Indonesia
NovelToon NovelToon
Janda Cantik CEO Tampan

Janda Cantik CEO Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Anak Yatim Piatu / Wanita Karir / Keluarga & Kasih Sayang
Popularitas:57.5k
Nilai: 5
Nama Author: zeramomy

kyara yang di ceraikan dan diusir oleh keluarga Baskoro karena dia adalah anak yatim piatu dan hanya lulusan SMA Tidak pernah di terima di keluarga tersebut .

kyara selalu di rendahkan dan di jadikan babu oleh keluarga tersebut.

tetapi mereka tak pernah tau bahwa kyara adalah wanita yang cerdas dan memiliki usaha sebuah supermarket yang sudah memiliki banyak cabang di negaranya.

bagaimana ya kalau keluarga mantan suami kyara tahu bahwa kyara bukanlah wanita miskin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zeramomy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9

Sebenarnya kujungan ke Mension keluarga Wiguna memang sudah di rencanakan oleh Rizal sekeluarga itu

Flashback....

Disebuah rumah mewah terdapat satu keluarga yang barusaja menyelesaikan makan malam bersama dan sekarang mereka sedang bersantai di ruang keluarga ada yang menonton tv ada juga yang bermain handphone hingga tiba-tiba sebuah berita membuat mereka fokus untung menyaksikannya

" berita terkini, CEO dari perusahaan D.A grup tuan Dario Arta Wiguna sedang mengadakan acara peresmian sebuah panti asuhan bernama cinta ibu disini juga ada keluarga Wiguna dan beberapa anak yatim yang mengikuti acara, dari informasi yang kami dapatkan tak hanya keluarga Wiguna saja yang hadir di acara ini tapi ada 4 keluarga besar lagi yakni keluarga Wiliam, keluarga biantara, keluarga Kusuma, dan keluarga Alexander yang mengikuti acara peresmian

menurut informasi acara yang di lakukan hanya do'a bersama dan santunan anak yatim.

demikian berita ini saya sampaikan

saya Ina Karina muhon undur diri, sampai jumpa."

"pa bukannya mereka itu juga teman SMA mu" tanya nyonya Ririn pada suaminya

" ya mereka memang teman SMA ku sekaligus teman club basket ku, mereka dari dulu memgan selalu lebih unggul dan aku tidak terlalu dekat dengan mereka walau kita satu club basket" jelas tuan Rizal

" wah papa hebat bisa punya teman orang-orang kaya di negeri ini, kalau begitu perusahaan kita bisa berkerja sama dengan salah satu sari mereka, dengan adanya kerjasama itu pasti perusahaan kita akan semakin maju dan nanti banyak juga perusahaan lainya yang akan bergabung dengan kita, jadi kita akan makin kaya raya" ujar cika penuh semangat sambil membayangkan keluarganya yang akan menjadi keluarga yang sangat terpandang dan masuk golongan orang terkaya di negara ini

" apa perusahaan kita ada kerja sama dengan salah satu dari mereka?"tanya nyonya Ririn

" perusahaan kita tidak ada yang berkerjasama dengan mereka, dan sulit untuk bekerja sama dengan mereka, karena yang menjabat sekarang bukanlah temanku lagi melainkan anak-anaknya mereka sudah tidak ikut campur urusan perusahaan, jadi sangat sulit untuk berkerja sama dengan mereka, aku pernah mengajukan kerjasama tapi ditolak semua" ujar Rizal

"itu memang sulit, kalau gitu gini aja, gimana kalau kita kenalkan Cika dengan anak dari tuan Wiguna itu yang namanya Dario itu, kalau gak salah yang namanya Dario itu salah satu orang terkaya se Asia kan?, dengan Cika bisa dekat atau kalau bisa sampai menikah dengan Dario itu bisa menjadi keuntungan buat kita dan perusahaan, karena kita bisa berbesan dengan keluarga Wiguna dan memiliki menantu orang terkaya nomer tiga se Asia" ujar nyonya Ririn

" emang bisa? Gimana caranya?" tanya Cika dan itu juga mewakili pertanyaan Rizal yang ada di pikirannya

" itu Rahasia nanti kalian ikuti saja rencana ku" ujar nyonya Ririn, membuat tuan Rizal dan Cika berdecak sebal.

.

.

