Laras baru akan keluar dari dalam kamarnya saat semuanya terasa mulai menangkan untuknya. Menjalani kehidupan sebagai manusia bagi Laras sangatlah melelahkan. Tidak ada waktu untuk bersantai dan hanya harus mengikuti setiap aturan yang ada. Tekanan demi tekanan hidup biasanya akan membawa manusia pada beberapa pilihan hidup yang salah. Dan kini, dia terjebak kembali ke dalam kehidupan manusia dengan semua ketentuan yang harus ia jalani. Entah ini sudah kehidupannya yang ke berapa, sampai Laras sudah sangat paham jika dirinya harus menjauhi interaksi yang intens terhadap manusia disekitarnya.
Pintu kamar itu baru saja terbuka, dan Laras sudah dibuat menghela nafas begitu Arashi menghentikan langkahnya tepat saat Laras melangkah keluar. Apa tidak ada sosok lain yang bisa ku temui! Kenapa hari ku langsung disambut olehnya.
Tidak ada percakapan atau apapun, Laras dan Arashi hanya saling melirik sejenak lalu melanjutkan langkah ke arah tujuan masing-masing.
"Aku harus mendapatkan jawabannya!"
Mendengar suara parau itu, Laras langsung membalik badannya. Melihat bagaimana sosok Arashi menatapnya dengan cara tidak biasa.
Laras tertegun dengan hal itu. Bukan karena sosok Arashi yang menatap dengan mendominasi, tetapi berdirinya sosok lain di sudut bangunan dengan tatapan benci yang terarah kepadanya.
"Berani sekali!"
"Apa yang kau gumam kan!" sapa sosok lain yang menepuk pundak Laras dengan santainya. Kacamata tipis itu lalu di benarkan posisinya.
"Bukan urusanmu!" jawab Laras berbalik lagi menuju arah tujuannya. Tapi baru beberapa langkah, Laras terpaku pada bayangan yang ditampilkan oleh 3 sosok di belakangnya. Tiga sosok yang berada pada jarak yang cukup jauh, tetapi bayangan ketiganya membuat Laras berhenti untuk menyamakan betapa tidak bersahabatnya bayangan ketiga sosok itu sebenarnya.
Berjalan menuruni anak tangga, sesuatu yang janggal terjadi. Laras mengalami ingatan yang membuatnya cukup yakin, kalau dia telah mengalami sesuatu bersama ketiga sosok bayang itu sebelu…
Abu-Abu
Kutukan Cincin Batu Senja : Ingatan terlarang.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 143 Episodes
Comments