Masih di luar Collossum, dimana mereka tengah membicarakan hal yang terjadi kemarin. Terlihat Pete begitu merenung sendiri, setelah Raven menyinggung masternya. Memang, Pete tidak sadar dengan apa yang terjadi. Namun dirinya teringat bahwasanya dirinya ketika terbangun malah berada di kamar yang masternya pesan.
Jika dirinya memang tertidur di kamar tersebut, tentu saja master pasti akan mengetahuinya. Dengan bakat mengenali yang sangat tepat, seharusnya master tahu hal itu dan melarang siapapun untuk masuk kedalam.
...Sacred Valley:titik awal kultivator ...
...Episode 112. Raven adalah Time Jacker?...
Mengapa masternya tidak melakukan upaya pencegahan atau semacamnya juga? Apakah memang ada konspirasi yang melibatkan masternya dengan tuan Finch?
Oh, ya! Darimana Dia mendapatkan botol obat ramuan pengaman itu? Apakah Dia selalu membawanya atau memang masternya yang sengaja menaruh obat tersebut di meja? Sial! Ada banyak pertanyaan yang hadir di kepalanya.
Raven menajamkan sorot matanya. "Apakah ini juga terjadi karena pembiaran dari mastermu itu, agar dirimu langsung bertunangan dengan nona Finch?"
Pete menggelengkan kepalanya, benar-benar tidak tahu dengan apa yang telah terjadi. "Aku sama sekali tidak tahu."
Raven menghela nafas pelan, merasa percuma menanyakannya kepada Pete yang notabene tidak ingat apapun yang telah terjadi. Sementara dirinya sendiri tidak percaya dengan penjelasan Alice yang mengatakan bahwa itu karena kesalahan Dia sendiri yang terlalu ngotot untuk tetap disamping Pete.
"Sudahlah. Sekarang yang harus kau lakukan hanyalah menjaga perasaannya. Aku akan menuntut balas jika kau berani menyakitinya."
Raven mendadak mengeluarkan benda berupa liontin jam, yang membuat Pete terkejut bukan main.
"Kau adalah ... Time Jacker?"
---
Kembali ke jalan cerita. Dia menarik tangan Pete, memaksanya untuk duduk dan menceritakan apa yang telah terjadi sebenarnya. Pete menghela nafas pelan. "Sebenarnya Raven adalah seorang Time Jacker."
Mata Dia membola. Tidak…
Satukan Dunia Kembali
Episode 112
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 151 Episodes
Comments