri oleh seorang pelayan yang mengantarkan makanan yang Sekar pesan

Ketika sepasang sejoli tersebut keluar dari cafe itu Sekar pun ikut keluar, Sekar membulatkan tekadnya untuk menghampiri mereka. Baginya lebih baik mengetahui sebuah kepahitan dari pada terus hidup bersama angan-angan

"Kak Alvin" dengan suara yang bergetar

Kedua sejoli itu pun menoleh ke arah Sekar, sang gadis menatap Sekar dengan tatapan penuh rasa tidak suka karena menggangu mereka. Sedangkan sang pria tampak sedikit terkejut karena melihat Sekar kini berada di hadapannya

"Apa kabar kak?"

"Kamu kenal perempuan ini sayang?"

"Sayang perempuan itu panggil kak Alvin dengan panggilan sayang, apa mereka pacaran? jadi ini masalah sebenarnya kak Alvin menjauh dari aku"

"Dia adik kelas aku waktu di kampung" acuh

"Aku cuma adik kelas doang ya kak?"

"Terus apa hubungan kalian dulu di sana?" memasang wajah masam

"Ga ada kok sayang" memeluk wanita tersebut "dia aja yang dari dulu suka sama aku" air mata Sekar pun akhirnya terjatuh, hatinya benar-benar hancur mendengar ucapan dari mulut Alvin. Sekar benar-benar berharap bisa bertemu Alvin di ibu kota tetapi bukan pertemuan seperti ini yang sesungguhnya dia harapkan

"Kamu denger kan kata pacar aku? dia ga suka sama kamu jadi jangan pernah ganggu kami" dengan sombongnya

Tiba-tiba saja sebuah tangan memeluk pundak Sekar dengan santai, ternyata sedari awal Sekar memasuki cafe tersebut Nino dan Ervan baru saja akan pergi ke sebuah meeting di luar kantor. Tetapi karena melihat Sekar masuk ke sebuah cafe Nino memerintahkan Ervan menghentikan mobilnya dan menunggu di luar cafe tersebut

"Apa perlu orangnya kak Nino merebut cowok kamu yang ga jelas itu?" penuh penekanan

"Kak Nino kok ada di sini?" langsung melepaskan diri dari pelukan Alvin

"Harusnya kak Nino yang tanya kamu kenapa ada di sini? harusnya kamu tau kan kalo kantor kak Nino ada di dekat sini"

"Aku lagi bahas masalah pelajaran di kampus kak" gelagapan

"Sambil peluk-pelukan kayak tadi" dengan tegas

"Ini kak kenalin.." Langsung terpotong oleh tatapan mata membunuh dari Nino

"Apa perlu kak Nino kenal dengan dia? atau kak Nino langsung aja telpon ke om Bram?"

"Kalo gitu aku duluan ya kak" tersenyum canggung, sedangkan Nino hanya membalas dengan senyuman sinis, dan sang gadis muda tersebut yang ternyata adalah sepupu Nino pun langsung menarik tangan Alvin dan pergi dari tempat itu

Tak butuh waktu lama Alvin dan Rosa pun sudah menghilang dari tempat itu, tersisa Sekar yang masih belum bisa percaya dengan apa yang telah dia saksikan dengan mata dan kepalanya sendiri. Bila sang pujaan hati tega melakukan itu semua, padahal Sekar sudah menjaga hatinya sekian lama hanya untuk Alvin

"Ngapain kamu masih di sini? tadi kan saya sudah suruh kamu pulang cepat"

"Ya pak saya lagi membeli makanan untuk salah seorang karyawan" Nino langsung menatap tajam ke arah Ervan, dan Ervan menganggukkan kepalanya tanda mengerti dengan apa yang harus dia kerjakan

Ervan segera menghubungi sekretaris yang tinggal di kantor dan mencari tau siapa yang berani menyuruh Sekar ke luar kantor untuk membeli makanan

"Ikut saya"

"Tapi pak saya harus mengantarkan makanan ini"

"Nanti di urus Ervan"

Sekar akhirnya ikut masuk ke dalam mobil Nino tanpa tau apa yang harus dia lakukan, serasa otaknya menjadi kosong pada saat itu bahkan senyuman yang selalu terhias di bibirnya pun menjadi lenyap

