Indonesia
NovelToon NovelToon
A Special Girl

A Special Girl

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Petualangan Fantasi-Pedang dan Sihir / Fantasi petualangan-Fantasi Barat / Chicklit / Tamat
Popularitas:42.9k
Nilai: 5
Nama Author: niitina

Hidup Allena Johnson yang semula tenang perlahan berubah menjadi mencekam tatkala kegelisahan menghantui hari-harinya.

Berawal dari gangguan sang misterius Albern sampai rentetan penyerangan makhluk aneh, menciptakan banyak pertanyaan yang menjadikannya sebagai beban pikiran.

Hidup penuh ancaman. Itulah kisah fantasi Allena. Seorang Primadona kampus yang cuek akan penampilan, berwujud sama seperti gadis manusia pada umumnya, namun tersembunyi keistimewaan yang sebagian besar hanya diketahui oleh kalangan immortal.

Perjuangan, cinta, dan harapan.
Di mana ketiga itu sudah tertanam dalam dirinya, saat itu pula kisah paling rumit dalam hidupnya dimulai.

The outside world start cruel when curiosity is rampant.

•••

copyright ©2020 by niitina
Maafkan segala typo yang sekiranya mengganggu mata :)

Ini adalah karya pertamaku yang mati-matian kurevisi tiap membuatnya. Semoga kalian suka ya 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon niitina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 10

• Message from Father •

Diperjalanan menuju pulang, Allena berpapasan dengan Albern. Satu sama lain saling melemparkan tatapan tajam. Ditambah lingkaran cahaya di langit yang menyilaukan mata, membuat suasana semakin panas.

Allena menyampirkan rambutnya ke bahu kiri, sehingga leher jenjangnya terekspos jelas.

Sedangkan Albern mengangkat sebelah alisnya, heran. Ia bertanya-tanya dalam hati, apakah gadis di depannya itu tengah mencoba menggodanya?

"Gerah," gumam Allena seraya mengibas-ngibaskan tangannya di sekitar leher, namun dengan pandangan menolak melirik Albern.

"Sudah mulai menjadi ******, heh?"

Allena sempat melotot, namun di detik kemudian dia terkekeh. "Sepertinya aku harus cepat-cepat pergi, sebelum aku hangus terbakar udara di sini. Ugh, semakin panas saja!"

Allena mengabaikan pertanyaan Albern dengan mengayunkan kakinya, hendak berlalu. Tetapi tangan kekar Albern telah lebih dulu menahan pergerakannya. Albern yang menarik lengan Allena tiba-tiba, membuat kepala gadis itu menubruk dada bidangnya.

"Albern!" jerit Allena dengan tangan meronta-ronta, kesal.

"Aku sudah menduga, kau tidak akan mudah melupakanku begitu saja."

"Enyahlah dariku!"

"Tidak semudah itu."

"Kau-"

"Tunggu," sela Albern, sebelum kemudian memangut lembut bibir gadis dalam dekapannya.

Bukannya memberikan perlawanan, Allena justru mematung dengan tatapan lekat pada pria itu. Ia juga tidak sadar akan hal itu. Sampai pada Albern melepaskan ciuman dan dekapannya. Ditambah seruan menggemaskan orang-orang yang melihat adegan mereka.

"Apa yang kau lakukan!?"

Albern menanggapi dengan senyuman miring serta wajah tanpa dosa. "Hanya membersihkan kotoran di bibirmu," ujarnya santai dengan tangan bersidekap dada.

Allena menggeram. "Mengapa harus aku?"

"Hm?"

"Mengapa harus aku yang kau kejar!?" Allena kembali meninggikan nada suaranya. "Dari sekian banyak wanita cantik yang mengagumimu, mengapa kau memilih aku yang jelas-jelas tidak suka padamu?" sambungnya, kini dengan pelan lebih mirip gumaman.

"Karena ... kau, istimewa."

•••

"Aarrgghh!" Allena membantingkan barang-barang di kamarnya.

Untungnya ibunya tengah berada di luar kota. Jadi ia tidak sungkan meluapkan emosinya dengan puas tanpa menerima omelan setelahnya.

Tubuh Allena merosot, menimpa lantai. Rambut cokelatnya menutupi sebagian wajah karena posisi kepalanya yang menunduk terkulai lemas.

"Tuhan... mengapa hidupku seperti ini?" lirih Allena seraya mengusap kasar bibirnya. Dalam setahun ini bibirnya sudah dicicipi oleh dua pria yang berbeda. Ia merasa dirinya kotor. "Beritahu aku, Tuhan... apa yang mereka incar dariku? Fisik? Di luar sana masih banyak gadis yang lebih sempurna dariku!"

Ponsel Allena berbunyi sekali, tanda adanya pesan masuk. Jengkel, Allena bangkit dan merogoh ponsel di tasnya dengan kasar.

