Adinda melirik ke arah wanita tersebut, dalam benaknya ia menganggap bahwa wanita muda tersebut terlalu berani dan percaya diri. Berbeda dengan Adi, yang tiba-tiba merasa bahwa wanita tersebut seperti mantan istrinya.
"Ya, sok. Kalau Ghava ada uang buat minang kau. Nyatanya tiap hari masih minta sangu, uang bensin sama rukok aja lake sabe." balas Adinda dengan wajah judesnya. Adinda terkenal sebagai orang yang ramai tamah, tapi tidak jika dia tak suka dengan orang tersebut.
"Kan Bang Ghava udah punya usaha sendiri." tutur wanita yang tak diketahui namanya tersebut.
"Nyatanya mereka belum bisa puter hasilnya. Mereka kehabisan stok karena tak ada uang untuk beli barangnya. Udah nampak, uangnya habis, barangnya habis juga kan?" tukas Adi berakhir dengan menatap tajam anaknya yang tengah menundukkan kepalanya tersebut.
"Ayo, Dek. Istirahat yuk." Ajak Adi dengan bangkit dari posisinya.
"Jam sembilan pulangin, Va. Bilang ke adik kau juga. Mamah mau istirahat tidur." ucap Adinda dengan melangkah masuk ke dalam rumah.
Terdengar helaan nafas Adinda berulang, Adi menyadari mood istrinya tak sebagus sebelumnya. Ia pun merasa demikian, sakit kepala sebelahnya langsung menyerang saat anak-anaknya tanpa malu meminta untuk menikah.
Sebenarnya Adi takut anak-anaknya malah melakukan zina, saat dirinya tak kunjung memberi izin untuk menikah. Tapi rasa khawatir Adi, akan anak-anaknya yang belum bisa menjadi kepala keluarga lebih besar. Apa lagi mereka mengalami kegagalan dalam rumah tangga. Adi tak mau itu sampai terjadi, lebih baik telat menikah dari pada gagal berumah tangga. Itulah yang selalu Adi tanamkan dalam kehidupannya, sejak dirinya mengenal arti cinta.
"Pusing, Bang. Baiknya macam mana? Aku pengen Givan dulu yang meuhkawen, karena dia juga udah siap masalah ekonomi. Ghifar tahun depan, baru bisa ngerasain panen pertamanya. Dia baru punya penghasilan jelas, lepas ladangnya panen besar-besaran. Terus Icut, beberapa kali aku mergokin dia dijemput laki-laki di jalan. Entah siap…
Belenggu Delapan Saudara
BDS06. Keputusan Givan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 283 Episodes
Comments
Niken Ayu
itu tu si givan foto copy nya bank adi sukanya buka segel tak mau pun yg bekasan
2021-06-18
2
My_ChA
ish, bang kau ini kn kaya, termasuk golongan bilioner lah. masak pasang alat kedap suara aja gak mampu, biar kyk CEO CEO gtu, kamarnya pke kedap suara. JD kn enk gak sampe ganggu pendengaran orang lain. duh q kasihan ank2 kau. gak sampe ngabisin sepertiga uang kau jg.
givan mah lm2 kyk anak yg tak tahu agama, padahal dr kecil jg getol Dinda SM bang Adi ngasih pendidikan agama ke ank2 nya.
para betina nih pd ngebet mnta nikah sm ank2 bang Adi tuh pasti Krn materi, siapa coba yg gak mau SM ank2 papah Adi yg masa depannya terjamin.
semangat KK Annisa 💪💪
lanjutkn papah Adi gas poll, klo bisa buat kesebelasan sekalian🤣🤣🤣
2021-06-18
3
Mamahna Kamila
lanjut .... lama kelamaan aku bakalan bisa bahasa Aceh nih Thor 😁💪😘
2021-06-18
1