Di sepanjang perjalanan Sekar hanya bisa terdiam dan banyak melamun, sesekali Nino mencuri pandang dan dia menjadi kesal dengan sendirinya melihat hal tersebut

Setalah mengetahui siapa yang memberikan perintah untuk Sekar membeli makanan Ervan memberikan perintah agar nanti orang tersebut meminta maaf kepada Sekar, Ervan tak mungkin memecat orang tersebut seperti keinginan dari sang bos besar karena itu bukan lah kesalahan mutlak dari dirinya

Ervan hanya memberikan perintah kepada sang sekretaris untuk mengumumkan kepada seluruh karyawan, bahwa Sekar adalah orang yang khusus untuk melayani bos besar di tempat. Agar kejadian serupa tidak akan terulang kembali

Nino dan Ervan menemui klien mereka di salah satu rumah makan termewah di kota itu, Sekar sempat berdecak kagum melihat rumah makan tersebut. Nino hanya tersenyum karena melihat senyuman sudah kembali di bibir mungil Sekar

"Senyuman lebih cocok di wajah perempuan aneh seperti kamu, dari pada tangisan seperti tadi. Apa laki-laki tadi kekasih kamu ya? tapi kenapa bisa jalan sama Rosa? kenapa juga aku harus pikirin semua hal tentang perempuan ini?"

"Apa aku jadi ketularan penyakit aneh perempuan ini ya?"

Klien mereka hanya merasa sedikit bingung karena lagi-lagi Nino tertangkap basah sedang memperhatikan Sekar yang berada di meja yang berbeda dengan dirinya, sedangkan Ervan hanya bisa terdiam melihat semua tingkah laku sang bos besar. Ervan hanya mengeluarkan suara saat dia di perlukan

Meeting pun berjalan dengan lancar bagaimana pun juga tidak ada orang di kota tersebut yang tak ingin bekerja sama dengan seorang Nino Setiawan, setelah selesai meeting Nino akhirnya kembali lagi ke kantor karena Sekar ingin kembali ke kantor. Bagaimana pun juga Sekar ingin mengantar makanan yang kini telah menjadi dingin tersebut dan mengambil tasnya yang masih berada di kantor

Sedangkan Nino di dalam ruang kerjanya meminta Ervan mengirimkan semua data tentang Sekar

"Jadi ini alasannya kamu ga makan daging yang saya kasih"

1
Darmawangsyah Dhamar
apa maksudnya ini
Darmawangsyah Dhamar
knpa bru ktemu cerita ini
Saras Wati Candra
aku maulah jadi orng saya
M
Luar biasa
Marulak Siagian
👍👍👍👍
komalia komalia
naah baru ini ending yang memuas kan
komalia komalia
keadaan citra gimana thor
komalia komalia
kejaam kali sih thor buat orang menderita nya udah dari sekar di renggut kesucian nya oas malam pertama ssama orang lain terus ervan harus tanggung jawab nikahin vakon pengantin yang di tinggal calon suami nya dalam ke adaan hamil sejarang di hilangkan pula kaki nya,coba Kalau cuma kumpuh aja kan bisa terapi dan bisa jalan lagi nah ini kaki nya di amputasi berarti citra nya cacat seumur hidup dong kasihan ervan penderitaan nya engga ada habis nya
komalia komalia
nasib ervan sama nino sama ya dapat istri sama sama udah engga gadis lagi
komalia komalia
jadi anak nya ervan kan ada dua yang satu anak nya ervan kan atau kembar atau ervan udah beehubungan layak nya suami istri
triana 13: anaknya kak kan istrinya minta hak nya setelah dia melahirkan
total 1 replies
komalia komalia
hamil nya berapa bulan engga di kasih tau
komalia komalia
upin ipin ya
komalia komalia
hahahaha ternyata grakor toh
komalia komalia
jangan sampai anak itu anak nya si damar
komalia komalia
vino malam pertama sekar malam kedua
triana 13: ya begitulah kak
total 1 replies
komalia komalia
kira kira sekar hamil engga ya
komalia komalia
ya ampun nino segitu cinta nya sampai depresi
komalia komalia
kasihan nino engga dapat kesucian sekar tega kali kamu thor bikin para pembaca sakit hati
komalia komalia
jangan sampai di nodain thor
komalia komalia
apa lagi masalah nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!