Beberapa hari kemudian nyonya Ririn mendapatkan telfon dari anak buahnya yang ia suruh memantau keluarga Wiguna

" nyonya tuan Wiguna saat ini ada di Zee resto bersama dengan istrinya" ujar anak buah Ririn di sebrang sana

" baik aku mengerti kamu lanjut pantau terus mereka" ujar Ririn lalu menutup teleponnya sambil tersenyum sangat bahagia

" pa kita sekarang satu resto dengan tuan Wiguna dan istrinya" ujar nyonya Ririn

" terus kenapa?" tanya tuan Rizal pada istrinya itu dan dibalas decakan sebal dari nyonya Ririn

"apa kita kan melakukan rencana mama?" tanya Cika

" pintar kamu sayang, gak kayak papamu yang agak lemot ini" ujar nyonya Ririn sambil mengatai suaminya itu dan mendapatkan tatapan sinis dari tuan Rizal, tapi tak di pedulikan oleh nyonya Ririn

"lalu rencananya apa?" tanya cika penasaran dengan rencana mamanya

" jadi kita akan temui mereka dengan cara papa pura-pura kaget bisa bertemu dengan tuan Wiguna itu dan menyapa mereka,dan gimana caranya kita harus bisa di undang ke rumah mereka atau kalau enggak kita bisa undang mereka ke rumah kita " jelas nyonya Ririn

" itu ide yang bagus ma, gimana pa?" tanya Cika

" ya itu ide yang bagus" ujar tuan Rizal

Beberapa saat kemudian mereka melihat tuan Arya Wiguna dan istrinya Talita sedang berjalan menuju keluar restoran, lalu mereka buru-buru mengetarmya dan...

"Arya" ujar tuan Rizal dan tuan Arya yang di panggil pun langsung menoleh ke arah seseorang yang memanggilnya

" kamu Arya Wiguna kan?" tanya Rizal berpura-pura

"kamu?... ah.. Kamu Rizal Dinata kan?" tebak Arya

" iya aku Rizal Dinata teman satu club basket SMA dulu, kamu apakabar? Lama kita gak ketemu, terakhir kali kita bertemu saat pesta perpisahan club basket" ujar rizal

" kabarku baik, iya ya.. Kita terakhir bertemu memang saat pesta perpisahan club basket kalau gak salah hampir 35 tahun yang lalu" ujar tuan Arya

" ya kamu benar, setelah perpisahan itu kita semua sudah berpencar ke kampus favorit kita masing-masing, dan setauku kamu, Dimas, Brama, Rega, Ardi melanjutkan kuliah di kampus yang sama di Amerika" ujar tuan Rizal

"ya kita memang dulu satu kampus dan mengambil jurusan yang sama lalu lulus bersama juga, setelah kita lulus kuliah kita sudah mulai bekerja di perusahaan masing-masing " ujar tuan Arya

" oh iya.. Sampai lupa kenalkan ini istri ku Ririn dan di sebelahnya itu anak kami Cika dia anak kami satu-satunya " ujar Rizal memperkenalkan istri serta anaknya

" oh iya.. Salam kenal, Dan kenalkan ini istriku Talita" ujar arya setelah bersalaman dengan nyonya Ririn dan cika

" salam kenal saya Talita" ujar Talita sambil bersalaman dan senyum ramah

" salam kenal juga nyonya" ujar nyonya Ririn dan Cika bergantian menyalami nyonya Talita

" mari kita duduk di cafe Sana sambil mengobrol di cafe sana, karena tidak enak jika kita mengobrol sambil berdiri seperti ini" ujar nyonya Ririn

"maaf, kami haru segera kembali, karena kami masih ada acara hari ini, lain kali berkunjunglah ke rumah kami ini adalah kartu nama ku, di sini ada alamat rumah kami dan di situ juga ada nomer ponsel yang bisa kalian hubungi jika dtang rumah kami" ujar tuan Arya sambil menyodorkan kartu yang seperti kartu nama itu

" ah tidak papa, lain kali aku dan keluargaku akan berkunjung ke rumah mu" ujar tuan rizal

" kalau begitu kami pamit dulu" ujar Arya lalu masuk ke dalam mobil bersama istrinya dan meninggalkan restoran itu

" akhirnya kita bisa mendapatkan alamat dan nomer mereka" ujar cika kegirangan

" yey.. akhirnya kita sudah maju satu langkah, tinggal rencana selanjutnya kita pikirkan nanti, dan lebih baik kita pergi dari restoran ini karena kau ingin kembali ke rumah dan kalian kan harus kembali ke kantor, jadi ayo kita pulang" ujar nyonya Ririn dan di angguki oleh tuan Rizal dan Cika

Lalu merekapun langsung meninggalkan restoran itu

.

.

satu Minggu setelah pertemuan antara keluarga Rizal dan Arya serta istrinya, kini mereka pun sedang berada di ruang keluarga

" pa sekarang papa telfon tuan Arya Wiguna itu lalu katakan jika kita akan berkunjung kerumahnya besok malam untuk silaturahmi" ujar nyonya Ririn kepada suaminya

" yaudah bentar aku telfon dulu" ujar tuan Rizal

Tut..tut..tut...

" halo dengan keluarga Wiguna guna disini" ujar seorang wanita di sebrang sana

" maaf mbg mengganggu, tuan Arya Wiguna-nya ada saya ingin berbicara dengan beliau, saya Rizal Dinata" ujar Rizal

" baik sebentar ya pak saya sambunkan ke tuan Arya " ujar wanita itu

Tak berapa lama...

