Tidak terasa bahwa hari sudah berlalu. Sekarang matahari telah terbit, membuat mereka berdua di tempat yang berbeda akhirnya membuka matanya.
Sinar matahari telah memasuki kamar mereka masing-masing. Membuat mereka akhirnya secara kompak memutus koneksi mereka.
...Sacred Valley: Aksi sang kultivator ...
...Episode 147. beraksi lagi dan bertemu Alice...
"Aish, tidak terasa ini sudah begitu pagi. Benar-Benar begitu cepat."
Pintu kamar Pete tiba-tiba terbuka, terlihat bahwa Maria yang membuka kamar tersebut, kemudian menyelonong masuk dan membuka jendela sehingga cahaya matahari masuk menerangi kamar. Alangkah terkejutnya karena melihat Pete telah terbangun. "Aku kira kau masih tertidur sehingga aku harus membangunkanmu. Cepatlah berdiri dan keluar kamar, sarapannya sudah siap."
Pete mengerutkan keningnya. Dirinya segera melompat turun dari ranjangnya, kemudian mulai berjalan mendekatinya, yang malah membuat gadis tersebut bergerak mundur.
"Hey, kenapa kau terlihat begitu ketakutan seperti itu?"
"Apa yang kau inginkan dariku?"
Lah? Bukankah ini terlalu ke-GR-an jika sampai gadis itu memikirkan hal semacam itu?
"Astaga, apa yang sebenarnya kau pikirkan?"
Maria segera tersadar ketika rupanya Pete berlaku melewati dirinya, menuju ke pintu, dan akhirnya keluar dari kamar. Maria pun mengikuti Pete keluar.
Terlihat bahwa meja makan terlihat begitu ramai. Mereka pun tengah terduduk begitu manis di sana.
Hari ini, bar memang tutup, karena hari libur. Pete mengerutkan keningnya saat mulai duduk di tempat yang telah tersedia. Terlihat bahwa terdapat beberapa jenis gorengan yang lumayan, dan semuanya pun merasa tidak sabar untuk menyambar makanan di sana.
"Pete? Aku kira kau tidak bisa bangun pagi. Bagaimana rasa kasurnya? Empuk?"
"Ya, memang empuk sih, kak. Tetapi itu sama sekali tidak mampu membuatku tidur dengan nyenyak."
"Panggil aku Jane, itu lebih baik."
"Hey, bagaimana bisa? Kau jangan berdusta."
"Aku tidak berdusta. Aku memang tidak terbiasa tidur di kasur yang seperti…
Satukan Dunia Kembali
Episode 147
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 151 Episodes
Comments