Raven kembali ke tempatnya. Mendadak Dia langsung melompat memasuki arena, padahal juri belum menyebutkan namanya.
Semuanya mengerutkan keningnya. Dia terlalu bersemangat sekali untuk bertarung. Kemudian Collete memasuki arena sebagai lawannya.
Juri pun menepuk jidatnya pelan, padahal para bandar belum menentukan pilihan petarung yang akan dipertaruhkan. Sudahlah, mereka harus menunggu sampai juri memulai pertandingan ini.
...Sacred Valley:titik awal kultivator ...
...Episode 123. Dia vs Collete dan kemunculan Gadis Biarawati...
"Kalian berdua, silahkan berbincang sebentar, sebelum pertandingan akan kami mulai."
Collete terlihat begitu cemberut. Sungguh ingin mencoba kemampuan tunangan Pete yang dikenal begitu hebat.
Dia mulai berbasa-basi. "Aku rasa kau begitu bersemangat sekali."
Collete malah tersenyum. "Kau juga, apakah kau bersemangat karena tunanganku itu?"
Pete yang melihatnya di arena mengerutkan keningnya, ketika mereka mulai membicarakan soal dirinya.
Raven kembali membalut luka Alice. "Astaga, kau begitu perhatian sekali, Raven."
"Pete, apakah menurutmu aku akan mampu mengalahkanku?" tanya Raven sembari terus melanjutkan kegiatannya.
Pete malah tertawa. "Sangat besar kemungkinan itu. Karena kemampuan Time stop milikmu, aku merasa akan terbantai di arena."
Raven menghela nafas. "Bagaimana jika aku tidak menggunakan Time Stop?"
Pete berfikir sejenak, kemudian menjawab, "ada kemungkinan."
Raven mengerutkan keningnya. Meskipun begitu bandel, namun dirinya masih menganggap dirinya begitu lemah. Gadis itu langsung menggelengkan kepalanya begitu memikirkan apa yang mungkin dipikirkan Pete.
"Sebaiknya, jangan terlalu merendah."
Pete malah tertawa kemudian mendadak cemberut. "Aku mengatakan yang sebenarnya, Alice saja dapat mengekspos dua tekhnik pedangmu."
"Perkembangannya memang meningkat melebihi peningkatan, sementara aku ... Sudahlah, aku rasa akan sulit mengalahkanmu."
"Kita lihat saja di arena besok," putus Pete.
Raven menghela nafas pelan. Bisa mengalahk…
Satukan Dunia Kembali
Episode 123
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 151 Episodes
Comments