Di luar ruangan, assassin yang sebelumnya menyerang Litana, kini tidak berkutik dari tempatnya sama sekali. Ia berusaha menggunakan sihir untuk melepaskan diri, tapi tetap nihil. Assassin itu tidak bisa melarikan diri, karena Feng Ling menyegel sihirnya.
"Kau harus berhati-hati saat menghadapi bocah surat itu. Bocah itu berada dalam perlindungan Ratu dan juga Dewi Pelindung. Jadi, mau seberapa keras usahamu untuk membuat bocah itu jatuh, bukannya dia yang kewalahan, tapi diri sendiri. Jika aku adalah kau, aku akan memilih mundur seperti yang lain. Menghindari tugas yang bisa meregang nyawa."
Perkataan seorang pria berjubah di balik bayangan terlintas di pikirannya sesaat. Dan di waktu yang sama Feng Ling sudah berdiri di depannya, ia bungkam seribu bahasa, keringat dingin bercucuran di setiap lapisan wajahnya. "Akankah aku mati disini? " batinnya gelisah,
Feng Ling yaang sudah berdiri di depannya, berlutut anggun dengan tangan kanan terulur, mengusap lembut wajahnya, dan saat ia mendongak. Mereka menghilang seketika dalam satu hembusan napas.
Di dalam ruangan, mereka berdua masih saling bungkam berkata-kata. Di tengah itu, Litana teringat sesuatu, dia langsung duduk dengan tegap, kemudian memukul perutnya cukup keras. Sampai dia tertegun, wajahnya seketika masam, merasakan rasa sakit akan ulahnya sendiri.
"Ugh." rintihnya pelan. Rintihan kecilnya terdengar oleh Becrox, namun saat pemuda itu hendak menoleh ke kiri, tiba-tiba ia merasa kaku di lehernya. Ia pun geram, lalu berusaha merilekskan leher yang terasa kaku dengan bernapas perlahan, dan memikirkan hal positif.
Dua orang ini, mendapat siksaan dari ulah mereka sendiri. Tidak butuh waktu lama, Becrox sudah bisa menoleh ke kiri, walau masih tertinggal rasa nyeri di kanan leher. Litana juga berbalik badan dengan memunggunginya.
"Maafkan saya, Nona." kata Becrox lirih, Litana tidak bergeming, sampai dia mulai beranjak dari kursi dekat nakas, dia membalas, "Kakak Pengawal masih perlu istirahat, kemungkinan besok kond…
The Eagle White
25
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 52 Episodes
Comments