Indonesia
NovelToon NovelToon
Hujan Dalam Kereta

Hujan Dalam Kereta

Status: tamat
Genre:Romantis / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:25.4k
Nilai: 5
Nama Author: Fay Rizky

Bebas Promo Disinii !!!
Silahkan promo sebanyak-banyaknya
Dan harus diingat, like, rate dan komen Hujan Dalam Kereta.
Terimakasih

Sinopsis :

Tanpa sadar aku berlari menerjang hujan. Aku menangis dan tanpa sadar lagi aku masuk ke kereta. Kenapa aku menangis karena melihat Angga melamar Vellin?.

Padahal aku yang mengenalkan mereka, untuk apa aku menangis karena hal ini. Kan memang salahku dari awal tidak membuka hati untuk Angga.

"Lyraa."

Tiba-tiba Kak Ben menarikku dan memelukku. Aku memegang erat jaketnya, aku menangis didalam pelukannya.

Aku seperti membuat hujan untuk diriku sendiri. Aku bahkan ikut menghujani Kak Ben. Seketika itu juga, aku merasa seperti hujan dalam kereta.

Bodohnya aku menangis dipelukan laki-laki karena laki-laki lain. Angga sudah memilih Vellin. Harusnya aku bisa senangkan, tapi kenapa air mataku tidak mau berhenti juga.

Ini kisah ku yang dimulai beberapa bulan sebelumnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fay Rizky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keributan - Hujan Dalam Kereta Episode 10

Akhir nya sudah aku putuskan untuk beli mobil, dan aku minta tolong Nisya sama suaminya carikan orang yang bisa bantu buat menyetir, iya maksud nya supir.

Bersyukur banget karena Nisya sangat cepat dapat orangnya. Namanya Pak Bagus, orang semarang tapi sudah lama di Tanggerang. Ternyata Pak Bagus itu istri nya kerja serabutan, jadi aku pikir untuk Pak Bagus kerja di sini aja sekalian sama istrinya. Mungkin ini adalah keputusan yang telat. Tapi karena aku masih dikasih kesempatan, iya setidaknya aku harus mencari cara untuk mengantisipasi kemungkinan hal yang tidak dinginkan.

Ini masuk minggu yang ke 3 sehabis Papa keluar dari RS. Papa jadi deket banget sama Angga. Angga sudah bagaikan anak kedua Papa. Setiap minggu pasti ada aja jadwal olahraga mereka. Aku tidak hapal, karena jadwal nya tidak menentu. Kadang hari senin sore itu joging, kadang hari rabu sore itu renang, kadang hari sabtu itu bersepeda. Memang jadwal nya sedikit random, karena mengikutin jadwal kerja nya Angga. Yang penting Papa terus ada kegiatan yang positif, jadi Papa bisa happy terus.

Sekarang sudah aku putuskan, aku menetapkan hari jadwal kerjaku alias jadwal aku ke kafe. Tiga hari ke kafe dan tiga hari lagi di rumah, seharinya libur. Di Kafe ada Dita yang bisa memantau segala urusan di Kafe, kalau urusan di dapur ada Deny. Mereka lucu sekali, kadang kalau lagi evaluasi sama aku di ruangan, aku memanggilnya dengan sebutan D kuadrat.

Semoga aja keputusan aku tidak salah. Jujur aja aku masih takut, mengatur segala urusan di kafe. Aku takut bikin kesalahan, takut bukan pemimpin yang adil, takut karyawan akh merasa tidak di sejahterakan. Tapi aku adalah satu satu nya orang yang bisa di andalkan Papa. Mau tidak mau aku harus belajar cara menghadapinya, cara mengatasi setiap masalah yang muncul, dan sekarang akh mulai mengerti gimana alur bisnis berjalan, padahal aslinya kan aku orang sastra. Tapi doaku, semua keputusan yang aku ambil, semua hal yang telah aku putuskan adalah hal yang terbaik yang ada pada mestinya.

