Kedua laki-laki dengan badan kekar itupun menghajar Arga yang tak berteman itu.
"Cukup!" perintah laki-laki itu untuk menghentikan semua.
Arga terkulai lemas dan menyandar di dinding.
Nyonya Suti yang sering disapa dengan nyonya Magdalena menghampiri Arga dengan kondisi tangan terikat dan air mata berderai.
"Kenapa kamu datang ke sini Arga? Kenapa?" tanyanya dalam tangis.
Arga membuka mata yang lebam karena amukan kedua orang tadi.
"Maafin Mama Nak...maafkan" nyonya Magdalena masih tergugu di tempatnya tadi.
Prok...prok...prok...terdengar tepuk tangan dari arah belakang nyonya Magdalena, yang ternyata adalah Anton.
"Cukup sudah reuninya. Masing-masing kurung di penjara bawah tanah. Jangan kasih makan mereka, sampai mereka berdua bisa merayu Tania untuk menjadi pengacara perusahaan seperti yang diinginkan oleh bos Arkan" jelas tuan Anton untuk para anak buah.
Meski digelandang paksa, kali ini Arga menyalakan mode waspada.
Sementara nyonya Magdalena sudah dimasukkan di sebuah sel depan Arga.
Arga yang penuh luka lebam di muka, menjadi susah membuka mata.
"Arga, maafkan ibu. Menyebabkan semua ini" kata mama Magdalena.
Arga diam saja di sel sebelah, belum mengatakan apapun.
"Harusnya mama sedari dulu meninggalkan Anton bangs4t itu" nyonya Magdalena terus saja bicara. Dia merasa yakin, meski diam Arga pasti mendengarnya saat ini.
"Mama rela meninggalkan kamu di jalanan, juga karena permintaan dia. Kalau mama tak mau, kamu yang saat itu masih kecil diancam akan dibunuhnya. Meski resiko untuk kamu benci sangat besar, mama tetap melakukannya"
"Maafkan mama yang sangat bodoh ini" ungkapnya masih penuh isak tangis.
Sudah berapa kali kata maaf terucap dari bibir nyonya Magdalena, tapi Arga masih dalam mode diam.
Arga meraba saku celana, tapi tak didapatinya ponsel yang selalu dibawa olehnya.
"Sialan, mana ponsel gue" gerutu Arga dalam gumam.
"Apa yang musti aku lakukan? Tak mungkin juga aku ngehubungin Arka dan menyuruh Tania untuk mau menjadi pengacara di perusahaan Arkan"…
Tulisan Tinta Tania
Arga Dalam Bahaya?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 189 Episodes
Comments
Isabela Devi
arga Uda bonyok duluan
2023-12-11
1
Bvnda Rengganys
aah nanggung thour lagi jedag jedug eeh malah d gantung ky jemuran yg blm kering 😂laaanjut ttp 💪🏼💪🏼💪🏼
2023-01-25
3
Aisyah Putri Angel
jgn lama2 klu up nya thor
2023-01-25
2