Litana melirik malas ke Yuen Zhi, "Sedang membicarakanmu yang mempermainkan Kakak Pengawal." ucapnya sinis. Elf itu terkesiap memutar bola mata, berpikir, "... Saya tidak berani," ungkapnya langsung membungkuk dalam dengan hormat.
Gadis itu justru bersikap acuh tak acuh, merasa bosan, dan lelah. "Sudahlah, lebih baik kau kembali melihat keadaan Kakak Pengawal," ujarnya malas melambaikan tangan seperti mengusir serangga. Yuen Zhi terdiam, "Baik, Master." ia tidak bisa melawannya, meskipun sudah berjaga dan merawat Becrox sesuai perintah. Litana adalah Masternya, ia tidak akan melawannya.
"Berlatih dengan Para Roh tidak buruk, tapi aku juga perlu meningkatkan kultivasiku demi diriku dan dia. Sekarang aku mencapai tingkat Dewa Ketiga, dalam satu minggu. Dia pasti juga sudah mencapai tahap itu juga. Namun, kondisinya juga terancam. Tanpaku, kekuatannya masih belum stabil. Kakak Pengawal juga menambah bebanku, karena dia memliki Api Surgawi. Ditambah Tetua Lou-Yet yang suka membuat keadaan semakin rumit dan menyebalkan." gerutunya memperhatikan kolam kecil di dekat pondok. Dia beranjak berdiri dari duduk di tepi pondok, melangkah ke kolam, lalu melihat bayangannya.
Manik Rubynya menatap dalam bayangannya yang terpantul di kolam kecil itu, "Memang benar, aku lebih cocok memakai warna hitam. Warna putih hanya menghalangi warna perak." gumamnya pelan.
Xiwang dan Roh Kayu berjalan secara mengendap-endap di belakangnya, kemudian ikut bercermin, namun dia mengabaikan mereka berdua.
Matanya melirik sekilas, kembali bercermin di kolam, kepalanya disandar pada kedua tangan yang bertumpu di lutut, "Sial. Kenapa terjadi disaat begini?" rutuk Litana dengan tubuh yang bergemetar hebat. Dia langsung berdiri, berjalan kaku, menyandarkan tubuh kecilnya di pilar pondok.
DEG DEG DEG DEG DEG DEG
"Feng Ling." ucapnya lirih.
Roh Kayu melompat panik, segera menggunakan kekuatannya untuk membantu Litana. "Xiwang, cepat panggil Kakak!" tegas Roh Kayu, dihalangi oleh tangan kirinya, "Jangan,...…
The Eagle White
32
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 52 Episodes
Comments