Litana mengatupkan bibirnya rapat-rapat seketika saat mengetahui Becrox terbangun karenanya atau sebenarnya tidak tidur sama sekali. "Tuan Pengawal apa kau tadi benar-benar tidur?" tanya gadis kecil itu gugup setengah mati, dan dijawab dengan anggukan lesu dari Becrox yang berusaha bangun. "Mungkin karena efek obat dari Pak Cao yang membuatku sangat mengantuk." celetuknya seraya menyilangkan kedua kaki.
Dia menghela napas lega, lalu Becrox menundukkan kepala. "Nona Besar. Kumohon jangan lupakan aku." pinta pemuda bersuarai merah, bermanik biru itu menggunakan bahasa Mandarin. Litana sangat terkejut mendengarnya, "Apakah Nona Besar akan pergi meninggalkan Kerajaan Gidlove?" Ia mendongak, menatap Nonanya, "Apakah Nona Besar akan meninggalkan temanmu ini, sendirian?" Litana seketika bingung, dia tidak tahu harus menjawab apa begitu mendapat tatapan dalam dari Becrox.
"Kakak Pengawal, kau bisa bicara bahasa Mandarin?" pekiknya kaget.
Becrox tergelak, tersenyum kecut, "Bicara saja tidak cukup. Bahkan aku bisa mengerti dan memahami apa yang Anda ucapkan." tukasnya kesal nan arogan.
Dirinya lebih sangat terkejut mendengar jawaban Becrox, dia membatu sesaat, Tidak. Ini tidak mungkin Kakak Pengawal. Cara bicara dan tatapannya sangatlah berbeda. Ada yang aneh dengan Kakak Pengawal.-pikirnya heran, tapi tetap bersikap biasa saja.
Becrox menghela napas pendek, "Nona Besar. Kuharap Anda tidak melupakanku." katanya seraya menarik Litana ke pangkuannya, dan memeluknya cukup erat, sampai-sampai gadis itu termangu kaget. "Kumohon jangan lupakan aku." pintanya dengan suara yang terdengar semakin pelan.
"Kakak Pengawal." panggil Litana.
Tiba-tiba Becrox tidak sadarkan diri, dan masih dalam posisi memeluknya, tapi pelukan itu cukup longgar, sehingga Litana dapat melepas pelukannya. Saat itu juga, dia dapat melihat wajah Becrox dari dekat untuk pertama kalinya, karena tidak terlalu memperhatikan penampilan teman barunya. Sebuah senyum kecil manisnya mengambang, "Hihi. Lucu."
Di kediaman…
The Eagle White
20
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 52 Episodes
Comments