Terdiam dikelas dengan memikirkan sosok Aksara. Laras terbayang kembali dengan kemunculan pemuda itu setelah hilangnya sosok menyeramkan bertangan tua keriput yang dihempaskannya dari belakang pundak Eren. Dia yakin dan ingat betul kalau Aksara tengah berdiri dibelakangnya kala itu. Dan cukup mustahil baginya untuk berpindah tempat secepat kedipan mata dari arah belakangnya.
Menoleh kebangku didepannya, Laras mendapati sosok Aksara yangtengah membuka buku tua bersampul hitam yang sempat dibawa oleh Laras beberapa hari kemarin. Dibangku samping Aksara, sosok Eren menatapnya dengan banyak lamunan. Hanya terpaku. Dan disisi dibangku paling depan deretan bangku yang sama, Zara terlihat begitu menikmati alunan musik yang ia dengarkan melalui ponselnya.
Waktu seakan berhenti berjalan beberapa detik begitu bel sekolah baru saja berbunyi beberapa kali. Suasana hangat memenuhi ruang kelas dan membawa hawa segar wangi citrus dan cemara disekelilingnya. Dua sosok lain berpakaian serba hitam menyeruak dari suasana heboh dikelas XI Sastra 1 tersebut.
Sosok wanita berpakaian serba hitam dengan sayap kelelawar dibelakangnya perlahan berjalan mengikuti cahaya kearah luar ruang kelas. Dilorong kelas itu, ada seorang wali kelas berperawakan pendek dengan ciri khas rambut kribo dan kaca mata tebalnya. Perut yang membuncit diatas celana kain panjangnya itu kini terlihat tengah memegangi dada bagian kirinya. Beliau pak Dirto. Wali Kelas XI IPA-1.
Jatuh tersungkur dilorong kelas dengan memegangi dadanya bagian kiri, Pak Dirto menghembuskan nafas terakhirnya saat itu juga. Suasana kelas yang awalnya mulai tenang berubah menjadi sangat heboh dengan apa yang dialami pak Dirto. Beberpa siswa bergegas menghampiri pak Dirto. Beberapa lainnya terlihat ketakutan dan panik.
Sementara itu, pandangan Laras terganggu dengan sosok lain berpakaian serba hitam dengan sayap yang-hanya-tinggal-tulang-belulang yang tengah berdiri didepan pintu kelas. Tatapannya menatap lurus kearah pak Dirto yang bisa dil…
Abu-Abu
Satu Cerita Kematian
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 143 Episodes
Comments