Arkan tak menyadari jika semua yang dilakukannya saat ini ada yang merekam. Sosok tak dikenal yang tak ada di kubu Arkan ataupun kubu Arka Danendra.
Dia berada di balik tempat persembunyiannya.
Arkan masih saja teriak-teriak untuk meluapkan rasa kecewa. Anak buahnya bahkan tak ada yang berani mendekat satupun.
"Tuan, maaf ada yang menelpon anda" beritahu salah satu anak buah dengan muka takut-takut.
"Dari siapa?" ucap Arkan.
"Dari kota A tuan" jawab sang anak buah yang menyebutkan nama kota di propinsi paling ujung negara ini.
Arkan meminta ponsel yang dipegang anak buahnya itu untuk menerima telpon. Teriakannya terhenti untuk sejenak.
"Halo, Tuan Anderson selamat malam" sapa Arkan yang tahu pasti ternyata yang menelpon adalah relasi bisnis haramnya.
"Malam tuan Arkan" jawab orang yang dipanggil tuan Anderson itu.
"Ada apa tuan? Tumben?" Arkan merespon ucapan tuan Anderson.
"Ada yang ingin kuberitahukan. Kalau pengiriman senjata akan aku pending sampai batas waktu yang tak kutentukan" jelasnya.
"Bagaimana bisa? Apa kerjasama kita akan putus begitu saja" Arkan menanggapi.
"Bisa saja" jawab singkat dari penelpon.
"Apa alasannya tuan?" kejar Arkan karena belum mendapat jawaban yang dia mau.
"Your reputation is bad. You know it" jawab tuan Anderson.
"What???? It's not argumen" Arkan mencoba menyela.
"Apa kamu sudah melihat semua berita tentang kamu sore ini?" tanya si penelpon.
Hari ini Arkan disibukkan dengan acara jumpa pers bersama Davina, terus urusan dengan Tania. Yang disela oleh segerembolan orang yang mengerubutinya hampir tiga jam. Mana sempat dia melihat berita apalagi sosmed.
"Tuan Anderson, tolong pertimbangkan lagi. Belum pernah aku buat kecewa anda, selama kita bekerja sama" Arkan masih mencoba negosiasi dengan sang bos senjata itu.
Kalau sampai terputus kontrak kerjasama, perusahaan Arkan yang resmi dan legal bisa-bisa kolaps karena tidak ada dukungan dari tuan Anderson.
Jual beli senjata ilegal, adalah salah satu bisnis haram Arkan selain obat-obata…
Tulisan Tinta Tania
Arkan Yang Viral
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 189 Episodes
Comments
Isabela Devi
tangkap Arkan aja susah bener
2023-12-12
1
Tania
buat Arkan membusuk di penjara
2023-02-05
2
Bvnda Rengganys
mamam luh Arkan mampus dach 🤣🤣🤣🤭
2023-02-05
2