***

Hari ini, hari selasa hari pertama buka kafe di pekan ini. Dan seperti biasanya, pas agak keteteran karena bahan-bahan baru di beli, kadang-kadang juga belum kebeli. Orang-orang yang datang juga rame, lebih rame dari hari-hari kemaren. Sampai aku ikut mengantarkan juga pesenan ke meja.

"INI CAFE APAAN, MASA DAGING BURGER NYA BELUM MATENG, SAYUR KEBAB ADA ULETNYA," teriak seorang laki-laki.

Tiba-tiba aja ada seorang laki-laki berdiri tegak sambil teriak. Aku hanya melihat dari kejauhan, ada beberapa karyawan aku yang mendatangi untuk membuat tenang laki-laki itu. Tapi melihat kondisinya sepertinya malah semakin runyam ya, apa aku perlu kesana. Aku degdekan, apa aku takut ya. Ya Tuhan, dari pertama kali kafe aku yang pegang, baru kali ini ada yang begini. Tapi aku harus memberanikan diri, malu-malu dah, daripada reputasi kafe tergoyahkan.

"Ada apa ya Mas?" Tanyaku kepada laki-laki itu.

"Mbak ini siapa? Karyawan juga? Kalo karyawan juga percuma saya ngomong gini, mending saya posting aja di IG, terus jadii viral," jawab laki-laki itu dengan keras.

"Saya pemilik kafe Mas," balasku.

"Lho pemilik kafenya masih anak anak," kata laki-laki itu meremehkan.

"Maaf Mas, ada masalah apa ya?" Tanyaku kembali.

"Mbak, saya kasih tau ya, kalo bikin cafe yang profesional dikit ya, ini daging burger belum mateng sama sekali, sayur selada di kebab nya ada ulet, kalo begini gimana orang mau makan," jawab laki-laki itu.

"Maaf Mas itu emang kesalahan kami karena tidak teliti, selanjutnya pasti akan lebih diperhatikan lagi," ucapku mengaku salah.

"Mbak tau saya siapa," balas laki-laki itu menantang.

"Saya Lyra Poetri Mas," kataku sambil menyambar tanga laki-laki.

"Wah bener bener ini bocah, gue Alex Noerdinata, gue influencer dan food vloger ," ucapnya tidak terima.

"Kalo gitu salam kenal ya Mas, hari ini Mas baru saja berkenalan dengan saya Lyra Poetri, peraih rekor Indonesia menulis puisi terbanyak dalam seminggu, puisi yang tertulis sebanyak 500 puisi. Sekali lagi selamat ya Mas, telah berkenalan dengan seseorang yang berprestasi, bukan seseorang yang bersensas," ujarku sedikit sombong.

Terus aku tersenyum. Rasa marah memuncak, tapi aku tahan. Melirik sinis ke arah dapur. Para tim gue pada mengintip. Setelah ini kita liat siapa yang tanggung jawab sama masalah ini.

Sehabis berbicara blak-blakan sesuatu yang selama ini tidak pernah aku omongkan, orang ini hanya diam aja tanpa kata. Terus tiba-tiba ada seorang perempuan mendekat posisi kita.

"Hey Alex," sapa perempuan itu yang seperti kenal dengan orang ini.

"Hai Arim, udah lama engga ketemu, makin cantik aja," sahut laki-laki itu.

"Makasih Lex. Alex gue liat semua nya yang udah lo katain, jujur aja sebagai orang yang lo kenal, gue ikutan malu. Lo bilang pemilik kafe ini anak anak, padahal lo lebih anak anak. Kalo lo udah dewasa harusnya lo ngerti dan engga harus komplain ini dengan keras keras. Lo liat aja semua orang yang disini pada ngeliat. Sebenernya lo kan bisa komplain melalui salah satu karyawan, ato lebih halus lah," kata perempuan itu.

Hatiku tertawa dengan keras. Tapi ini Mbak Arim, mbaknya Angga?. Kok bisa tau kafe aku, sengaja ato kebetulan?. Tapi terimakasih banyak Mbak, sang penyelamatku dari ketertindasan di halayak umum.

