Indonesia
NovelToon NovelToon
Aplikasi Toko Dewa Tiga Alam

Aplikasi Toko Dewa Tiga Alam

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:10.9k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Setelah menyelesaikan masa militernya, Jiang Ming mendapati dirinya terjebak dalam kerasnya realita sebagai pemuda tanpa uang, pekerjaan, maupun koneksi, yang harus memutar otak demi menghidupi adik perempuannya.

Di tengah himpitan utang dan cibiran orang-orang yang meremehkannya, sebuah aplikasi aneh bernama "Toko Dewa Tiga Alam" tiba-tiba terinstal secara paksa di ponsel bututnya.

Aplikasi tersebut menjual berbagai barang supranatural dan keajaiban dari dimensi para dewa, namun ironisnya, semua benda ajaib itu hanya bisa dibeli jika Jiang Ming memiliki uang.

Alih-alih menjadi pahlawan super, Jiang Ming menggunakan kecerdasan dan insting bisnisnya untuk memanfaatkan barang ajaib termurah demi membangun kekayaan dari nol, perlahan memutarbalikkan nasibnya dari seorang pengangguran rendahan menjadi sosok yang mengendalikan kekuatan Tiga Alam di dunia nyata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

Matahari pagi bersinar terik menembus jendela kamar kontrakan Jiang Ming yang berdebu.

Dia terbangun dengan kepala yang masih terasa sedikit berdenyut dan tubuh yang kaku.

"Sepertinya tubuhku masih butuh waktu untuk beradaptasi dengan kemampuan dari alam dewa ini," batin Jiang Ming sambil memijat pelipisnya perlahan.

Dia bangkit dari kasur dan langsung menatap kanvas lukisan di atas mejanya.

Ajaibnya, cat minyak murahan yang seharusnya butuh waktu berhari-hari untuk kering itu kini sudah mengeras sempurna.

"Ini pasti efek samping dari goresan Kuas yang terbawa melalui kemampuan itu," gumam Jiang Ming takjub menyentuh permukaan kanvas.

Dia mengambil koran bekas dan membungkus lukisan Puncak Tiga Alam itu dengan sangat hati-hati.

Setelah mandi seadanya dan memakai kemeja terbaiknya yang sedikit pudar, Jiang Ming melangkah keluar dari lingkungan kumuhnya.

Tujuannya hari ini adalah Distrik Pusat Bisnis Jinhai, tempat di mana uang mengalir seperti air setiap detiknya.

Satu jam kemudian, Jiang Ming turun dari bus kota dan berdiri di depan sebuah bangunan megah bergaya Eropa klasik.

Papan nama berlapis emas di atas pintu masuknya bertuliskan Galeri Seni Bintang Langit.

Ini adalah galeri seni paling bergengsi di seluruh kota Jinhai yang hanya dikunjungi oleh para kolektor kelas atas.

Kring.

Pintu kaca tebal itu terbuka, menghembuskan udara pendingin ruangan yang sangat sejuk ke wajah Jiang Ming.

Lantai marmer yang mengkilap memantulkan bayangan sepatunya yang sudah usang dan berdebu.

"Maaf, galeri kami belum buka untuk pengunjung umum hari ini."

Seorang pria muda berseragam rapi dengan tanda pengenal bertuliskan Asisten Kurator langsung menghadang langkah Jiang Ming.

Tatapan mata asisten itu menyapu penampilan Jiang Ming dari atas ke bawah dengan penuh rasa jijik.

"Aku bukan pengunjung, aku datang ke sini untuk menawarkan sebuah lukisan," jawab Jiang Ming dengan nada tenang.

Asisten itu tertawa meremehkan sambil melipat kedua tangannya di dada.

"Dengar ya, anak muda. Tempat ini bukan pasar loak tempatmu bisa menjual barang rongsokan."

"Galeri Bintang Langit hanya menerima karya dari seniman bersertifikat nasional, bukan coretan anak jalanan sepertimu."

Asisten itu melambaikan tangannya seolah sedang mengusir lalat yang mengganggu.

"Cepat keluar dari sini sebelum aku memanggil petugas keamanan untuk menyeretmu."

"Kau bahkan belum melihat lukisanku sama sekali. Bukankah seorang kurator seharusnya menilai sebuah karya, bukan pakaian penjualnya?" tantang Jiang Ming dengan sorot mata tajam.

Sisa-sisa aura kedisiplinan dan keberanian dari masa wajib militernya membuat asisten itu tanpa sadar mundur selangkah.

"Ada keributan apa ini pagi-pagi begini?"

Sebuah suara wanita yang sangat dingin dan merdu tiba-tiba terdengar dari arah tangga spiral di tengah galeri.

Tap tap tap.

Suara ketukan hak sepatu tinggi bergema di ruangan yang sunyi itu.

Seorang wanita muda berusia sekitar dua puluh empat tahun berjalan menuruni tangga dengan keanggunan yang luar biasa.

