Tania mendatangi tempat di mana Davina berada.
"Selamat siang Nona? Apa kabar?" sapa penyidik yang kebetulan kenal dengan Tania.
Penyidik yang waktu itu menangani kasus tuan Felix dengan Tania.
"Baik tuan" imbuh Tania.
"Oh ya, bisakah saya bertemu dengan klienku?" tanya Tania.
"Klien?" tanya heran penyidik.
"Nona Davina" tandas Tania.
"Ooooohhhhh...apa anda yang menjadi kuasa hukum wanita itu?" tukas penyidik.
"He...he...kalau dia menyetujuinya" tukas Tania.
"Baiklah, tunggu saja di sini. Akan kupanggilkan Nona Davina. Silahkan duduk" orang itu menyilahkan Tania dan juga Angel.
"Penyidiknya cakep bener Non?" puji Angel dengan pandangan tak beralih dari penyidik yang melangkah pergi.
"Nona kelihatan akrab sekali dengannya?" lanjut Angel.
"He...he...kan pekerjaan seperti ini pasti sering berinteraksi dengan penyidik Angel" jelas Tania.
Davina datang dengan diantar oleh seorang petugas wanita.
"Ingat Nona, ada batas waktu anda menemui tamu" jelas petugas itu.
Davina tersenyum sinis, "Untuk apa kau ke sini? Mau mengejekku" katanya ketus.
"Ha...ha...andai tuan David tak mendatangiku mana mungkin aku berada di sini sekarang" tukas Tania.
"Tuan David meminta aku menjadi kuasa hukum kamu. Itupun kalau kau setuju. Kalau nggak, ya aku balik" kata Tania enteng.
Davina terdiam. Dalam benaknya berontak, kenapa wanita ini yang musti menjadi pembelanya.
Tuan David datang di antara mereka.
"Davina, kau sudah membuat malu papa. Jadi terima saja, Nona Tania yang akan menjadi kuasa hukum kamu" paksa tuan David.
"Tapi aku dijebak Pah" Davina membela diri.
"Tunggu, apa aku harus menyetujui? Bisakah aku memilih pengacara yang lain" sahut Davina cepat.
"Kalau begitu aku undur diri Tuan, sepertinya Nona Davina keberatan jika aku menjadi kuasa hukumnya" ulas Tania.
"Davina" panggil Tuan David dengan nada keras.
"Baik...baik...terserah papa saja" tukas Davina.
"Ceritakan kronologi kejadiannya, agar aku bisa menyimpulkan dari sudut pandang kamu" kata Tania.
"Pastikan dulu aku bisa bebas kali…
Tulisan Tinta Tania
Team Davina?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 189 Episodes
Comments
Isabela Devi
biar ulat bulu cari pengacara lain aja
2023-12-10
1
Tania
hidup terus berjalan Tania, semangat
2023-01-03
3
Bvnda Rengganys
slalu d tunggu kelanjutanya thour ttp semangat💪🏼💪🏼💪🏼
2023-01-01
3