"Kok lo malah ngebelain pemilik cafe si Rim?" Tanya laki-laki itu.

"Iya iya lah, pemilik kafe ini adek gue," jawab Mbak Arimbi.

Sebuah pernyataan yang mengejutkan, Mbak Arim bilang aku adeknya lho. Mata aku langsung melotot pas mendengar itu.

"Jangan bohon ya Rim, gue tau adek itu cowo dan dia dokter," jawab laki-laki itu.

"Emang lo pikir adek gue cuman dia yang dokter aja. Udah sekarang lo pergi, nih duit burger lo gue bayarin, sekarang lo engga perlu bayar, biar tenang," balas Mbak Arimbi lagi.

"Kalo Arimbi yang cantik nan manis ini udah bilang begini, yaudah gue pergi," kata laki-laki itu.

"Iya pergi sana dan jangan pernah balik lagi kesini, dan dengar ya KAFE INI ADALAH MILIK ADEK GUE, ARIMBI WIBOWO," tegas Mbak Arimbi.

"Oke oke"

"Dan buat yang lain juga, ini adalah keselahan yang engga sengaja. Jadi mohon maaf apabila anda merasa tidak nyaman atas keributan saya mohon maaf," kata Mbak Arimbi kepada pengunjung yang lain.

"Saya pemilik kafe juga memohon maaf, semoga keributan barusan tidak mengubah kepercayaan anda terhadap kafe ini. Terimakasih," ucapku juga.

Dan gue langsung narik tangan Mbak Arim ke dalem, gue harus ngomong terimakasih ke Mbak Arimbi berkali kali nih.

Sambil jalan aku melihat sinis juga para tim aku yang cuman bisa mengintip dari dapur. Setelah ini aku harus memberi konsekuensi gimana sama yang bersalah. Karena ini kejadian yang belum pernah aku alami, jadi aku masih belum tau gimana membuat jera sama tim. Aku mau setelah kejadian ini, semua orang yang bekerja harus lebih berhari hati san profesional.

^O^

Assalammualaikum Wr. Wb.

Dan salam sejahtera untuk kita semua.

Hay perkenalkan saya Fay Rizky, author dari Hujan Dalam Kereta.

Ini adalah cerita pertama yang saya buat, setelah sekian lama banyak nya khayalan yang menumpuk dalam pikiran, akhirnya saya keluarkan juga. Apabila terdapat kekurangan saya mohon maaf dan saya harap readers memakluminya, saya tunggu feedback dan saran saran dari kamu, yang telah membaca Hujan Dalam Kereta.

Terimakasih.

Find Me on IG

@fay.rizky

1
Martina Alfarizqi
17 like
Muhammad Iskandar Zulkarnain😎
Done ya Author
Martina Alfarizqi
2 like semangat
Martina Alfarizqi
semangat
ѕмιℓєєꔛ
udah ku like semua karya kaka😊 semangat terus up ny
Teteh Marra Shealmar'atusholihat
aku udah jatuh hati sama Angga
🍬🧀Kara
Boom 10 likee😍😍
Yukk lanjutt
Semangatt update ya kak 😍🤗🤗

Salam -The cat prince
Mampir Yukk, mari saling dukung^^
Martina Alfarizqi
semangat
Catatan Okyk Dan Dwi
sakitnya apa sih thor, papanya lyra
Catatan Okyk Dan Dwi
lyra kelamaan sih mikirnya
𝓢𝓐𝓓🌷 •ʂʍ♏°amaliyaᶠᵃᵐN∅L☂
semangat ka
☘️SuZaan
Slm dr "CINTAKU KEMBALI"

👍👍👍
Martina Alfarizqi
semangat up
Martina Alfarizqi
semangat
Ummi Nafisya Ummi Nafisya
Thor tp aku suka nya lyra sama Angga..
mamzolla
semangat ya
Martina Alfarizqi
semangat up.
Martina Alfarizqi
semangat up
mamzolla
lanjuuttttt👍
Martina Alfarizqi
2 like semangat up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!