" halo Rizal ada apa menghubungiku?" tanya tuan Arya

" begini Arya aki ingin berkunjung kerumah mu sambil sekalian silaturahmi" ujar Rizal

" oh.. iya.. Rizal, kalian datang saja kerumah kami, bukanya waktu itu saya sudah memberikan kartu telepon dan disanakan ada alamat rumah ku, jadi kalian datang saja" ujar Arya

" iya ada, tapi aku gak enak jika tiba-tiba pergi ke sana, takutya kalian sedang pergi, jadi aku hubungi dulu jika aku akan berkunjung ke rumah kalian" ujar tuan Rizal

" oh begitu, kalian datanglah kami tidak kemana-mana kok, dan besok sekalian kita makan malam bersama di rumah ku" ujar Arya

" terima kasih ya, kalau begitu aku tutup dulu telfonnya, sampai jumpa besok malam" ujar Rizal

" ya.. Sampai jumpa besok malam " ujar Arya

lalu ia pun menutup telfonnya.

" akhirnya besok malam kita akan makan malam di rumah salahsatu orang kaya di negeri ini" ujar nyonya Ririn

" kalau begitu besok pagi kita harus pergi ke salon dan mencari baju untuk makan malam bersama besok" ujar Cika

" ya kamu benar sayang besok kita haru tampil cantik " jawab nyonya Ririn

.

.

Dan keesokan harinya pada sore hari mereka sudah bersiap untuk pergi ke rumah keluarga Wiguna, lalu mereka pun masuk ke dalam mobil dan meninggalkan halaman rumah menuju rumah keluarga Wiguna

Setelah sampai mereka pun langsung mendapatkan izin untuk masuk, karena tadi para penjaga di sana sudah di beri tahu oleh tuan Arya

Lalu merekapun turun dari mobil dan di sana mereka di ajak masuk oleh pelayan di Mension itu, mereka sangat takjub dengan kemegahan Mension itu sedari masuk ke rumah tersebut.

" silahkan duduk tuan,nyonya, nona, saya akan panggilkan tuan dan nyonya besar" ujar pelayan tersebut, lalu tak berapa lama Arya dan talita pun datang bersamaan dengan pelayan yang menyajikan minuman

" apa kabar Rizal, nyonya Ririn,nak Cika, selamat datang di rumah kami" ujar Talita

" kami baik " ujar Rizal

" silahkan di minum" ujar nyonya Talita

" terima kasih nyonya " ujar nyonya Ririn

mereka pun langsung meminum, minuman yang sudah di sediakan oleh pelayan

tiba-tiba seorang pelayan datang

" tuan, nyonya makan malam sudah siap semua sudah berada di meja makan hanya tinggal den Rio yang belum turun" ujar pelayan tersebut

" baiklah bi anda bisa kembali terima kasih"ujar nyonya Talita

lalu pelayan itu pun kembali ke belakang

" tuan Rizal, nyonya Ririn, nak Cika mari kita makan dulu nanti ngobrolnya di lanjut setelah makan" ujar nyonya Talita

Lalu mereka pun pergi ke ruang makan, saat sampai di ruang makan ternyata di sana sudah ada anak dan menantu keluarga Wiguna , dan mereka pun di persilahkan duduk di tempat yang sudah di sediakan.

flashback off...

.

.

1
Siti Amirda
Lanjut ceritanya... bagus banget
Nurul hotimah
karya yang paling di tunggu2👍
Nurul hotimah
karya yang paling di tunggu2👍
Heny
Duh thor prndek banget... Lanjutttt
Heny
Walaupun nanti mrk bertemu kyara jng bilang sm mrk bahwa km bos nya
Heny
Walaupun mrk baik jng sampai ketemu thor nanti gk jd cerai klau mrk tau kyara kaya
Heny
Ternyata kiara seorang milyader wow mantap
Hera Wati
nyebelin ahh LG enak baca abis....lanjut doooooooong
cowettttttt
aneh d maki diam aja ...klu gw ada yg Maki udh gs tonjok mulut nya..atau setidak ny balas dengan pedas LG jgn cm diam aja
cowettttttt
terlalu banyak pemain nya jd pusing ga ingett aku nama2 nya
stela aza: ceritanya g fokus ke topik utamanya ,, terlalu banyak peran pembantunya ,,, jadi bacanya pusing sendiri , 1 bab ceritanya macem2 😂
total 1 replies
cowettttttt
memberikan kasih syg anak orang tp membuang anak kandung
cowettttttt
flashback ny kepanjangan jd jenuh
cowettttttt
syg sekali kyara wanita lemah cm bisa diam ketika d tampar dan menunduk ketika d maki...baik dan lembut jg g mesti lemah dan diam aaja
cowettttttt
pdhl biarin aja lili tau kebusukan keluarga BPK ny
Asyatun 1
lanjut
Asyatun 1
, lanjut
Dewi Antris
Luar biasa
Asyatun 1
lanjut
Uni Rasid
up lg thor
Kartini Kartini
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!