"Apa, Dek?" sahut Givan, dengan menyambut uluran tangan Canda yang tak ia mengerti.
Canda terkekeh geli, dengan mengajak Givan berdiri.
"Heh, apa?" tanya Givan bingung dengan istrinya tersebut.
Namun, Canda malah tertawa renyah dengan memandangi wajah suaminya.
"Tak apa, Mas." jawab Canda kemudian.
Givan melepaskan tautan tangan mereka, "Tak jelas betul kau!" sahutnya dengan tertawa kecil.
"Sih Mas kenapa? Main terima-terima tangan aku aja." balas Canda, dengan duduk di pangkuan suaminya.
"Ya tak tau, kirain mau diajakin ke mana." ujarnya kemudian mendaratkan kecupan kecil di pipi kiri istrinya.
"Heh, Mas. Aku gempita betul. Masa, berat aku sampek 59 kilo?" ungkap Canda, dengan memandangi wajah suaminya dari dekat.
Givan tersenyum mengejek, "Pindah duduk, Tuyul! Kau tau, kau berat. Malah masih pangku aja, linu betul paha Mas." tutur Givan yang membuat Canda bangkit dengan terbahak-bahak.
Canda sudah terbiasa, dengan Givan yang jarang berbicara halus meski nada suaranya lembut. Ia merasa itu adalah ciri khas tersendiri, dari anak sulung keluarga mertuanya tersebut.
"Heh, tapi kok Adek bisa nimbang di tukang sayur sih? Jadi, lagi berapa Adek sekilonya?" tanya Givan dengan raut wajah jahilnya.
Givan terbahak-bahak, saat istrinya mengerucutkan bibirnya.
"Mas kira aku ayam potong?" tukas Canda kemudian.
"Aku nimbang di posyandu, soalnya aku gempita betul." jelas Canda dengan senyum bahagianya.
Givan melirik tak percaya, kemudian langsung geleng-geleng kepala dengan memalingkan wajahnya.
"Gendut, gempita-gempita. Apa yang gempita?" gerutu Givan terdengar jelas oleh Canda.
Canda mencubit gemas pinggang suaminya, kemudian dirinya melarikan diri ke dalam rumah.
"Tapi... Kenapa ya perempuan akhir-akhir ini pada gemuk? Mamah gemukan, Canda gemukan." ucap Givan seorang diri, dengan meraih sapu lantai.
Dirinya mulai beraktivitas menyapu lantai teras rumah mewah tersebut, karena dirinya tengah tidak punya pekerjaan.
Ladang bagiannya, sudah dikelola lima bulan silam. Tetapi ladang…
Belenggu Delapan Saudara
BDS128. Cut Putroe Hamerra
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 283 Episodes
Comments
Edelweiss🍀
Papah Adi memang yg ter de best lah😁😁😁
2021-12-05
3
My_ChA
makin banyak sodara tuh makin enak, apalagi klo semua saling sayang kek Adi's bird family ini. seru bgt klo pas kumpul pasti, apalagi PD asyik nyambung klo ngobrol
2021-09-07
2