Hari ini Eren muncul secara mendadak dihadapan Laras berambut pendek. Sosoknya membuat Laras tertegun lalu mengabaikan Eren dengan sengaja. Tingkahnya yang berbeda dari sosok Laras yang dikenalnya membuat Eren mulai mengabaikan sosok itu. Membiarkannya berlalu pada belokan tangga di ujung lorong.
Eren sudah akan pergi begitu merasakan sesuatu yang kuat dengan perasaannya. Sesuatu yang mendekat dengan cara yang tidak biasa. Langkah kaki yang pelan namun pasti. Tatapan mata yang penuh namun tetap fokus. Wajah yang tertutupi kerah jaket yang begitu tinggi, sosoknya berjalan melewati dan menembus Eren dalam sosoknya yang lain. Eren berbalik memandang gadis yang ia ingat pernah ia temui di rumah makan komplek perumahannya dulu.
Baru beberapa hari yang lalu ia melihat gadis itu dalam guyuran hujan dan melewati mobilnya. Lalu makan di waktu yang bersamaan disebuah rumah makan ketika dia bersama Laras. Menggunakan jaket yang sama. Jaket hitam dengan kerahnya yang tinggi menutupi sampai setengah bagian wajah itu. Bagian keningnya tertutupi poni sampai dibawah alis. Membuatnya hanya terlihat bagian matanya saja. Mata yang bulat besar dengan bulu matanya yang lentik.
Sekali lagi, rambut panjang itu terkibaskan angin. Membuat Eren tidak memalingkan pandangannya sama sekali. Melihat bagaimana bagian mata yang sempat meliriknya itu membuang pandangannya dengan cara yang sangat familiar untuk dirinya.
"Eren!" panggilan itu datang dari Laras dengan rambut pendeknya. Merasa jengkel karena Eren juga ikut mengabaikannya, Laras dengan rambut pendek itu berbalik mencari pemuda itu.
Dia mendekap kedua tangannya didepan dada. Menatap dengan marah tapi manja, Laras berambut pendek menunjukan lagi sikap yang bertolak belakang dengan Laras yang dikenalnya.
"Karena aku mengabaikan mu, bukan berarti kau juga boleh mengabaikan ku!" bentaknya dengan nada jengkel. Tidak ada senyum diwajahnya, melainkan sikap jutek yang ditunjukannya.
Sementara Eren merasa semakin asing dengan sosok gadis di hapad…
Abu-Abu
Seribu Kisah: Menusia
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 143 Episodes
Comments