Indonesia
NovelToon NovelToon
Ambang Batas

Ambang Batas

Status: tamat
Genre:Saudara palsu / Cintapertama / CEO / Tamat
Popularitas:864.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Moena Elsa

Siang itu Berlian berniat pulang kerja lebih awal, dengan tujuan untuk memberi kejutan pada sang suami. Hari ini adalah anniversary pernikahan mereka yang ke tujuh.
Tapi kenyataan kadang tak sesuai ekspektasi. Niat awal ingin memberi surprise, malah dirinya sendiri yang terkejut.
Berlian mendapati sang suami asyik berbagi peluh dengan adik di ranjang miliknya.
Kedua kakinya tak mampu lagi menopang badan, hatinya luruh lantak melihat kenyataan di depan mata.
"Sayang, ini tak seperti yang kamu lihat," alibi laki-laki yang menjadi suami Berlian.

Akankah Berlian tegar menghadapi atau malah hancur meratapi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moena Elsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketuk Palu (2)

Berlian menantikan detik-detik keputusan dibacakan.

Dia ingin bebas dan memulai hidup baru, tanpa menengok masa lalunya yang pahit.

"Tunggu!" Intan berdiri.

"Anda tidak bisa mengganggu jalannya sidang nyonya," tegas hakim.

"Saya membawa bukti baru yang akurat," terang Intan.

"Penyerahan bukti harusnya jauh sebelum ini nyonya," tukas ketua sidang.

"Tapi bukti ini baru kami dapatkan baru-baru ini tuan," jelas Intan.

Pengacara pihak Arya mengambil sesuatu dari tangan Intan dan menyerahkan kepada hakim ketua.

Tania selaku pengacara Berlian pun dipanggil maju untuk melihat bukti yang baru diserahkan.

Berlian menaikkan saah satu alisnya, 'Awas saja kalau kalian licik,'

Tania kembali ke sisi Berlian.

"Mereka mau memperlihatkan kebersamaan kamu dan bos mu," bisik Tania.

"Untuk membalikkan fakta?" tanggap Berlian.

"Tentunya," kata Tania tenang.

Berlian akan menjadi pihak yang disalahkan kali ini.

Arya duduk lebih tegak penuh keyakinan.

"Bagaimana ini Nyonya Tania?" bisik Berlian.

Tania mengurai senyum dan berdiri, "Yang mulia, dengan melihat bukti barusan. Maka ijinkan kami untuk memanggil saksi yang bisa menjelaskan semua. Kebetulan saksi ini berada di TKP," ucap serius Tania.

"Keberatan yang mulia. Video tadi sudah menjelaskan semua," tolak pengacara lawan.

"Kami punya versi lengkapnya ketua. Video yang tadi sengaja dipotong dan diambil rekaman yang sekiranya menguntungkan lawan," imbuh Tania.

"Baik, saksi dari pengacara Tania kami terima. Silahkan panggil," ujar ketua sidang

Pintu ruang sidang terbuka, dan asisten Brian masuk dan langsung menduduki kursi sebagai saksi pihak Berlian.

Asisten Brian menjawab semua pertanyaan baik dari Tania maupun pengacara lawan.

Dan rekaman versi lengkap sudah diserahkan ke ketua sidang.

Asisten Brian pindah ke kursi pengunjung, setelah memberikan kesaksian.

Berlian mengangguk hormat sebagai tanda terima kasih.

Sikap Arya tak sepongah tadi. Dengan kesaksian asisten Brian maka tuduhan Berlian selingkuh terbantahkan.

Ketua sidang memutuskan jeda sebentar, untuk rapat pengambilan keputusan.

Berlian menghela nafas panjang.

Asisten Brian menghampiri Tania yang sedang menata berkas.

"Anda datang sendiri nyonya," sapanya.

"Mana bos laknat mu?" ekor mata Tania menyapu seluruh ruangan untuk mencari keberadaan Dominic. Asisten Brian tertawa renyah, dia sudah kenal lama dengan pengacara kondang itu.

"Saya ke toilet dulu nyonya Tania, tuan Brian," Berlian beranjak dan menjauh dari mereka berdua.

"Sejak kapan bos mu perhatian ke cewek Emang sudah dapat restu dari orang tua yang pilih-pilih itu?"

"Bela-belain menghubungi aku langsung lagi," lanjut Tania.

"Bos ku kebelet kawin," asisten Brian terkekeh, membayangkan bos dingin jatuh cinta.

Tania ikutan tertawa.

"Bilang sama bos kamu. Aku hanya terima bonus kontan," ulas Tania.

"Ih, anda matre juga ya. Padahal suami anda sudah kaya raya," gurau asisten Brian.

Tania menyenggol bahu Brian, saat Berlian kembali duduk di samping Tania.

.

Semua yang hadir menempati tempat duduknya masing-masing saat hakim ketua memasuki ruang sidang.

Dengan harap cemas, Berlian menantikan ini.

Tidak hanya Berlian, Arya pun demikian.

Dengan mempertimbangkan bukti dan saksi, maka tuntutan cerai Berlian dikabulkan dan untuk kepemilikan rumah dan tanah jatuh ke tangan Berlian. Sementara harta bergerak dibagi dua, antara Arya dan Berlian.

Arya berdiri, tak bisa menerima keputusan. Baginya keputusan itu berat sebelah. Dan dia akan banding.

Di pihak Berlian, Berlian menghela nafas lega.

"Terima kasih nyonya Tania. Makasih atas segala bantuan yang diberikan," ucap tulus Berlian.

"Oke," Berlian menjabat tangan Tania.

"Kalau ada waktu, ajak bos kamu. Kita jalan bareng," ujar Tania saat beranjak dan hendak pergi.