Dia mengenakan setelan jas kerja wanita berwarna putih bersih yang mencetak lekuk tubuhnya dengan sempurna.

Wajahnya sangat cantik mempesona, tetapi ekspresinya sedingin bongkahan es di kutub utara.

"Nona Su! Pengemis ini memaksa masuk dan ingin menjual barang rongsokannya di galeri kita," lapor asisten kurator itu dengan tergesa-gesa.

Wanita dingin itu adalah Su Qingxue, pemilik tunggal Galeri Seni Bintang Langit sekaligus kolektor muda paling jenius di kota Jinhai.

Su Qingxue menghentikan langkahnya tepat di depan Jiang Ming.

Mata indahnya yang tajam menatap bungkusan koran bekas di tangan pemuda itu dengan tatapan menilai.

"Galeri kami memang mencari karya baru untuk pameran musim gugur, tapi kami memiliki standar kurasi yang sangat ketat," ucap Su Qingxue dengan nada datar.

"Aku tahu. Karena itulah aku membawa lukisan ini langsung ke tempat terbaik di kota ini," balas Jiang Ming tanpa rasa gentar sedikit pun.

Su Qingxue sedikit terkejut melihat ketenangan pemuda miskin di hadapannya ini.

Biasanya, orang-orang biasa akan salah tingkah atau ketakutan saat berhadapan dengan aura intimidasinya.

"Baiklah, coba buka bungkusan itu. Aku beri kau waktu satu menit untuk membuktikan ucapanmu itu," perintah Su Qingxue melipat tangannya.

Asisten kurator di sampingnya mendengus sinis, menunggu momen untuk mempermalukan Jiang Ming.

Srek srek srek.

Jiang Ming merobek koran pembungkus itu dengan santai dan membalikkan kanvasnya ke arah Su Qingxue.

Detik itu juga, waktu di dalam Galeri Bintang Langit seolah berhenti berdetak.

Mata Su Qingxue melebar maksimal, bibir merahnya sedikit terbuka menahan napas yang mendadak tercekat di tenggorokan.

Asisten kurator yang tadinya bersiap mengejek kini membeku seperti patung batu, mulutnya menganga lebar tanpa suara.

Pemandangan Puncak Tiga Alam yang terpampang di atas kanvas itu memancarkan aura magis yang langsung menyedot jiwa siapa pun yang melihatnya.

Permainan gradasi warna awannya begitu hidup, seolah kabut itu benar-benar bergerak perlahan keluar dari bingkai lukisan.

Dan siluet naga raksasa yang bersembunyi di balik awan itu memberikan tekanan batin yang membuat bulu kuduk berdiri.

"Ini... ini tidak mungkin..." bisik Su Qingxue dengan suara bergetar pelan.

Dia melangkah maju tanpa sadar, wajahnya hanya berjarak beberapa sentimeter dari permukaan kanvas.

Tangannya terulur ingin menyentuh lukisan itu, tetapi dia buru-buru menariknya kembali seolah takut merusak mahakarya suci tersebut.

"Teknik sapuan kuas ini... kedalaman ruangnya... ini melampaui level maestro nasional mana pun yang pernah kutemui," gumam Su Qingxue masih dalam keadaan terhipnotis.

"Bagaimana penilaianmu, Nona? Apakah barang rongsokanku ini memenuhi standar galerimu?" tanya Jiang Ming dengan senyum tipis.

1
Armoire
10 roses meluncur lah Thor... /Drool//Drool//Smirk//Smirk/ ... Thanks, dah update banyak... Next lanjut ... GPL yah
Armoire
Perfect story.. Perfect MC... No doubt /Drool//Drool//Smirk//Smirk/
Armoire
1 vote meluncur lah Thor /Drool//Drool//Smirk//Smirk/
Yui: makasih kk😊
total 1 replies
MW
bagus
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
lanjut Thor mantap nih👍👍😀
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahahaha...menghancurkan mental mereka🤣👍mantap Thor lanjut bantaaaaaaaiiiiii
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
bantaaaaaaaiiiiii Thor bantaaaaaaaiiiiii 👍👍😀😀
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
mempunyai karyawan untuk topeng seorang penguasa petir🤣👍👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
memiliki sekutu yang cerdas🤣👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
waduh ngaku ga ya😀😀👍 bantaaaaaaaiiiiii
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
🤣🤣patung nya benar2 bekerja dan bisa berguna🤣🤣👍👍👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hehehehe...ayoooo bantaaaaaaaiiiiii
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hehehehe...balas dendam akan segera terlaksana 👍🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
bantaaaaaaaiiiiii Thor bantaaaaaaaiiiiii 🤣👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
salah pilih lawan 🤣👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
lanjut Thor
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
alur cerita yang bagus
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
baca sampe bab 7 alur ceritanya menarik 👍👍lanjut Thor
Äï
klo di curigai dan dia langsung ngaku sih percuma, percuma nyamar klo sekali nya di curigai ngaku
Dewiendahsetiowati
hadir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!