Akhirnya pertandingan babak pertama sudah usai. Dia dan Pete tengah saling membahu untuk mengobati luka dalam yang diderita Luna. Rupanya kemampuan Dia masih terbatas sehingga hanya mampu mengobati sekian persen dari lukanya dari keseluruhan.
Dia tidak melakukan akupunktur sebelum mengobati Luna adalah salah satu penyebab melambatnya proses pengobatan.
...Sacred Valley:titik awal kultivator ...
...Episode 101. terlalu barbar...
Pete menghela nafas pelan. "Kau ini. Memang sih tidak boleh naif, Tetapi kalau brutal harus lihat situasi, kondisi dan siapa lawanmu. Ini sepupumu sendiri, loh! Masa setega itu di arena pertarungan?"
"Mana aku tahu soal itu? Aku kira telah menahan kekuatanku nya sebesar tiga puluh persen sudah cukup untuk menghadapi kakak. Rupanya masih saja begitu berlebihan. Kak Luna, aku minta maaf."
Luna terkekeh pelan melihat mereka berdua yang tengah saling membahu untuk mengobati dirinya. "Akhirnya selesai juga," ucap Pete sembari hendak menyeka keringat di mukanya, namun lebih dulu Dia yang mengambil handuk tersebut untuk menyeka keringatnya. Dan kemudian, Dia menyeka keringat Pete juga.
"Kalau bermesraan lihat tempat dulu, dong!" ucap Luna mencibir.
Pete langsung menghela nafas pelan, sementara Dia tampak malu sehingga menyembunyikan beberapa bagian wajahnya yang telah bersemu merah.
"Sekarang, kakak tinggal beristirahat selama satu hari dua puluh empat jam, oke! Dengan begitu luka kakak pasti akan sembuh dengan sempurna," ucap Pete
Luna mengerutkan keningnya. "Kau yakin?"
"Seribu persen yakin! Adik termuda sudah termasuk alkemis tingkat ketiga. Jadi jangan khawatir!" Bukan Pete yang menjawab, melainkan Dia yang terlihat semangat menggebu-gebu.
Alis Lina berkedut. "Seribu persen? Kau bercanda? Kata seribu persen sama sekali tidak tepat untuk menjadi patokan keyakinan. Paling besar hanya seratus persen. Dan, Alkemis itu apa?"
"Semacam orang yang menguasai farmasi. Seperti medis," jawab Pete.
"Kau menyebutnya Alkemis?" tanya Luna heran.
Mendadak m…
Satukan Dunia Kembali
Episode 101
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 151 Episodes
Comments