Berlian tertegun sesaat. Tak mengira kalau pengacara yang ngehits mengajaknya jalan.

"Ba... Baik nyonya," jawab Berlian dengan gugup.

"Santai aja. Betewe jangan panggil nyonya, panggil kakak aja deh," pinta Tania.

"Oke kak," senyum Berlian menghiasi bibir.

Tania pergi.

Dan Arya plus sekutunya kembali menghampiri. Padahal masih ada asisten Brian berdiri tak jauh di situ.

"Puas kamu?" nyonya Adrian saat berada dekat Berlian.

Berlian tersenyum lebar.

"Anak tak tahu diri," tuan Adrian ikutan mendekat dan hendak menampar putri pertamanya itu.

Dengan sigap Berlian menahannya.

"Makasih ayah," ejek Berlian.

"Oh ya, tuan Arya yang terhormat. Saya harap besok pagi rumah sudah dikosongkan," himbau Berlian.

"Apa?" gantian Intan tak terima.

"Ingat kak, aku sedang hamil. Kakak tega sekali," sambung Intan.

"Jangan berharap menjadi nyonya di rumah ku," tegas Berlian.

Intan menghentakkan heel sepatu nya, kesal atas perkataan Berlian.

"Mas Arya, kenapa rumah kamu bisa direbut olehnya?" kata Intan menyisakan kesal.

"Tenang aja. Ini belum final. Aku akan mengajukan banding," tegas Arya.

Berlian tak perduli. Yang penting saat ini dia sudah bebas dan mendapatkan apa yang menjadi haknya.

Jika nanti Arya tetap mempersulit di belakang, pikirkan nanti saja jalan keluarnya.

Berlian melenggang pergi ditemani asisten Brian.

Di parkiran, Maura menyambut dengan seikat bunga lily kesukaan Berlian.

"Makasih," sambut Berlian.

"Saatnya kita rayakan hari kebebasanmu beb," Maura merangkul Berlian. Berlian tertawa. Maura kini keluarga satu-satunya.

"Oke," Berlian menyetujui ajakan Maura.

"Bentar.... Bentar... Ini jam kantor loh. Aku cuman ijin sidang aja tadi pagi," jelas Berlian.

"Aman, siang ini kerjaan longgar. Jadi bos ngebebasin kita," rona bahagia terpancar di wajah Maura. Senang karena sahabatnya terbebas dari pria tak tahu diri itu.

"Tumben?" tanya Berlian heran.

"Nggak usah dipikirin. Anggep aja itu hadiah buat kamu dari bos setelah lembur sebulan penuh," tanggap Maura.

"Oke, let's go!" kata Berlian antusias.

Momen langka harus bisa dimanfaatin semaksimal mungkin.

"Aku ikut," seru asisten Brian.

"No! Ini urusan cewek," Berlian dan Maura kompak menolak menyisakan asisten Brian yang menggaruk kepala nya yang tak gatal

"Baiklah. Have fun kalian. Tapi jangan salahin aku, kalau bos tiba-tiba perintah lembur," ujar asisten Brian sambil memasuki mobil yang terparkir di samping mobil Berlian.

"Awas saja kalau bos berani," omel Maura.

"Lo berani sama bosssss???" Berlian memastikan.

"Enggak," seru Maura. Lantas keduanya tertawa.

.

.

1
Khairul Azam
perkataan tuan alexsander itu bukankah termasuk pelecehan
Khairul Azam
banyal fitnah karena km gak mau klo ayahmu mau mengumumkan klo km iti anaknya, itu jg termasuk dosa jg karena memboarkan orang lain berpikir biruk.
echa purin
👍👍👍
Ita Ita
novelnya sangar bagus dan menarik.
moenaelsa: makasih 🌟 kak
total 1 replies
Titien Prawiro
Diambang batas gk ada lanjutannya apa.
Yuliati Soemarlina
yeh berlian bukan morotin..itu perhiasan dikasih mertuanya..
Yuliati Soemarlina
ketabrak ga sengaja aja dipermasalahkan kinara...modus nipu nih 2 manusia cecunguk ??
Yuliati Soemarlina
pemain" drama saling bersinggungan...
ken darsihk
tuh Ayah sdh di sumpal oleh ibu nya si Intan , benar Berlian pelakor tetap sajah pelakor 😠😠
ken darsihk
Yahhh Berlian kenapa juga lari ke club , sudah gitu ketemu sama pecundang dan gundik nya
ken darsihk
Aq mampir
karya pertama nya author yng aq baca , seperti nya bagus
moenaelsa: makasih kak
total 1 replies
Yuliati Soemarlina
jgn nyela berlian..dengarkan ucapan dr..jgn sok tau...lama" nyebelin juga si berlian ini
Yuliati Soemarlina
lihat tanda" nya..kamu hamil berlian..
Yuliati Soemarlina
berlian n dom sama" ngebohongi ortu...kenapa thor ceritanya jelimet begini...rahasia"...teruuus🤭🤭🤭
Yuliati Soemarlina
berlian..rahasia teruuuuuus...cape deh...🤭
Yuliati Soemarlina
2 org licik bersekutu..apakah akan berhasil ?
Yuliati Soemarlina
klo ceritanya bagus tentu bagus komentarnya thor...
Yuliati Soemarlina
Dom cepat halalkan berlian...biar gak terus diganggu ulat keket si kinara
Yuliati Soemarlina
akibat berlian keras kepala..banyak fitnah..apa yg kamu pertahankan berlian..lemot banget otak peran utama ini
Yuliati Soemarlina
bungkam tuh mulut lemes si kinara..tunjukan pd dunia bahwa kamu anak tunggal wiranata..biar orang" tdk merenehkanmu..kesel juga baca cerita ini thor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!