Ketegangan masih terus berlangsung. Kali ini, Dia dengan kekuatan penuh jiwa murni dan Selendang hijau panjang miliknya, menghadapi Pete dengan garis darah Jiwa Skelefang yang dirinya aktifkan dan Tombak Pedestal.
...Sacred Valley:titik awal kultivator ...
...Episode 82. bentrokan yang tidak terhindarkan....
"Kau, menyembunyikan kekuatanmu selama ini?"
'Jiwa Skelefang:sayap semu!'
Pete menutup mata, kekuatan yang menyelimuti dirinya menciptakan sebuah sayap membentang seperti sayap seekor naga. Dengan itu, Pete mulai terbang di udara.
' Pisau Tombak membelah bumi!'
Begitu Pete membuka matanya, tombaknya dihantamkan ke tanah, menimbulkan ledakan memanjang ke depan, nyaris mengenai Dia, jika tidak segera bertindak menghindari serangan.
'Ular naga, Serang!'
Dia segera menciptakan seekor ular naga dengan selendang hijau panjang miliknya dan menyerang Pete dengan kecepatan tinggi.
'Jiwa Skelefang: Perisai semu.
Alih-alih menghindari serangan, Pete justru terdiam sejenak. Secara mengejutkan, energi sayapnya segera terkepak ke depan menutup tubuh Pete dan langsung bertansformasi menjadi bola Pelindung yang membungkus dirinya.
Naga tersebut dikendalikan untuk mengepung Pete dan menyerang bola Pelindung tersebut. Namun setiap retak bola tersebut, malah kembali teregenerasi. Semakin lama, semakin kuat perisai tersebut.
Dia kemudian mencoba membelit bola perisai tersebut, akan tetapi hasilnya juga sama. Namun sebuah teriakan mengubah segalanya. "Meledak!"
Bola tersebut benar-benar meledak, menghancurkan ular naga tersebut dan menjadi selendang hijau panjang seperti semula. Dia tiba-tiba memuntahkan darahnya.
'Menyerang bagai guntur!'
Dia tidak menyerah. Seluruh kekuatan dipusatkan pada selendang hijau miliknya. Selendang tersebut langsung meluncur menghantam perisai semu milik Pete dan menimbulkan ledakan di udara.
Perisai Pete rupanya berhasil dihancurkan, namun serangannya tidak mampu diteruskan ke fisik Pete. Sebuah serangan yang begitu percuma, pecahan energi kembali…
Satukan Dunia Kembali
Episode 82
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 151 Episodes
Comments