tiga puluh empat

Aku menghentikan langkah dan meremas kuat tangan Alam yang sedang menggenggamku. Seperti biasa, Alam terlalu peka untuk ukuran lelaki. Dia menoleh dan mengusap lembut tanganku yang berada dalam genggamannya. sayangnya, senyuman tulus Alam tidak mampu menghalau kecemasanku. Beberapa meter dari tempatku berdiri, ibu dan bapak duduk bersisian di sebuah kursi panjang, keduanya tersenyum lebar tanda bahagia.

"Mulai detik ini kamu tanggung jawabku Nduk, segala sesuatu yang akan kamu hadapi, sudah pasti aku terlibat di dalamnya. Lihatlah ibu dan bapak, senyuman mereka begitu bahagia. Mereka bangga telah sukses mendidik kamu jadi wanita kuat."

Sorot mata Alam menguatkanku. Sebutan barunya terdengar manis di telinga, hingga memaksaku untuk tersenyum. Meski sedikit ragu akan menyalami bapak, akhirnya aku mengangguk dan mengikuti langkah Alam mendekati mereka.

Aku bersimpuh di hadapan ibuk, mengikuti Alam yang lebih dulu bersimpuh di hadapan bapak. kami meraih kedua tangan mereka untuk di kecup takdzim. Terdengar isakan halus seiring dengan usapan lembut di pucuk kepalaku.

"Bapak sangat berterima kasih padamu Le, berkat kamu, senyuman putri semata wayang bapak terbit kembali. Setelah sekian lama senyuman itu terenggut, oleh bapaknya sendiri." Terdengar isakan bapak yang memilukan. Dari sekian ratus episode halu ala Teesya Ameena, tidak pernah ada scene dimana aku dan bapak akan bertemu. Aku masih berusaha menekan egoku untuk tak berlari meninggalkan tempat ini.

Ibuk mengurai tautan tangan kami yang tengah kucium. Lalu menarik bahuku untuk dibawanya kepelukan. Alam tengah memeluk Bapak saat kusempatkan melirik ke-arahnya.

"Bapak jangan pernah berkata seperti itu lagi, ya, pak. justru karena pengorbanan Bapak selama ini, Ameena jadi wanita kuat."

Aku berusaha keras untuk tidak menoleh dan mendelik pada Alam, tahu apa dia soal aku dan bapak. Atau memang Alam tahu semuanya, tapi dari mana dia tahu, seingatku, aku tak pernah memberi tahunya.

"Ameena, anak ibuk. Kamu harus jadi ist…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!