"Tuh, belanjaannya" tunjuk sang kasir ke arah beberapa kantong plastik yang ditaruh di rak membuat hati Tania semakin ketar ketir karena belum melihat mama.
Hampir lima belas menit Tania mondar mandir di depan minimarket itu.
Beberapa kali dia coba hubungi ponsel mama Rosa, yang ternyata tidak aktif.
"Mah, kau ini di mana? Gurau aja dech mama ini" gumam Tania bermonolog.
Tania mengambil beberapa kantong plastik belanjaan mama yang diberitahu oleh kasir tadi.
Tania mencoba menghubungi teman-teman mama Rosa yang dia ketahui. Tak satu pun tahu keberadaan mama Rosa.
Tania duduk lemas di teras minimarket. Dan sebuah kebetulan hujan deras turun disertai angin. Pikirannya kalut mencari keberadaan mama Rosa.
Sebuah notif pesan kembali masuk, "Nona Tania, kenapa tidak merespon pesan yang saya kirim semenjak tadi?" tulisnya.
Pesan itu membuat Tania bertambah kalut. "Tenang....tenang...kamu harus tenang Tania. Jernihkan pikiranmu" gumam Tania sambil menghela nafas panjang.
"Apa kucoba hubungi Arka saja ya?" pikir Tania.
"Tidak...tidak...malah nanti akan menambah pikirannya. Apalagi saat ini dia pasti sedang berhadapan dengan William" ucap Tania berbicara pada dirinya sendiri.
"Kucoba kirim pesan ke mama saja" Tania mengetikkan beberapa emoji untuk dikirim ke mama tanpa menuliskan sesuatu.
Sedetik dua detik sampai semenit masih centang satu.
"Mah, kau ke mana?" Batin Tania.
.
Sementara itu William sudah berada di hadapan Arka.
Masih hening suasana ruang CEO.
William terlihat santai tanpa beban. Arka menatap dingin orang di depannya ini.
'Dasar b4jing4n tengik, setelah apa yang dilakukan belum juga dia sadar' umpat Arka dalam hati.
Arka menyodorkan beberapa bandel kertas tepat di depan William.
"Tolong jelaskan semua ini tuan!" kata Arka.
"Apa yang harus saya jelaskan, bahkan semua itu telah ditandatangani oleh tuan Rendra yang waktu itu menjabat CEO. Dengan begitu proyek itu telah disetujui semua" tutur William seakan tak bersalah.
Arka manggut-manggut paham.
Pandu tepat masuk…
Tulisan Tinta Tania
Mama Rosa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 189 Episodes
Comments
Isabela Devi
paling ga sewa bodyguard
2023-12-09
2
Siti Fatimah
Makanya jangan Oneng Lo Tania apapun bisa terjadi kenapa Lo nggak jujur aja sama nyokap Lo..klo dah gini kan Lo juga kalut dasar Oneng..dengan Lo kagak ngomong ya mana tau nyokap Lo klo bahaya sedang mengamcau..katanya pinter tapi yg kaya gitu nggak kepikiran..
2023-10-23
1
Azizi M Z
hrs nya Tania ngomong Sama mama kl ada bahaya kok pake rahasia 2 an Kan mama x Sama koplak x Kaya Tania
2023-02-11
2