Seekor burung Feniks melintasi sebuah arena Collossum yang terlihat tidak begitu banyak para Gladiator yang telah datang. Namun, jumlah tersebut diyakini akan terus bertambah.
Terlihat seorang lelaki yang paling populer tengah berkumpul di lokasi yang tidak begitu jauh dari sebuah pertengkaran yang dilakukan oleh kedua para Gadis hanya demi lelaki itu.
Sacred Valley:titik awal kultivator
Episode 88. lukisan dimensi.
Lelaki tersebut adalah Jack. Mereka semua tengah berkumpul untuk menunggu kehadiran Pete yang masih belum datang karena suatu alasan.
Shara menatap Raven yang terlihat kentara sedang menunggu Pete, membuat gadis penyuka tanaman bunga itu langsung menanyakannya kepada Jack. "Jack, apakah adikmu itu akan benar-benar datang? Aku merasa kasihan terhadap Raven yang masih setia menunggu kehadiran Pete."
"Aku tidak tahu," jawab Pete singkat.
"Tch! Kau selalu begitu."
"Aku yakin, Pete akan datang," ucap Raven meyakini dirinya sendiri.
Sementara itu, Pete sendiri tengah diserang oleh ketujuh perampok yang menyerangnya dalam bentuk formasi, membuat Pete berupaya untuk mencari celah untuk menyerang balik dengan telak.
'Jurus Pedang empat musim: tarian musim semi.'
Pete langsung menyerang dengan gerakan unik yang membuat lawan kelabakan. Satu serangan berhasil disarangkan ke perut lawan karena salah bertindak.
Padahal serangan Pete tepat terlihat seperti memenggal kepalanya, namun bagaimana bisa serangan ayunan tersebut berubah serangan tusukan?
Meskipun ini jurus rendahan asalkan digunakan dengan begitu tepat serangan ini menjadi begitu berbahaya.
Satu lagi korban terbunuh dengan tebasan di leher. Lagi-lagi karena serangan Pete yang terlihat menusuk perut, ternyata menebas.
Kematian kedua rekannya membuat para perampok itu geram. Mereka pun segera berteriak, "serang bersamaan!"
Mereka pun menyerang Pete secara bersamaan, dari berbagai arah. Membuat Pete terpaksa menggunakan 'jurus pedang empat musim:tebasan musim panas.'
Sebuah jurus pedang yang dominan berg…
Satukan Dunia Kembali
Episode 88
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 151 Episodes
Comments