Mereka menoleh. “Ahaha. Itu dia. Tuan Himour sudah datang.” Kata pria paruh baya itu sedikit pucat, sedangkan bocah itu menatapnya kesal.
Himour berhenti tepat di depannya, napasnya terengah-engah karena sepertinya sudah berlari cukup jauh. “Maaf... hah... aku... terlambat... sebentar... hah...” ucapnya dengan tubuh membungkuk, kedua tangan bertopang pada lutut, “Atur napasmu terlebih dahulu, Tuan Himour.” Ujar pria paruh baya menatap tidak tega pada Himour, melirik tipis gadis kecil di dekatnya—masih terlihat kesal—dan kembali melihat Himour.
Gadis kecil itu mendengus kasar, “Bermain dengan pengunjung bar, huh?” tanyanya dengan nada mengejek, membuat Himour seketika terperangah kaget, “Huh?! Sejak kapan? Aku baru saja dari toko senjata, mengambil uangmu. Gadis Kecil.” Beonya tidak terima seraya memberikan dua kantong uang sebesar semangka padanya.
Gadis itu menatap dua kantong uang besar yang diberikan padanya, lalu memberi Himour kertas pesan kecil yang diterimanya tadi. Dia mengambil satu kantong uang yang dimasukkan ke dalam tas pinggang kecil yang terikat di pinggulnya, lalu perlahan hilang tak tahu kemana saat pria disamping gadis tersebut memperhatikan.
Seperti sihir, tidak ada begitu saja, ketika pria itu teralihkan oleh sapaan temannya.
“Astaga, ini catatan kemarin, Nak.” Keluh Himour menepuk kening keheranan, fokus bicara dengan gadis kecil berambut perak, yang juga kantong uangnya hilang kemana tanpa sepengetahuan siapapun. Meskipun begitu, dua orang itu tidak terlihat panik ataupun kaget, terlihat santai.
Dia mengangkat bahu, “Mana kutahu, aku baru saja pulang hari ini.” katanya enteng, lalu bertanya, “Ah, adakah yang membelinya? Pedang Berkilau-ku?”
Himour meletakkan kedua tangan di pinggang, “Ya, uang tadi adalah hasilnya. Sepuluh ribu koin emas. Itu cukup mengejutkan. Seorang pemuda pengembara yang membelinya.” Gadis itu ber-oh kagum, kedua matanya dipenuhi kilauan bintang. Ia mengangguk, kemudian melirik pria paruh baya disamping gadis kecil, “Terim…
The Eagle White
6
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 52 Episodes
Comments