Unknown number :

Allena, ini Ayah. Untuk kali ini saja, kau turuti kemauanku. Aku ingin bertemu denganmu. Ada hal penting yang perlu kita bicarakan.

Allena berpikir sejenak. Mengetahui siapa gerangan pengirim pesan tersebut, mood-nya menjadi dua kali lipat lebih buruk. Tapi pada akhirnya ia tetap mengetikkan balasan.

Me :

Jika maksudmu hal penting mengenai penyelesaian masalah antara kau dan Ibu. Tidak. Itu urusan kalian berdua. Sudah berapa kali kubilang, aku tak mau ikut campur.

Sebenci-bencinya Allena pada ayahnya. Tetap saja, sebagai putri yang baik harus menghargai orang tua. Biar pun hanya kadang-kadang. Seperti sekarang ini. Ia merasa enggan, namun terpaksa membalas sebagai bentuk penghormatan.

Kling!

Ponselnya kembali berbunyi. Allena segera memeriksanya.

Unknown number :

Sama sekali bukan.

Rasa penasaran mulai merasuki Allena. Entah mengapa, ia merasa perlu tahu hal penting itu. Meski enggan bertemu Travis, namun demi memuaskan rasa penasarannya ia memutuskan untuk turut.

Me :

Baiklah. Di mana kita bisa bertemu?

•••

Dua orang gadis muda mendarat dari ketinggian gedung pencakar langit dengan mulus.

Salah satu di antaranya yang memiliki rambut hijau tersenyum sinis pada gadis berjaket hitam di sebelahnya. "Menyerahlah. Selama aku masih hidup, kau dan yang lainnya tidak akan bisa mendapatkan dia," ucapnya seraya menggerling pada satu titik yang tengah bergerak di kejauhan sana.

Gadis satunya lagi membalas dengan decihan jijik. "Sombongnya... kita lihat saja nanti."

•••

TBC...

1
Melanai Intan Intan
padahal bagus bgt mlah tamat
tukang nyimak
lagi dan lagi nemuin satu kata yg bikin bingung ples gk tau itu bener apa gak, yaitu keberkian apa kesekian????? karena mengganggu sekali bacanya😞😞😞
tukang nyimak
mau praktis ko repot bgt y dua sejoli ini, tinggal kekota trus belanja ke market terdekat ngapain blusukan di hutan,, vampir modern gitu lhoo.. itu Ferrari nya bwt apaan??? kesel ndiri aku
Dessy Tan
coo cweeeettt
Dessy Tan
asyiiikkk suka SM visualnyaaaa....
tukang nyimak
kalo gak ada status pacaran antara kalian knpa mesti marah albern sayang,,, jgn salahkan Allen.. tp klo kamu beranggapan demikian maka bicarakan baik2 dengan cara yg bisa diterima baik pula oleh Allen👌👌👌
Dessy Tan
bakal seruuu neh , semngaaaaatt thooor
tukang nyimak
albern beneran suka sama allena karena tulus atau ada hal lainya sih Thor??
tukang nyimak
ok saat ini mulai paham.. memng benar klo allena ini punya sesuatu yg bikin kepo
tukang nyimak
waw.. artis bule semua yaa.. ok semoga visual lainnya menyusul thor
tukang nyimak
punya daya tarik apa sih si allena ini soalnya para cogan pd nempel, yaa biarpun baru dua orang
tukang nyimak
mash nyimak dulu Thor,, karena penasaran sama allena
tukang nyimak
siapa cogan si albern ini?? maen gondol bae
Mutia Sesarini
ditunggu season 2 nya ya
Senja
next Kaka
Ftl03
Boom Like dari LITTLE RAINBOW😆😆
Ai
next up! semangat nulisnya thorr🤗
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
уυℓι уαитι
cocok bgt
b.e.f: halo kak, kaka dapet salam dari Sasha & Mas Herdi di novel ^^RASANYA MENIKAH^^ 🎬🥀

kuy ah kak langsung intip aja ! 💨
gabung yuk sama readers lain, udah pada melting loh disana.. buruaaannnn 😍 tinggal klik profil ini kak gampang bgt hihi.. big thanks! 🥰

#izinpromoyathor.tq
total 2 replies
Nggre Marbun
Next S2 kk💋💛
b.e.f: halo kak, kaka dapet salam dari Sasha & Mas Herdi di novel ^^RASANYA MENIKAH^^ 🎬🥀

kuy ah kak langsung intip aja ! 💨
gabung yuk sama readers lain, udah pada melting loh disana.. buruaaannnn 😍 tinggal klik profil ini kak gampang bgt hihi.. big thanks! 🥰

#izinpromoyathor.tq
total 1 replies
Nggre Marbun
Semangat thorr
aku padamu💛💋
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!