Serigala Api tengkurap, dan Becrox mengeluarkan pedang yang telah dicabut dari cincin, "Pedang itu sekarang milikmu, sebagai penerus Api Surgawi. Kau tidak perlu mengembalikannya. Pedang Phoenix Surgawi adalah senjata yang kau butuhkan, nantinya. Kau bisa menyimpannya untuk penerus Api Surgawi lain." ujar Zhen Qi seraya menengadahkan kedua tangan sejajar dengan dada, aliran spiritual jingga kemerahan berputar, berkumpul di titik tengah depan dada, yang kemudian membentuk sebuah bulu Phoenix.
Bulu itu diarahkan ke Becrox oleh Zhen Qi diiringi aliran spiritual, masuk ke dalam tubuh pemuda itu, Becrox tak bergeming, merasa sungkan. "Bulu Phoenix yang kuberikan padamu adalah warisan dari leluhur." tambahnya melangkah mendekati Becrox, "Tuan, kurasa anda terlalu berlebihan. Aku tidak tahu cara memakai pedang dengan baik. Dan yang kuterima ini terlalu banyak. Selama hidupku aku tidak pernah menerima terlalu banyak hal dari orang asing, seperti Tuan Zhen." ungkap Becrox dibalas gelengan dari Zhen Qi.
"Tidak. Aku melakukan apa yang perlu dilakukan oleh Siluman Langit terhadap penerusnya. Api Surgawi yang memiliki hati Phoenix sebelumnya adalah mendiang putraku, dan tanpa kusangka dia selalu bersamamu, Anak Muda. Aku sangat berterima kasih padamu. Berkatmu, aku dapat bertemu dengannya, walaupun hanya sebentar. Tapi, aku masih belum bisa merelakan kepergiannya." balas Zhen yang terdengar lirih dan parau. Sangat jelas sekali kesedihan yang terpancar di sorot matanya,
Andai pemuda di depanku adalah reinkarnasi Xian. Aku akan sangat berterima kasih pada Dewa. Dan mengangkatnya sebagai putraku, harap Zhen Qi dari lubuk hati kecilnya.
Tak lama Lin Shu siuman, Becrox membantunya duduk seraya bertanya, "Kau tidak apa-apa? Apa kau terluka?" gadis itu menggeleng, yang berarti dia baik-baik saja. Ia menghela napas lega, "Syukurlah." gumamnya pelan. Tapi, terdengar oleh gadis di depannya.
Lin Shu menoleh ke Zhen Qi, lalu beranjak dari punggung Serigala Api, berbalik badan, memberi horm…
The Eagle White
44
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 52 Episodes
Comments