Micah mulai membuka matanya, kemudian melihat di sekeliling. Dari pencahayaan di dalam tenda, sepertinya ini sudah pagi. Terlihat Raven begitu terlelap di sisinya. Dirinya mencoba melirik ke arah lain, terlihat tidak ada siapa-siapa lagi.
Micah mulai menepuk-nepuk pipi Raven untuk membangunkannya, namun Raven malah menggeliat dan memeluk Micah.
"Waduh, bagaimana ini?"
Micah mulai mengulangi hal yang sama sembari berucap, "Raven, ini sudah pagi. Ayo bangun, kita harus melanjutkan perjalanan untuk pulang."
Tidak lama kemudian, mereka mulai berjalan ke arah Sharance. Keanehan yang terjadi disini adalah tidak ada lagi para Demon yang berkeliaran.
"Kita sudah berjalan begitu jauh selama tiga jam, namun tidak ada seekor pun Demon yang menghalangi jalan. Bahkan batang hidungnya saja tidak kelihatan."
Micah mulai menjawab santai. "Boss nya telah kita kalahkan, oleh karena itulah mengapa para Demon langsung lari tidak membekas."
Semuanya langsung melirik Micah, yang memimpin perjalanan kali ini. Apakah ini adalah Micah yang mereka kenal? Dari tingkahnya seolah terlalu berwibawa.
"Micah, kita hendak ke mana?"
Micah masih saja berjalan tanpa menoleh ke belakang. "Tentu saja kita ke Sharance."
Mereka mulai berhenti, menyadari ada yang salah pada Micah kali ini. Rupanya benar, Micah terus berjalan tanpa sadar bahwa dirinya telah meninggalkan sahabatnya begitu jauh.
'Sekarang, bagaimana caraku agar menemukan seseorang yang memiliki jiwa mayoritas Moonlight Goddess? Sial, Moonlight Goddess telah berkorban begitu banyak kepadaku. Ini rumit, sekarang bagaimana caranya?'
Micah mulai merasa ada yang begitu ganjal, kemudian melirik ke belakang. Terlihat tidak ada orang di sana. "Lah, kemana teman-temanku semuanya?"
Micah mulai melirik di depannya, yang rupanya dirinya salah arah. "Apa-apaan ini? Bagaimana aku bisa salah arah seperti ini?"
Namun dari semak-semak terdengar suara, dengan berbagai kepala muncul di sana. "Sepertinya Micah terlalu memikirkan hal yang begitu serius sampai…
Satukan Dunia Kembali
Kata "pahlawan" berkumandang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 151 Episodes
Comments