"Mak… yang paham aku. Aku tak menonjol di bidang apapun, aku tak punya bakat apapun." ucap Ghifar yang merasa miris dengan kehidupannya sendiri.
"Kerja atau usaha tak harus berbakat, Far. Yang penting kau ada kemauan, bagian modal kau tinggal bilang Mamah. Kau ini dienakin, Far. Kau yang tak paham." sahut Adinda dengan suara yang tak lagi lembut.
"Ya udah, Mak. Mak tak usah kirimin aku uang lagi. Doain aku berhasil di sini, doain aku sehat terus." putus Ghifar, kemudian ia langsung mematikan sambungan teleponnya.
Ia melempar ponselnya asal, lalu ia mengusap wajahnya kasar. Helaan nafas kesalnya terdengar begitu tak beraturan, dengan otot-ototnya yang mengencang karena emosinya yang persis seperti ayahnya.
"Uang segitu cukup apa?" gerutunya dengan mengeluarkan jumlah uang yang masih ia miliki dalam dompetnya.
Tok, tok, tok
"Far… kamu tidur?" suara perempuan muda dari balik pintu kamar. Dia adalah Anasya, anak satu-satunya dari Arif dan Maylani.
"Tak, Kak. Mau dipakek kah kamarnya?" sahut Ghifar, dengan membereskan kembali uangnya.
"Mau salin, Far. Kakak mau keluar, kau mau ikut gak?" balas Anasya, sang pemilik kamar.
Ghifar bangkit dari posisinya, lalu ia beranjak menuju pintu kamar.
Ceklek…
"Silahkan, Kak." Ghifar membuka pintu kamar, dengan langsung mempersilahkan sang pemilik kamar untuk masuk.
Terlihat tubuh Anasya masih basah, dengan handuk yang melilit di dadanya.
"Kakak cuma mau ambil baju. Kamu di dalam aja, nanti Kakak salin di kamar ibu aja." tutur Anasya, dengan masuk ke dalam kamarnya.
Ghifar menggaruk kepalanya yang tak gatal, dengan memperhatikan Anasya yang dengan santainya berpenampilan seperti itu di depan sepupu laki-lakinya.
Usia Anasya kurang lebih satu tahun lebih tua dari Ghifar, wajah cantik terawatnya membuatnya jadi pusat perhatian di daerah tersebut. Apa lagi, logat bicara dari pulau asal ibunya. Membuatnya seperti asing di daerah kelahiran ayahnya tersebut.
Kulit putih dengan rambut yang dicat berwarna pirang madu tersebut, semakin menunjan…
Belenggu Delapan Saudara
BDS23. Gurauan ketiak
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 283 Episodes
Comments
Niken Ayu
asik bngt lho author jadi nagih nich tiyap bka hp mesti nyari tulisan kk
2021-07-04
2