Masih di permandian air panas, Rusk begitu menggelengkan kepalanya mendengar ucapan Pete yang mengungkap semuanya. Menurutnya, masalah seperti itu memang dapat membuat siapapun bimbang.
Namun, Pete tetap tidak memberitahukan soal apapun yang berkaitan dengan Serangan Land, Fakta dalam cerita fiksi pertama, dan tugasnya. Menurutnya, hanya Raven yang wajib mengetahuinya dan tidak boleh ada yang lainnya lagi.
...Sacred Valley:titik awal kultivator...
...Episode 93. penculikan...
"Satu sisi, Kakak pertama memintaku untuk menjaga perasaanku untuk dirinya. Sementara itu, di sisi lain Raven memintaku untuk membuka hati dan menerimanya untuk menjadi yang kedua. Jadi, apa yang harus aku lakukan?"
"Pete, aku tidak tahu harus berucap apa, namun pilihanku ada di tanganmu sendiri. Maaf, aku tidak punya saran sama sekali. Kau harus memilih, menerima Raven menjadi istri keduamu nanti, atau menolaknya untuk menjaga perasaan Nona Finch. Salah satu di antara mereka harus kau buat menangis bersedih. Kau sama sekali tidak memiliki opsi lain," jelas Rusk sambil menghembuskan nafasnya pelan.
"Sial, padahal aku tidak ingin menyakiti perasaan siapapun!" teriak Pete frustasi.
'Pete, kau terlalu naif,'ucap Rusk di dalam benaknya.
Pete segera keluar dari permandian air panas begitu merasa ada yang mengintai dirinya. Setelah usai berganti pakaian, Pete segera keluar dan melihat di sekeliling.
Tidak ditemukan hal aneh di sekeliling, namun perasaannya masih sama. Untuk menguji Pete segera memutuskan untuk keluar dari Inn sebentar, yang kebetulan saat itu begitu sepi.
Tiba-tiba, Pete merasakan deru angin tipis yang hendak menyentuh punggungnya. Dengan elegan, Pete menghindari serangan. Sebuah pisau es? Pete segera melihat di sekelilingnya, dan segera sebuah pisau es meluncur ke arah kepalanya.
Pete menggerakkan kepalanya agar miring sehingga terlihat jelas sebuah elakan yang berkelas.
Kembali serangan semacam ini meluncurkan, kali ini dari arah yang berbeda dengan jumlah yang banyak.
"Juru…
Satukan Dunia Kembali
Episode 93
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 151 Episodes
Comments