"Ketahuan orang, bisa mati di tempat kau." Ghifar menakut-nakuti adiknya yang memiliki kelahiran di tahun yang sama tersebut.
"Maaflah, Bang. Jangan bilang mamah papah." ucap Ghava yang masih tertunduk lesu.
"Mau kau gimana sekarang?" tanya Givan, dengan membuka jendela kamar tersebut.
Angin menyeruak masuk menimpa wajah Givan, keringatnya begitu sejuk saat terkena hembusan angin.
"Katanya kau tinggal di pulau K, sama om Edo? Kalau kau nyaman di sana, udah aja kau di sana, balik pas lebaran aja. Dari pada di sini, ngerusak gadis sini." ungkap Ghifar, ia duduk di tepian ranjang tempat Ghava duduk dan bersandar.
"Perawannya bukan sama aku, Bang." bukan hal aneh, jika pada sesama laki-laki. Mulut laki-laki lebih frontal, jika menceritakan tentang aibnya sendiri.
"Perawannya bukan sama kau, atau sama kau. Kalau masanya dia ngandung, tetap lah kau yang ditarik, karena kau yang lagi sama dia, kau yang hamilin dia. Bukan yang ngambil keperawanannya buat nikahin dia itu, tapi kau Va." penuturan Ghifar ada benarnya juga. Ghava mengangguk samar, dengan masih memaandang lantai kamarnya.
Givan merasa tersindir dengan ucapan Ghifar. Ia merasa seperti itu pada Fira, lebih buruknya lagi Fira malah mengandung anak adiknya, selepas ia tinggalkan. Hal itulah, yang membuat ia terdiam karena perkataan Ghifar barusan.
"Aku tak mau nikahin dia." Givan dan Ghifar melempar pandangan, mereka tidak percaya dengan ucapan adiknya.
"Terus ngapain kau ajak main di kebun pisang? Kalau kau memang tak mau nikahin dia." tandas Givan dengan nada suara cukup mengagetkan.
"Dia minta aku jemput kuliah." jawab Ghava melirik kakaknya sekilas. Namun, ia cepat-cepat memalingkan wajahnya, saat melihat Givan memberinya tatapan tajam.
"Itu bukan alasan buat kau gauli dia. Macam Abang tak tau aja, kau bukan sekali ini bonceng itu betina." tambah Ghifar membuat nyali Ghava untuk membela dirinya sendiri, seketika menciut.
"Jangan jadi pengecut, Va." tambah Ghifar kembali.
Ghava meradang, ketika mendengar ucapan a…
Belenggu Delapan Saudara
BDS186. Diskusi tiga bersaudara
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 283 Episodes
Comments
My_ChA
tuh kan enak kalo apa" di duskusi in bareng", apalagi akur gtu, sedap dipandang mata, adem hati yg baca...
2021-10-06
1