"Sayang, Pandu sudah mengirimi scedule ku untuk dua minggu ke depan" kata Arka memulai pembicaraan saat di meja makan.
"Lantas" tukas Tania.
"Lumayan longgar lah. Masih bisa dihandel oleh papa dibantu oleh Pandu" terang Arka.
"Lantassss...aku harus komen apa?" ungkap Tania. Sisa kejengkelan masih nampak di wajah Tania sampai saat ini karena hanya menjawab sepotong-sepotong.
Arka tersenyum saja menanggapi. Sang istri masih jengkel gara-gara dirinya belum kasih ijin untuk membela Arkan dan Davina.
Arka masih menarik ulur antara memberi dan tidak memberi ijin.
Banyak faktor yang Arka pertimbangkan, tapi tak ada salahnya juga memberi kesempatan kepada Tania untuk membuktikan ucapannya.
Apalagi Bara semalam juga sudah kasih pertimbangan padanya untuk mengikuti apa kata Tania.
Tapi bagi Arka seperti gambling, spekulasi jikalau membiarkan sang istri meneruskan niatnya menjadi pembela Arkan.
Tania hendak menyusul keberadaan sang putra yang sedang berjemur di halaman samping.
Arka yang barusan datang abis mengambil sesuatu di ruang kerja, mencari keberadaan sang istri.
Kebetulan mama Rosa terlihat melintas di ruang makan.
"Mah, lihat Tania?" tanya Arka.
"Ada tuh. Tania di halaman samping" beritahu mama Rosa.
"Oke mah, makasih" balas Arka.
"Arka" panggil mama.
"Iya mah" Arka menghentikan langkah dan menoleh ke arah mama.
"Kalian sedang bertengkar kah?" tanya mama. Insting seorang mama yang melihat anak dan menantunya ada sesuatu dan tak seperti biasa.
"Biasa lah Mah. Bumbu pernikahan" terang Arka sambil tersenyum.
"Kamu yang sabar ya, ngadepin Tania" nasehat mama Rosa.
"Pasti lah Mah" sahut Arka.
Mama Rosa sepertinya juga tak ingin terlibat lebih jauh dalam masalah Tania dan Arka. Membiarkan mereka berdua untuk menyelesaikan sendiri.
Arka menghampiri Arditya yang masih saja tidur meski berada di bawah sinar mentari pagi. Pipinya sampai kemerahan dibuatnya.
"Anak papa, masih pules aja. Nggak panas kah nak" ujar Arka mengajak bicara sang putra.
Tania yang berada di samping Ardi…
Tulisan Tinta Tania
Ijin
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 189 Episodes
Comments