Malam mulai begitu larut, burung hantu mulai bernyanyi dengan suara khasnya yang membuat siapapun menghela nafas pelan. Malam yang begitu larut, namun Pete masih berjalan di jalanan dan hendak kembali.
Dirinya terlihat begitu banyak pikiran saat ini, mengingat berbagai permintaan yang harus dirinya pertimbangan dan upayakan. Bagaimana pun, dirinya begitu muda untuk memilih sebuah pilihan mengenai asmara, walaupun dirinya adalah orang yang peka dengan perasaan seseorang.
...Sacred Valley:titik awal kultivator...
...Episode 92. bimbang kembali....
"Kumohon, jaga perasaanmu untukku, adik termuda"
"Pete, izin kan aku menjadi gadis keduamu."
"Jikalau memang bebanmu begitu berat hingga kematianmu di masa depan, menikahlah segera sebelum terlambat."
Pete menghela nafas pelan, entah ke sekian kalinya sejak sekembalinya dari puncak bukit tandus tersebut. Sementara itu, Raven masih berada di puncak bukit tersebut. Dirinya juga menghela nafas pelan.
Teringat apa yang telah Pete katakan saat itu, yang membuat mata Raven membola. Rasanya dirinya tidak ingin percaya, namun kesungguhan Pete sangat sulit untuk merasa tidak mempercayainya.
"Raven, mungkin kau tidak percaya dengan apa yang aku katakan. Akan tetapi sebaiknya kau merahasiakannya.
Aku telah terpilih untuk membalaskan dendam para dewa dan dewi yang telah terbunuh dalam insiden dunia terbelah tersebut.
Kau tahu? Cerita fiksi yang pertama kali ditemukan itu adalah cerita fakta. Insiden dunia terbelah tersebut memang telah terjadi dan dunia Sacred Land benar-benar ada. Namun dibutuhkan sebuah formasi dimensi rumit untuk pergi ke sana.
Aku pernah ke sana, sekali. Dan disana terdapat berbagai kultivator seperti diriku, akan tetapi mereka lebih hebat daripada diriku. Hanya saja pelatihan mereka terlalu terfokus kepada kekuatannya dan sangat jarang memikirkan strategi dalam bertarung.
Namun, aku diminta untuk menyatukan dunia terbelah ini dengan mengalahkan kaisar langit. Jadi, ada kemungkinan aku akan mati muda di saat itu t…
Satukan Dunia Kembali
Episode 92
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 151 Episodes
Comments